Batas Wilayah Indonesia secara Geografis dan Astronomis serta Keuntungannya

Batas Wilayah Indonesia mencakup batas daratan Indonesia dan batas laut Indonesia. Indonesia adalah negara yang luas yang terdiri dari ribuan pulau dan wilayah perairan yang luas. Batas wilayah Indonesia secara umum dibagi menjadi dua yaitu batas wilayah secara geografis dan batas wilayah secara astronomis.

Indonesia disebut sebagai negara kepulauan dan negara maritim karena wilayah Indonesia tersebar dari satu pulau ke pulau yang lain dengan dipisahkan oleh selat dan laut. Indonesia memiliki ribuan pulau yang membuat Indonesia memiliki budaya yang sangat beragam. NKRI atau Negara Kesatuan Republik Indonesia terletak di posisi yang strategis karena diapit oleh 2 benua yaitu Benua Asia dan Australia serta diapit oleh 2 samudera yaitu Samudera Pasifik dan Hindia. Letak Indonesia yang strategis ini berpengaruh pada kondisi ekonomi, sosial serta budaya yang ada di Indonesia.

Indonesia berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga yang ada di sekitarnya. Telah disebutkan diatas bahwa batas wilayah Indonesia dibagi menjadi dua yaitu batas wilayah daratan Indonesia dan batas wilayah laut Indonesia. Ada tiga negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia. Dan ada 7 laut yang menjadi tanda batas wilayah Indonesia.

Batas wilayah Indonesia dengan negara tetangga telah ditentukan terlebih dahulu, karena ini merupakan hal yang sangat penting. Hal ini dilakukan untuk menghindari konflik perebutan lokasi atau pulau antar negara. Biasanya perbatasan daratan satu negara dengan negara tetanngganya ditandai dengan suatu tanda atau patok tertentu dan dijaga oleh beberapa tentara perbatasan. Sedangkan batas wilayah perairan Indonesia akan mengacu pada aturan Internasional yaitu Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). ZEE ialah wilayah perairan sejauh 200 mil dari garis pantai yang merpakan wilayah milik negara tersebut.

Jika secara umum batas wilayah Indonesia dibagi menjadi batas wilayah daratan dan perairan, namun berdasarkan jenisnya, batas wiilayah Indonesia dibagi menjadi batas geografis Indonesia dan batas astronomis Indonesia. Batas geografis Indonesia dapat dilihat dari kondisi geografisnya secara langsung, seperti batas daratan dan batas perairan. Sedangkan batas astronomis Indonesia dapat dilihat dari letak Indonesia berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Garis lintang dan garis bujur yaitu garis khayal pada peta atau globe yang membagi dunia ini secara horizontal dan vertikal.

Batas geografis Indonesia juga ditentukan dari empat arah mata angin, yang meliputi batas wilayah Indonesia bagian timur, batas wilayah Indonesia bagian selatan, batas wilayah Indonesia bagian barat dna batas wilayah Indonesia bagian utara.

 

Batas Wilayah Indonesia Secara Geografis

Bagaimana kondisi perbatasan wilayah Indonesia secara geografis? Batas wilayah Indonesia secara geografis meliputi batas berupa daratan dan lautan. Batas wilayah geografis Indonesia meliputi batas wilayah Indonesia bagian timur, batas wilayah Indonesia bagian selatan, batas wilayah Indonesia bagian barat dna batas wilayah Indonesia bagian utara, karena ditentukan oleh empat arah mata angin.

  1. Batas wilayah Indonesia bagian Timur

Di bagian timur, Indonesia memiliki batas berupa lautan dan daratan. Indonesia bagian timur berbatasan langsung dengan Papua Nugini dan Samudera Pasifik. Supaya Indonesia dan Papua Nugini tidak bingung yang mana batas negaranya, kedua negara ini telah menyepakati hubungan bilateral tentang batas-batas wilayah darat maupun laut yang sudha dibuat untuk mengatur hak kekuasaan masing-masing negara dan tidak mencampuri kepentingan negara lain baik di darat maupun di laut.

