Fakta Anak Pertama Laki-laki Maupun Perempuan Yang Harus Kamu Ketahui

Anak pertama tentu saja akan menjadi anak yang paling besar bila dilihat dari segi umur di dalam keluarga. Anak pertama ini memiliki banyak sekali kelebihan dan juga kekurangan dalam kehidupannya.

Menurut banyak orang, anak pertama merupakan anak yang bertanggung jawab, memiliki perhatian, dan sopan pada semua orang. Apakah hal tersebut adalah sebuah fakta untuk anak pertama? Mari kita simak penjelasan berikut mengenai fakta-fakta anak pertama.

Sifat-Sifat Dan Fakta Yang Dimiliki Oleh Anak Pertama

Menurut Wikipedia, anak sulung merupakan anak tertua atau anak pertama dari sepasang orang tua. Anak sulung memang dapat menjadi anak tertua akan tetapi bukan anak pertama bila ibunya sebelumnya telah melahirkan anak tetapi tidak ada yang masih hidup. Seorang anak sulung juga bisa dapat dikatakan sebagai anak pertama, namun tidak sebagai anak tertua bila ia memiliki saudara tiri yang usianya lebih tua darinya.

Berikut ini adalah beberapa sifat dan fakta yang dimiliki oleh anak pertama. Berikut penjelasannya!

  1. Anak pertama dilahirkan untuk belajar sendiri

Biasanya anak pertama sering banyak belajar dari pengalaman hidup yang ia alami sendiri. lalu kemudian ia membagikannya pengalaman yang pernah ia alamai kepada adik-adiknya. Hal tersebut dilakukan oleh anak pertama supaya adik-adiknya tidak mengalami hal yang sama seperti dirinya.

Pada umumnya, pengalaman dan pengetahuan yang dialami oleh anak pertama adalah sebuah pengalaman hidup yang banyak ia hadapi pada sebuah tantangan hingga cobaan yang mengharuskan dirinya untuk melewati jalan-jalan curam dalam perjalanan hidupnya.

Biasanya anak pertama juga akan lebih terlihat pintar dan jago bila dibandingkan dengan adik-adiknya. Mengapa demikian? Hal ini terjadi karena anak pertama merupakan seorang anak pembelajar alami. Dia juga anak yang terlahir pertama dalam keluarganya yang sebelumnya tidak memiliki teman keluarga sehingga ia akan terbiasa dengan belajar secara mandiri.

  1. Anak Pertama Memiliki Sifat Yang Baik

Karena anak pertama merupakan seseorang yang memiliki perilaku sopan da sangat perhatian kepada adik-adiknya maka sangat jarang sekali kita temui bahwa anak pertama memiliki perilaku nakal.

Secara tidak langsung perilaku baik yang tertanam pada anak pertama ini telah terdidik karena ia sering melakukan interaksi secara langsung dengan orang tuanya sebelum ia mengambil sebuah keputusan. Dan bagi anak pertama, apapun yang akan ia lakukan maka akan menjadi contoh bagi adik-adiknya.

  1. Lebih Sering Diam Ketika Marah

Anak pertama biasanya akan memilih untuk tidak bicara atau diam ketika ia sedang dalam keadaan marah atau ngambek. Bahkan bila ada sesuatu yang telah membuatnya kesal, ia pasti akan diam. Apalagi kalau si anak pertama tersebut adalah anak perempuan, maka akan menjadi horor kalau dia tetap diam.

  1. Terlahir Sebagai Pemimpin Yang Alami

Anak pertama secara tidak langsung akan terdidik sebagai seorang pemimpin dalam keluarganya. Tanpa disadari hal tersebut merupakan sebuah fakta bahwa anak pertama akan menjadi panutan maupun contoh bagi saudara-saudaranya.

Sifat dan jiwa kepemimpinan yang muncul pada anak pertama tersebut akibat dari kebiasaan dengan beban tanggung jawab yang ia rasakan. Contohnya ketika orang tuanya meminta dirinya untuk menjaga adik-adiknya.

Bila kamu terlahir menjadi anak pertama maka akan memiliki potensi maupun peluang yang besar untuk menjadi seorang pemimpin yang sangat luar biasa. Bahkan bila ada dalam suatu kelompok, maka anak pertama akan terlihat sangat menonjol di dalam kelompok tersebut.

