Cara Merawat Ikan Cupang Yang Baik dan Benar

Ikan cupang merupakan ikan petarung siam atau hewan yang sangat populer karena keagresivitasnya, biaya pemeliharaan yang relatif murah, dan karakteristiknya yang tidak interaktif. Biasanya ikan ini sangat disukai oleh anak kecil. Akan tetapi, bagi anak kecil memelihara ikan cupang ini pasti akan mengalami kesulitan. Namun bagi orang dewasa akan menjadi hal yang sangat mudah.

Berikut ini adalah cara perawatan dan pemeliharaan ikan cupang agar memiliki kehidupan yang sehat, indah dan tentunya akan membuat ikan cupang bahagia.

  1. Memilih jenis ikan cupang yang akan dipelihara

 

Dalam memilih jenis ikan cupang ini harus benar-benar diperhatikan, misalnya
a) warnanya apakah cerah dan tajam ataukah kusam dan pucat. Sehingga kamu harus jeli dalam memilihnya. Ada berbagai macam warna pada ikan cupang dan yang paling umum adalah warna merah dan warna biru.
b) Bagaimana karakteristik dari ikan cupang tersebut? Apakah responsif, cepat berenang, atau hanya diam saja (suka ngambek)? Dalam memelihara ikan cupang jangan sampai terlalu sering mengetuk-ngetuk wadahnya secara berulang-ulang karena hal ini akan membuat ikan cupang menjadi gelisah.
c) Bagaimana kondisi siripnya, apakah baik, sobek atau telah rusak? Bagaimana dengan matanya, apakah dalam kondisi yang baik? Dan bagaimana dengan tubuhnya, apakah terdapat benjolan aneh atau parasit? Bila anda menjumpai hal semacam itu sebaiknya pertimbangkan untuk mencari ikan cupang yang lain.

  1. Sebelum memulai perawatan dan pemeliharaan sebaiknya lakukan penelitian tentang latar belakang ikan cupang terlebih dahulu.

Hal ini perlu dilakukan supaya kamu memiliki pemahaman dasar tentang ikan cupang sehingga kamu bisa mempertimbangkan lebih banyak ikan cupang ketika akan membelinya.

  1. Langkah selanjutnya adalah perlu menyiapkan rumah untuk cupang

Sebelum membeli ikan cupang terlebih dahulu kamu harus menyiapkan tempat sebelum ikan yang akan kamu pelihara dibawa pulang. Hal ini dilakukan untuk mencegah beberapa hal yang tidak diinginkan. Dalam memilih rumah atau penyediaan tempat juga harus diperhatikan tentang pemilihan rumah yang cocok seperti dilingkungan yang relatif dangkal namun luas.

Selain itu perlu juga adanya tambahan peralatan yang nantinya akan diperlukan seperti: Pemanas dengan termostat dan Filter. Ikan cupang biasanya menyukai tempat dengan suhu air sekitar 24 hingga 27 derajat celcius. Selanjutnya filter digunakan untuk memastikan bahwa arus air pada tempat pemeliharaan ikan cupang tidak terlalu kencang. Karena varietas dari ikan cupang ini tidak memerlukan arus air yang terlalu deras supaya bisa melindungi siripnya.

Dalam pembuatan atau dekorasi tempatnya pun juga harus menghindari bebatuan, hiasan yang bergerigi, dan tidak diperkenankan menambahkan tanaman plastik yang keras. Hal ini juga dimaksudkan agar tidak merobek sirip ikan cupang dengan mudah. Sementara hal yang disarankan adalah dengan menambah tanaman hidup supaya tempat hidup ikan cupang menjadi lebih indah dan pastinya ikan cupang akan lebih menyukai untuk bersantai di daunnya serta bersembunyi di dalam tanaman tersebut untuk tidur. Selain itu fungsi dari tanaman hidup ini adalah untuk menjaga agar airnya tetap bersih dan mengoksidasi air dalam jangka waktu yang lama.