  1. Batas wilayah Indonesia bagian Selatan

Di bagian selatan, Indonesia juga memiliki batas berupa lautan dan daratan. Pada bagian selatan, Indonesia berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Samudera Hindia yang merupakan wilayah perairan negara Australia. Pada tahun 1999, Timor Leste sempat menjadi wilayah Indonesia dan menjadi wilayah Provinsi Timor Timur. Namun pada akhir tahun 1999, Timor Leste meminta memisahkan diri dari Indonesia untuk membentuk negara sendiri.

  1. Batas wilayah Indonesia sebelah Barat

Batas negara Indonesia bagian barat berbatasan dengan laut lepas yaitu perairan negara India dan Samudera Hindia. Namun tidak berbatasan langsung dengan India dari segi barat, tapi dipisahkan oleh laut perairan India.

Ada dua pulau yang menjadi batas penanda antara negara India dan Indonesia, yaitu pulau Ronde dan pulau Nicobar. Yang mana pada area ini sering kali terjadi pelanggaran daerah teritorial yang dilakukan oleh para nelayan penangkap ikan.

  1. Batas wilayah Indonesia bagian Utara

Di wilayah utara Indonesia terdapat pulau Kalimantan yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia tepatnya Malaysia bagian timur. Dan ini artinya bahwa bagian daratan Indonesia sebelah utara berbatasan langsung dengan Malaysia. Sedangkan batas lautnya mencakup lima negara yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam dan Filipina yang meliputi peraitan Selat Malaka dan Laut Cina Selatan.

 

Batas Wilayah Indonesia Secara Astronomis

Batas astronomis Indonesia dihitung berdasarkan letak garis lintang dan garis bujur. Garis lintang yaitu garis khayal pada peta yang melingkari bumi secara horizontal. Garis bujur yaitu garis khayal pada peta yang melingkari bumi secara vertikal dan menghubungkan kutub utara dan kutub selatan.

Secara astronomis, Indonesia terletak antara 6 derajat lintang utara hingga 11 derajat lintang selatan dan antara 95 derajat bujur timur hingga 141 derajat bujur timur. Penulisan batas Indonesia secara astronomis yaitu 6⁰LU – 11⁰LS dan 95⁰BT – 141⁰BT. Pada letaknya tersebut, Indonesia termasuk negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa atau garis ekuatorsebab wilayah Indonesia mencakup lintang utara dan lintang selatan.

Letak Indonesia secara astronomis berpengaruh pada zona iklim dan zona waktu di Indonesia. Indonesia termasuk negara yang memiliki iklim tropis karena dilalui oleh garis khatulistiwa. Zona waktu di Indonesia terbagi menjadi 3 bagian karena letak garis bujur yang mencapai 15 bujur barat, yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA) dan Waktu Indonesia Timur (WIT).

 

Kondisi Iklim Di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa. Apa yang dimaksud dengan garis khatulistiwa? Garis khatulistiwa yaitu garis yang membelah Bumi menjadi dua bagian sama besar, yaitu bagian utara dan bagian selatan. Karena dilalui oleh garis khatulistiwa, menyebabkan Indonesia memiliki iklim tropis.

Iklim tropis merupakan iklim yang didominasi dengan hawa panas. Iklim tropis menyebabkan Indonesia hanya mempunyai dua musim saja. Masing-masing musim terjadi selama setengah tahun atau enam bulan secara bergantian. Musim di negara Indonesia yaitu musim kemarau dan musim hujan.

Musim kemarau normalnya terjadi selama enam bulan berturut-turut yaitu pada bulan Mei hingga bulan Oktober. Sedangkan musim hujan di Indonesia, normalnya juga terjadi selama enam bulan berturut-turut yaitu pada bulan November hingga bulan April. Namun pada dewasa ini, kedua musim tersebut tidak terjadi pada bulan yang semestinya, namun masing-masing musim tetap terjadi selama enam bulan. Gangguan musim yang tidak menentu ini dapat terjadi karena berbagai faktor.