  1. Anak Pertama Memiliki Kreativitas Tinggi

Beberapa orang mungkin tidak percaya tentang fakta bahwa anak pertama ternyata memiliki kreativitas yang sangat tinggi. Hal tersebut wajar karena mungkin anda menganggap bahwa kreativitas tidak ada hubungannya dengan urutan kelahiran.

Memang hal tersebut sangatlah benar, namun perlu juga kita tahu bahwa tanpa kita sadari anak pertama secara tidak langsung telah terdidik untuk menjadi pribadi yang kreatif. Apalagi ia adalah anak pertama dan dituntut untuk memikiran segala sesuatunya dalam hidup yang dijalani dengan sendiri. selanjurnya anak pertama ini telah terbiasa dengan berbagai macam masalah yang telah ia hadapi semenjak kecil.

Mungkin dari sinilah muncul adanya kreativitas untuk anak pertama. Dan memang bila kita bandingkan dengan saudara-saudaranya yang lebih kecil, anak pertama ini akan memiliki kreativitas yang lebih tinggi.

  1. Anak Yang Penyayang

Biasanya anak pertama  akan menjadi anak panutan bagi adik-adiknya sehingga ia akan memberikan contoh yang baik bagi adik-adiknya supaya berbakti dan mencintai orang tuanya. Anak pertama terlahir sebagai anak yang selalu berjuang dan mencoba membahagiakan orang-orang yang ada di keluarganya. Sehingga hal tersebutlah yang membuat ia menjadi anak yang penyayang dan juga sulit melupakan orang yang sangat ia sayangi.

  1. Anak pertama Lebih Bertanggung Jawab Tapi Gampang Stress

Anak pertama memang memiliki tanggung jawab yang sangat baik. Salah satu tanggung jawabnya yang besar adalah menjaga adik-adiknya sendiri. biasanya tanggung jawab yang dimiliki oleh anak pertama ini telah diberikan secara langsung oleh kedua orang tuanya. Orang tua juga dalam memberikan tanggung jawab kepada anak pertama juga harus hati-hati. Jangan terlalu banyak memberikan beban tanggung jawab karena anak pertama sangat rentan terhadap stress.

Orang tua juga jangan sampai memberikan tuntutan tugas yang harus dilakukan dengan smepurna karena hal tersebut juga dapat menimbulkan stress pada jiwa anak pertama. Mempunyai beban tanggung jawab merupakan sebuah tantangan tersendiri yang harus dihadapi oleh anak pertama sehingga hal tersebut bila terlalu berlebihan dapat menimbulkan stress.

  1. Mereka adalah Pribadi yang Bijaksana

Sifat dasar yang dimiliki oleh anak pertama adalah bijaksana. Seringkali si anak pertama berperan sebagai konsultan dan juga bahkan sebagai konselor bagi adik-adiknya. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan saran bagi adik-adiknya secara bijak.

Dalam kehidupan sosialnya, sikap bijaksana yang telah dipunyai oleh anak pertama akan sangat membantu orang lain. Contohnya saja dalam sebuah kelompk yang terjadi konflik, maka anak pertama ini biasanya akan penjadi penengah dalam suatu permasalahan.

  1. Anak Pertama Lebih Perhatian

Anak pertama memang memiliki sifat yang sangat perhatian. Hal ini terjadi karena tanggung jawab yang ia punya terhadap adik-adiknya membuat ia lebih merasa perhatian terhadap orang lain.

Dengan memiliki sifat perhatian, maka anak pertama tersebut akan mudah memahami perasaan orang lain di sekitarnya. Untuk itu, anak pertama sangatlah cocok dijadikan sebagai pasangan hidup karena ia memiliki perhatian yang lebih.

  1. Anak yang Egois Dan Keras Kepala Tapi Peduli

Fakta mengungkapkan bahwa anak pertama terlahir duluan dari adik-adiknya. Sehingga hal tersebut membuat anak pertama mendapatkan kelimpahan kasih sayang dan manjaan dari kedua orang tuanya. Inilah yang membuat anak pertama ini menjadi sedikit egois dan juga keras kepala.

Akan tetapi, seiring ia beranjak dewasa dan memiliki adik adik, sikap egois dan keras kepala yang ia punyai akan menghilang dengan sendirinya.