  1. Hindari berfikir atau mempertimbangkan untuk menambahkan ikan lain dalam wadah ikan cupang.

Ikan cupang cenderung lebih menyukai hidup sendirian. Karena bila ikan cupang jadi satu dalam wadah dengan ikan lain ataupun hewan lain seperti siput akan berakibat fatal bagi hewan lain tersebut. Biasanya ikan cupang akan membunuhnya. Beberapa jenis ikan cupang ada yang bisa hidup bersama ada yang tidak tergantung dari jenis kelaminnya.

  • Ikan cupang jantan

Ikan cupang jantan ini tidak bisa hidup berdampingan dengan ikan cupang jantan lainnya. Sehingga mereka sering disebut dengan nama ikan petarung siam.

  • Ikan cupang betina

Memelihara satu ekor ikan cupang betina dalam satu wadah atau minimal lima ekor agar dapat mengurangi agresi.

  • Jangan Campur Ikan cupang betina dan jantan dalam satu wadah

Ikan cupang betina biasanya akan menyerang ikan cupang jantan dan begitu juga sebaliknya. Sehingga jangan menempatkan mereka secara bersama-sama.

  1. Lakukan penambahan air pada akuarium

  • Menyiapkan air

Dalam menyiapkan air ini diperlukan kondisioner air (prime) sebelum air dimasukkan ke dalam akuarium. Hindari penggunaan kloramin dan klorin karena sangat membahayakan cupang dan membunuh bakteri menguntungkan yang tinggal di filter. Selain itu hindari juga penggunaan air mineral dalam botolan karena hal ini akan membuat cupang terhalangi ketika akan mendapatkan mineral yang diperlukan. Lagi pula air mineral tidak aman untuk ikan cupang.

  • Pengisian akuarium untuk ikan cupang

Bila dalam akuarium yang kamu gunakan untuk memelihara ikan cupang tidak terdapat penutupnya sebaiknya isilah air sekitar 80% saja. Hal ini guna untuk menghindari ikan cupang akan melompat keluar. Namun biasanya, bila ikan cupang merasa bahagia di wadahnya, ia tidak akan melarikan diri.

  1. Cara Memasukkan ikan cupang pada wadah baru

Sebaiknya ketika akan memasukan ikan cupang ke dalam wadah baru, harus secara hati-hati dan perlahan. Selain itu jangan secara drastis airnya diganti semua melainkan setengah air yang baru dan setengah air yang lama bercampur. Supaya ikan cupang akan lebih mudah dalam meneysuaikan diri dengan air tersebut. Selain itu hindarilah untuk menjaring ikan cupang karena dapat merusak siripnya yang halus.

  1. Berilah makan secara teratur pada ikan cupang

  • Memilih makanan yang cocok untuk ikan cupang

Biasanya makanan yang cocok untuk ikan cupang berupa pelet yang dibuat khusus untuk makanan cupang. Namun sekali-kali berilah cupang kamu makanan lain seperti cacing darah, udang laut beku, dan lain-lain.

Sebelum membeli pelet untuk ikan cupang sebaiknya periksalah bahan-bahan peletnya. Bahan pelet harus tidak boleh kurang dari 40% pada kandungan proteinnya. Selain itu, lebih baik gunakan produk dengan pakan beku dan dikeringkan. Karena makanan tersebut akan lebih aman dan bebas dari potensi parasit.

  • Pemberian makanan secara teratur

Kebiasaan makan pada ikan cupang sangat berbeda antara yang satu dengan yang lain, jadi lakukanlah beberapa percobaan untuk melihat berapa banyak makanan yang dimakan oleh ikan cupang. Pemberian makanan ini juga harus teratur yaitu setiap pagi dan malam hari. Berhati-hatilah agar pakan yang diberikan tidak berlebihan.

  • Kelebihan makanan yang tidak dimakan untuk selalu dibersihkan.

Membersihkan makanan yang tidak dimakan oleh ikan cupang bertujuan agar kebersihan tempat hidup ikan cupang menjadi lebih terkendali. Sehingga tidak menimbulkan beberapa masalah yang timbul seperti parasit, bakteri, dan lain-lain.