 

Kondisi Angin Di Indonesia

Indonesia merupakan negara maritim, dimana pengertian dari negara maritim adalah negara yang memiliki wilayah perairan lebih luas dari luas daratannya. Selain wilayah Indonesia yang sebagian besar merupakan wilayah perairan, posisi Indonesia di bumi juga diapit oleh dua samudera yang luas. Kondisi inilah yang menjadi faktor kenapa Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki intensitas angin yang cukup tinggi.

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa wilayah pantai dan laut memiliki angin laut yang kekuatannya lebih kencang daripada kondisi angin pada wilayah daratan. Maka dai itu, merpakan hal yang wajar jika Indonesia memiliki intensitas angin yang tinggi. Namun apakah kamu sudah tahu bahwa angin yang selama ini melewati wilayah Indonesia bukanlah satu angin yang sama?

Angin yang selama ini berhembus di wilayah Indonesia bukanlah satu angin yang sama, melainkan bermacam-macam jenisnya. Ada angin yang bersifat basah dan kering. Indonesia memiliki dua jenis angin musim (angin muson) yaitu angin muson barat dan angin muson timur, yang bertiup bergantian setiap setengah tahun atau enam bulan sekali.

Angin muson barat berhembus dari Asia menuju ke Australia melewati Indonesia yang biasanya berhembus pada bulan Oktober hingga bulan April, dan menyebabkan Indonesia mengalami musim hujan. Angin muson timur berhembus dari Australia ke Asia melewati Indonesia yang biasanya terjadi pada bulan Mei hingga bulan Sptember dan menyebabkan Indonesia mengalami musim kemarau.

 

Flora dan Fauna Di Indonesia

Secara geografis, Indonesia terletak antara dua benua yaitu benua Asia dan Autralia serta terletak antara dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Karena letaknya yang diapit oleh dua benua ini menjadikan Indonesia terpengaruh oleh kebiasaan dan budaya dari negara-negara di sekitarnya. Hal ini karena sangat banyak orang-orang dari luar negara yang mampir atau singgah di Indonesia.

Orang-orang dari luar negara datang ke Indonesia bukan sekadar mampir atau lewat saja, akan tetapi juga membawa berbagai macam pengaruh seperti kebudayaan, kuliner, bahasa dan sebagainya. Selain kebiasaan-kebiasaan yang dibawa oleh manusianya, tidak terlepas juga dengan hewan-hewan dan tumbuhannya.

Flora dan fauna asli Indonesia di sebagian wilayah terpengaruh oleh ciri khas dari benua Australia. Misalnya hewan dan tumbuhan yang ada di wilayah Papua. Wilayah Papua cukup dekat dengan benua Australia, sehingga saling berpengaruh satu sama lain. Di Papua banyak terdapat hewan-hewan Australia seperti burung Cendrawasih dan Koala.

Untuk kategori flora atau tumbuhan, Indonesia lebih terpengaruh oleh letak Indonesia di bawah khatulistiwa dan kondisi Indonesia yang beriklim tropis. Karena kondisi Indonesia yang sedemikian rupa, menyebabkan Indoneia memiliki beberapa jenis flora menurut ketinggian dan ciri khas dari negara tropis seperti hutan hujan tropis yang ditumbuhi oleh berbagai macam tumbuhan tertentu.

 

Keuntungan Letak Geografis Indonesia

 

Indonesia memiliki posisi geografis yang unik yang sekaligus menjadikannya sebagai wilayah yang sangat strategis dalam bidang apapun. Indonesia yang terletak antara dua samudera menjadikan Indonesia mempunyai wilayah perairan yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan Internasional. Maka tidak heran jika Indonesia menjadi salah satu pusat perdagangan yang banyak diburu oleh negara lain.

Letak geografis Indonesia mempunyai beberapa keuntungan baik di bidang pertanian, kelautan maupun kerja sama internasional. Berikut ini merupakan keuntungan yang Indonesia dapatkan akibat dari letak geografisnya.