  1. Rajin dan Suka Menolong

Karena anak pertama ini telah menjadi anak yang paling tua maka secara tidak langsung ia akan mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar sehingga hal tersebut membuat anak pertama menjadi paling rajin diantara adik-adiknya.

Kebiasaan-kebiasaan tersebut akan terbawa sampai si anak pertama masuk ke dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan sikap keterbiasaan dengan tanggung jawab dan kedewasaan yang ia miliki, maka akan menjadikannya memnjadi orang yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan gemar menolong orang lain.

  1. Anak Pertama Cenderung Melankolis

Meskipun bila kita lihat dari fakta-fakta di atas bahwa anak pertama sangatlah kuat, tapi sebenarnya ia memiliki hati yang lembut seperti salju, ia juga bahkan cengemg dan suka menangis ketika sesuatu hal yang buruk menimpa dirinya atau orang yang ia sayangi.

  1. Anak yang selalu Berusaha Mandiri

Mandiri dalam diri anak pertama memang sudah tidak bisa diragukan lagi. Mengapa demikian? Karena anak pertama terlahir sebagai anak yang sudah pasti terdidik untuk menjadi pribadi yang mandiri. Dia merupakan anak yang paling tua dalam hidupnya sehingga ia tidak mau menyusahkan kedua orang tuanya dan adik-adiknya.

  1. Hobi Travelling

Karena banyak hal yang menjadi tanggung jawabnya dan harus segara dikerjakan, maka membuat anak pertama biasa lebih cepat jenuh dan juga stress. Hal tersebut membuatnya sangat menyukai hal-hal seprti bepergian, melancong, atau bahkan shopping. Kegiatan tersebut mereka lakukan untuk mengatasi kejenuhan yang mereka alami.

  1. Anak Pertama Lebih Dewasa dan Santun

Anak pertama sudah terlatih dalam dirinya untuk bersifat santun dan mampu menghadapi berbagai permasalahn dalam hidupnya. Ketika ia dihadapkan pada perdebatan dengan adik-adiknya, maka ia akan bersikap dewasa dan cenderung akan mengalah.

  1. Anak Yang menjadi Andalan Bagi Banyak Orang

Dalam kehidupan bermasyarakat, si anak pertama ini panggilan jiwanya akan lebih tampak karena ia sudah terbiasa dengan tanggung jawab yang besar.

  1. Selalu Tersenyum Walaupun Sedih

Anak pertama ini akan selalu menampakkan senyum dan juga ketawa bahagia seakan-akan dirinya ini memang sedang dalam perasaan bahagia. Setiap kesedihan yang ia rasakan akan ia tutupi atau samarkan supaya tidak diketahui oleh orang lain. anak pertama ini juga memiliki sifat yang sayang terhadap orang di sekitarnya sehingga ia ingin agar mereka tidak ikut merasakan kesedihannya.

  1. Anak Pertama Lemah Dalam Percintaan

Dalam urusan percintaan, memang anak pertama ini kalah gesit bila dibandingkan dengan adik-adiknya. Biasanya anak pertama ini akan merasa kesusahan dalam mempelajari cinta sehingga cinta memang agak sulit bagi anak pertama.

  1. Anak Yang Paling Dinanti Oleh Orang Tua Dan Keluarga

Biasanya anak yang lahir pertama akan dinantikan kehadirannya oleh keluarga. Apalagi bila anak ini sedang merantau jauh dari rumah, maka keluarganya akan merasa kurang lengkap bila tanpa hadirnya si anak pertama.

  1. Teman Lamanya Akan Selalu Diingat

Dimanapun ia berada, pasti anak pertama akan selalu mengingat temannya walaupun dulu pernah menyakiti dan menjadi musuh sekalipun. Setiap kebaikan yang ia dapatkan dari temannya, ia tidak akan melupakannya. Baginya, masa lalu biarlah masa lalau, jadi bila bertemu lagi itu merupakan hal yang sudah berbeda.

Selain dari beberapa fakta yang baik untuk anak pertama, ternyata ada juga hal-hal yang membuat penderitaan bagi anak-anak yang lahir pertama. Memang menjadi anak pertama itu tidaklah mudah. Dari lahir sampai dewasa pasti bagi kamu yang merupakan anak pertama akan merasakan berbagai penderitaan seperti :

  • Kurangnya mendapat perhatian dari orang tuanya
  • Anak pertama akan selalu dituntut untuk selalu pengertian terhadap adik-adiknya.
  • Sering menjadi sasaran dalam setiap kemarahan dan juga amukan.
  • Pernah merasakan susahnya hidup yang dijalani bersama kedua orang tua.