  • Lakukan sedikit latihan dengan mengubah waktu makannya

  1. Selalu menjaga kebersihan akuarium

Menjaga kebersihan tempat hidup ikan cupang sangatlah penting. Hal ini dikarenakan bahwa setiap ikan cupang hanya tahan pada jenis air yang berbeda kekerasan serta pH airnya. Ikan cupang akan memerlukan waktu tertentu agar bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan prosesnya ketika penyesuaian ini akan membuat ikan cupang menjadi stres. Sehingga kamu ketika memelihara ikan cupang disarankan untuk tidak sering mengganti air dan merombak dekorasi akuariumnya.

Ikan cupang biasanya ditempatkan pada wadah yang diisi dengan air yang lama ketika kamu akan mencuci akuariumnya. Dan ketika mencuci sebaiknya gunakan air panas sehingga bisa benar-benar membersihkan, tapi jangan gunakan beberapa jenis sabun yang nantinya bisa membahayakan kehidupan ikan cupang. Bila dalam akuarium kamu ada bebatuan, maka bilaslah bebatuan tersebut secara menyeluruh. Kemudian setelah selesai membersihkannya isilah dengan menggunakan air kran yang baru setengah saja.

Lalu masukkan kembali ikan cupang dan beberapa bagian air yang lama. Sebelum meneyelsaikan pembersihannya pastikan dulu untuk menambahkan konsidioner air agar dapat menghilangkan klorin berbahaya yang ada dalam air kran. Karena nanti kandungan klorin ini akan menyebabkan masalah bagi ikan cupang seperti membunuhnya. Sementara fungsi dari kondisioner air ini adalah untuk menyaring bakteri. Selain itu ketika akan memasukan air yang baru harus dipastikan terlebih dahulu suhunya. Karena suhunya harus sama dengan air yang lama ditempati oleh ikan cupang. Cara mengecek suhunya gunakan termometer.

Air dalam akuarium juga harus diuji setiap seminggu sekali dengan menggunakan alat penguji air. Alat ini nantinya akan bisa memonitor akuarium kamu dan akan diperoleh pembacaan hasilnya dari alat tersebut. Agar tidak salah dalam menggunakannya sebaiknya ikuti petunjuk yang diberikan oleh produsen pembuatnya untuk melakukan pengujian. Bila anda sering lupa kapan waktu yang tepat untuk mengujinya sebaiknya buatlah sebuah catatan atau buku harian agar anda dapat teringat kapan waktunya untuk menguji air akuariumnya.

  1. Kesenangan yang dapat berkelanjutan dengan ikan cupang

Biasanya ikan cupang akan dapat mengenali pemiliknya karena mereka akan benar-benar mempelajari wajah pemilik dengan cara yang sederhana. Jadi, ia bisa dengan mudah mempelajari wajah pemilik sesekali tidak ada salahnya bila kamu mencoba untuk mengatakan “hai” pada ikan cupang. Hal ini nantinya akan membuat ikan cupang bisa akan sangat ingin tahu dan juga akan membangun ikatan kuat antara ikan cupang dengan orang yang merawatnya.

Sebuah hal yang menyenangkan bila kita bisa melihat dan mneghabiskan waktu bersama dengan ikan cupang yang telah menjadi teman kita. Kamu juga bisa bermain bersamanya dengan cara menggerak-gerakkan jari-jarimu bolak-balik di sepanjang tepi akuarium. Namun perlu diingat jangan pernah menggedor tangki air atau mengadu-aduk. Karena akan membuat ikan cupang menjadi gelisah dan stres. Hal yang paling penting adalah selalu perhatikan ikan cupang milikmu serta jangan lupa untuk memberinya nama.

Beberapa Fakta Menarik Tentang Ikan Cupang

Banyak sekali hal-hal menarik yang bisa kamu lihat dari ikan cupang ini. Mulai dari jenisnya, fakta keagrasifannya, dan masih banyak lagi. Berikut ini adalah penjelasannya.