  1. Negara Indonesia terletak antara Benua Asia dan Benua Australia. Kondisi ini membuat Indonesia bisa menjalin hubungan baik dengan negara-negara di kedua benua tersebut.
  2. Negara Indonesia terletak antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Kondisi ini menyebabkan Indonesia berada di jalur lalu lintas internasional yang dapat menjadi tempat transit jalur perdagangan dunia. Akan tetapi, hal ini juga bisa membuat Indonesia menjadi jalur lalu lintas kriminalitas internasional seperti lalu lintas perdagangan anak dan narkoba.
  3. Negara Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang menjadikan Indonesia kaya akan budaya karena terdiri dari berbagai suku, bahasa, adat, budaya, dan lain-lain. Kondisi ini juga menjadikan Indonesia banyak memiliki bentukan alam seperti gunung, danau, pantai, dan lain-lain. Jika dimanfaatkan dengan baik, hal ini dapat memajukan pariwisata Indonesia. Karena saking banyaknya pulau di Indonesia berbanding lurus dengan banyaknya pula wilayah terpencil karena kontrol pemerintah pusat dan pemerintah daerah sulit. Banyak wilayah terpencil yang belum tersentuh pendidikan maupun kesehatan. Masih marak hukum adat sehingga aksi kejahatan tidak tercium oleh hukum yang berlaku di Indonesia.
  4. Laut yang luas dengan garis pantai yang panjang menjadikan Indonesia mampu menyimpan lebih banyak hasil laut seperti kerang, ikan, dan bahan tambang seperti minyak bumi dan batubara. Hal ini tentu dapat menambah pendapatan dan kekayaan Negara.
  5. Indonesia memiliki iklim tropis yang membuat Indonesia kaya akan hasil hutan dan berbagai jenis tanaman serta hewan. Akan tetapi akibat pemanasan global, membuat wilayah Indonesia juga ikut menerima dampaknya. Seperti munculnya badai tropis, berkurangnya wilayah daratan Indonesia akibat naiknya permukaan air laut dan sebagainya.
  6. Letak geografis Indonesia menyebabkan tanah Indonesia lebih subur yang mendukung masyarakat Indonesia mampu menghasilkan banyak hasil pertanian.
  7. Hutan-hutan di wilayah Indonesia masih cukup luas yang menjadikan hutan Indonesia sebagai paru-paru dunia. Namun sayangnya, hutan-hutan di Indonesia letaknya jauh dari pemerintah yang membuat aksi kejahatan hutan seperti pembakaran dan pembukaan lahan sulit dikendalikan.
  8. Kondisi alam di Indonesia sangat subur, sehingga banyak ragam flora dan fauna yang bisa hidup di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Bahkan pernah dikatakan bahwa flora dan fauna Indonesia merupakan surga dunia. Selain flora dan fauna yang hidup di darat, flora dan fauna di dalam laut pun juga sangat beragam.
  9. Indonesia juga kaya akan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui seperti tambang, nikel, baja, intan dan sebagainya.

 

Kesimpulan :

 

  • Batas wilayah Indonesia sebelah utara yaitu Malaysia, Singapura, Samudera Pasifik, Filipina, Thailand, dan Vietnam.
  • Batas wilayah Indonesia sebelah timur yaitu Papua Nugini.
  • Batas wilayah Indonesia sebelah selatan yaitu Samudera Hindia dan negara Timor Leste.
  • Batas wilayah Indonesia sebelah barat yaitu Samudera Hindia dan negara India.
  • Secara geografis, Indonesia terletak antara dua benua yaitu benua Asia dan Autralia serta terletak antara dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.
  • Secara astronomis, Indonesia terletak antara 6⁰LU – 11⁰LS dan 95⁰BT – 141⁰BT.
  • Indonesia merupakan negara kepulauan maritim, yang mana Indonesia merupakan negara yang tersusun dari ribuan pulau yang dipisahkan oleh laut dan selat, luas wilayah perairan Indonesia lebih luas dari wilayah daratannya. Itulah mengapa Indonesia disebut sebagai negara maritim.

Leave a Reply