Fakta Percintaan Bagi Anak Pertama Perempuan

Anak pertama tentunya akan memiliki usia yang lebih tua dibandingkan dengan adik-adiknya. Maka hal tersebutlah yang membuat anak pertama untuk selalu belajar lebih banyak mengenai cara dalam mengatur kehidupannya.

Ketika si anak pertama ini berada di rumah, ia biasanya akan mendapat perintah dari ibunya untuk menyelesaikan suatu masalah. Sehingga tidak mengherankan bila dalam urusan percintaan, anak pertama perempuan akan cenderung lebih pandai dalam mengatur dirinya. Hal ini membuat sisi positif yang dimiliki oleh anak pertama perempuan dalam urusan percintaan. Tentu saja dengan adanya hal tersebut, si anak pertama perempuan ini akan lebih pandai dalam mengatur kehidupan rumah tangganya.

Pada intinya anak perempuan dan anak laki-laki yang dilahirkan pertama dalam keluarganya akan memiliki kesamaan fakta. Hanya saja perbedaannya mungkin pada karakter antara laki-laki dan perempuan. Selain fakta mengenai percintaan, anak perempuan juga memiliki fakta seperti memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap adik-adiknya. Hal ini juga disebabkan karena anak pertama perempuan memiliki jumlah usia yang lebih banyak dibandingkan dengan adik-adiknya.

Selain itu, anak pertama perempuan juga telah mendapat pelajaran tentang tanggung jawab dari keluarganya melalui nasihat yang telah ia terima. Dan biasanya juga si anak pertama perempuan ini akan memiliki kedekatan batin dengan ibunya dan sifatnya juga hampir sama. Hal tersebut akan memberikan dampak yang baik untuk urusan percintaan bagi anak pertama perempuan.

Anak pertama perempuan juga memiliki pribadi yang penuh dengan kasih sayang. Bahkan kasih sayang yang dimilikinya ini sangatlah besar bila dibandingkan dengan adik-adiknya. Pengelaman yang ia lakukan dengan menjaga adiknya akan membuat si anak pertama perempuan ini bisa saling menyayangi sehingga ia memiliki sifat yang penyayang.

Keinginan besar bagi setiap anak adalah membahagiakan orang tuanya. Nah, hal itulah juga yang dirasakan oleh si anak pertama perempuan. Ia akan lebih banyak melakukan hal yang bisa membuat orang tuanya berbahagia.

Kelebihan Anak Perempuan Pertama

  1. Biasanya anak perempuan yang lahir pertama dari saudara-saudaranya akan lebih cerewet tapi sangat peka terhadap semua hal.
  2. Anak perempuan pertama ini juga akan memiliki sifat kemandirian yang sangat baik dan tidak bisa ada yang menandinginya.
  3. Biasanya anak perempuan yang lahir pertama ini juga akan memiliki ambisi untuk mewujudkan mimpinya walaupun hanya berjuang sendirian.
  4. Kedewasaan yang tumbuh pada anak perempuan yang yang lahir pertama ini juga tidak sesuai dengan usianya.
  5. Anak pertama perempuan juga akan selalu memiliki banyak teman dan akan hidup bahagia berdasarkan hobi yang ia gemari.

Fakta Pernikahan Antara Anak Pertama dengan Anak Pertama

Anak pertama yang lahir da keluarganya biasanya ia akan memiliki sifat ambisius, dominan, dan suka mengatur. Anak laki-laki lebih suka mengambil tanggung jawab dan menjadi pemimpin, sedangkan anak perempuan akan bersifat percaya diri, agresif, serta sedikit bossy. Sehingga jika anak pertama menikah dengan anak pertama kemungkinan hasilnya adalah kombinasi keduanya yang sellau ingin mendominasi dan suka mengontrol.

Akan tetapi perlu diingat bahwa, pada dasarnya sebuah hubungan pasti akan mengalami sebuah masalah, sehingga diperlukan sesuatu cara untuk menyelesaikan masalah tersebut agar tidak berlarut-larut. Demikian semoga bermanfaat!!!

Leave a Reply