  1. Ikan cupang merupakan anggota atau famili dari anabantoid (masih dalam famili gurami). Sehingga ikan cupang juga memiliki sistem pernapasan yang sama dengan gurami yaitu memiliki sistem pernapasan cadangan yang dapat membantu mereka dalam mengirup udara di permukaan. Akan tetapi mereka tetap memerlukan filter ketika dalam akuarium.
  2. Ukuran ikan cupang betina biasanya lebih terlihat kecil bila dibandingkan dengan ikan cupang jantan. Ikan cupang betina tidak memiliki sirip yang indah seperti sirip yang dimiliki oleh ikan cupang jantan. Namun, mereka juga bisa seindah ikan jantan dengan caranya sendiri. Jadi walaupun begitu, jangan tempatkan ikan betina dalam satu wadah dengan ikan jantan karena ikan betina akan terus menempel pada sirip ikan jantan yang menyala indah dan bisa menyebabkan sirip ikan jantan sobek.
  3. Bila bahagia ikan cupag jantan akan membangun sarang gelembung

Bila ada ikan cupang jantan yang sedang kasmaran dengan ikan cupang betina, biasanya ia akan memekarkan insangnya, menyebarkan siripnya serta memuntirkan tubuhnya. Sedangkan bila ikan betina menyukai ikan jantan maka ia akan meliuk-liukkan tubuhnya ke depan dan ke belakang.

Tips yang perlu diperhatikan dalam merawat ikan cupang

  1. Bila ikan tidak mau banyak bergerak atau tidak bergerak sama sekali dan kamu baru saja mengganti airnya, mungkin itu disebabkan karena airnya terlalu dingin atau terlalu panas.
  2. Selalu bersihakan dekorasi yang akan digunakan sebelum kamu memasukan dekorasi tersebut ke dalam akuarium.
  3. Jangan terlalu sering membelai ikan cupang milik kamu walaupun kamu sudah saling mengenal satu sama lain. Karena bila terlalu sering dibelai akan menyebabkan lapisan pelindung pada sisik ikan hilang dan akan membuat ikan cupang menjadi rentan terhadap penyakit. Biasanya sisik ikan cupang memiliki lapisan lendir tipis yang berfungsi untuk melindungi ikan agar tidak mudah sakit.
  4. Bila sesekali kamu melihat ikan cupang tergeletak di dasar akuarium maka bukan berarti ikan tersebut mati, dan biasanya ikan itu baik-baik saja hanya saja ia sedang beristirahat. Namun ikan cupang bertindak seperti itu terus maka kamu bisa mempertimbangkan untuk memeriksanya.
  5. Bila ikan cupang yang kamu miliki maka segera obati dengan menggunakan antibiotik, anti jamur, atau juga anti parasit. Obat tersebut bisa kamu beli di toko-toko ikan.
  6. Penggunaan mangkuk atau akuarium yang kecil merupakan hal ynag tidak ideal untuk perkembangan ikan cupang. Karena lingkungan hidup yang seperti ini pasti membutuhkan penggantian air sekitar 100 persen dengan sering agar terhindar dari amonia yang sangat mematikan.
  7. Bila kamu masih terlalu kecil dan mengalami kesulitan ketika memelihara ikan cupang maka kamu bisa meminta bantuan kepada oerang tuamu untuk memeliharanya.
  8. Jangan sekali-kali memasukan ikan betina dan jantan dalam satu wadah secara bersamaan karena kan menyebabkan pertarungan.
  9. Jangan mencampur ikan cupang kecil dengan ikan cupang dewasa.
  10. Bila kamu ingin mengganti akuarium yang baru maka pastikan dulu untuk mempelajari tentang siklus nitrogen sebelum kamu memasukkan ikan cupang. Bila kamu memasukkan ikan cupang sebelum tempatnya kamu beri siklus, maka akan menyebabkan kematian atau keracunan amonia atau nitrit.

Beberapa hal yang diperlukan dalam siklus nitrogen adalah sebagai berikut:

  • Wadah atau tempat (akuarium) dengan ukuran air sekitar 5 – 38 liter lebih
  • Kondisioner air yang digunakan untuk membuat air keran menjadi lebih aman bagi kehidupan ikan cupang
  • Jaring ikan (gunakan jaring ikan yang terbaik)
  • Pakan untuk ikan cupang dengan memiliki tinggi protein
  • Kerikil atau bebatuan halus sebagai penyaring kolam untuk menutupi dasar akuarium agar terlihat indah
  • Ornamen – ornamen untuk menghias akuarium
  • Pemanas air yang telah dilengkapi dengan termostat
  • Filter

Demikian penjelasan tentang cara merawat ikan cupang. Semoga bermanfaat!!!

 

Leave a Reply