Penjelasan Mengenai Letak Geografis Indonesia Secara Lengkap

Indonesia merupakan sebuah wilayah yang mempunyai letak geografis yang berdasarkan pada kenampakan alamnya di permukaan bumi. Sudah selayaknya bagi kita untuk mengetahui letak geografis dari Indonesia. Apalagi kita merupakan warga negara yang baik, sangat penting untuk mengetahuinya. Hal yang dapat membantu kita untuk mengetahui letak maupun kedudukan wilayah indonesia adalah dengan kita memiliki pengetahuan tentang letak geografis. Karena dengan kita memiliki pengetahuan tentang letak geografis ini kita dapat mengetahui perbandingan wilayah Indonesia dengan daerah-daerah lainnya atau bila kita melihat dari daerah lain (posisi relatif).

Selain itu juga, dengan adanya letak geografis kita dapat terbantu untuk melihat potensi yang dimiliki oleh wilayah Indonesia sebagai suatu Negara. Bahkan banyak yang menganggap bahwa, Indonesia secara geografis telah memiliki posisi yang sangat strategis.

Letak geografis

Letak geografis sendiri dari Indonesia sendiri memiliki arti bahwa letak Indonesia dilihat dari kenyataan yang sebenarnya di muka bumi. Banyak sekali cara mudah yang bisa digunakan untuk mengetahui letak geografis Indonesia. Misalnya saja dengan memanfaatkan adanya peta dunia, globe, atau atlas dunia. Dari peta, globe dan atlas tersebut maka kita akan melihat peta negara kita yaitu Indonesia. Dari adanya peta tersebut akan nampak bahwa Indonesia secara geografis terletak di antara dua benua dan dua samudera. Dua benua yaitu benua Australia dan Benua Asia, sedangkan dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Jadi, dapat dikatakan bahwa Indonesia berada pada posisi silang dunia atau world cross position. Dengan adanya posisi tersebut membuat Indonesia menjadi pusat jalur lalu lintas dunia. Maka, itulah sebabnya mengapa banyak orang yang menganggap bahwa Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis.

Keberadaan atau letak geografis Indonesia akan menyebabkan beberapa hal berikut ini :

  1. Letak Indonesia yang berada pada persilangan lalu lintas dunia sehingga sangat ramai dan menguntungkan bila ditinjau dari segi ekonomi.
  2. Di indonesia terdapat tiga iklim utama yaitu iklim muson (musim), iklim panas (tropis), dan iklim laut.
  3. Iklim muson atau musim terjadi karena adanya pengaruh angin musim yang bertiup berganti arah setiap setengah tahun sekali. Angin bertiup pada yang berasal dari barat daya dan bersifat basah sehingga menimbulkan terjadinya musim hujan terjadi pada bulan Oktober hingga April. Sementara itu, angin yang bertiup berasal dari timur laut dan bersifat kering sehingga menimbulkan musim kemarau terjadi pada bulan April hingga Oktober.
  4. Iklim panas atau tropis akan menyebabkan udara rata-rata yang ada di Indonesia menjadi panas. Hal tersebut terjadi karena Indonesia merupakan negara yang terletak di sekitar garis khatulistiwa.
  5. Sementara iklim laut telah terjadi karena disebabkan oleh kondisi Indonesoa yang banyak dikelilingi oleh laut dan samudera. Sehingga adanya iklim ini di Indonesia menyebabkan lebih banyak mengalami musim penghujan.

Indonesia selain memiliki letak geografis di atas, dalam skala micro Indonesia secara geografis berbatasan dengan negara-negara yang lainnya. Batas-batas geografis letak Indonesia dengan negara-negara yang lainnya adalah seperti :

  • Sebelah utara, negara Indonesia berbatasan dengan negara Malaysia, Singapura, dan Filipina.
  • Sebelah Selatan, negara Indonesia berbatasan dengan negara Australia.
  • Sebelah Timur, negara Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini.
  • Dan di Sebelah Barat, negara Indonesia berbatasan dengan Samudera Hindia.

Pengaruh Letak Geografis Indonesia

Sudah dijelaskan di atas tadi bahwa letak geografis Indonesia merupakan posisi keberadaan negara Indonesia yang berdasarkan pada letak dan bentuknya di muka bumi. Berdasarkan letak geografisnya, Indonesia memang berada di antara dua benua yaitu benua Australia dan Benua Asia serta dua samudera yaitu samudera pasifik dan samudera hindia. Sehingga hal tersebut membuat indonesia merupakan bagian penting bagi perekonomian di dunia.

Indonesia sendiri merupakan negara yang masuk ke dalam Benua Asia, tepatnya di wilayah Asia Tenggara atau yang lebih dikenal dengan nama ASEAN. Asean terdiri dari 11 negara anggotanya yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Myanmar, Kamboja, Laos, Timor Leste dan juga Indonesia.

Karena letak negara Indonesia yang sangat strategis, maka hal tersebut akan memberikan keuntungan yang sangat besar bagi negara kita. Sehingga kita sebagai penduduk Indonesia diharapkan bisa memanfaatkan kondisi tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran bangsa Indonesia.

Indonesia juga memiliki tetangga dengan banyak negara yang berada di kawasan Asia. Para negara tetangga tersebut sedang menunjukkan geliat pertumbuhan ekonomi yang sangat luar biasa terutama negara Cina, India, dan Thailand. Selain itu juga, letak Indonesia ini berada di titik persilangan perekonomian dunia serta perdagangan Internasional bagi negara-negara yang industrinya maju dan juga berkembang.

Kita memang manusia yang sangat beruntung karena telah berada di negara tercinta ini yaitu Indonesia. Karena letaknya negara Indonesia yang sangat strategis bila dilihat secara geografis maka membuat Indonesia mau tidak mau akan mendapatkan pengaruh dari luar seperti peradaban dunia dan kebudayaan. Bila kita lihat secara nyata saja, kita sudah mengetahui bahwa kebudayaan asing yang masih tumbuh dan berkembang di tanah air tercinta ini seperti kebudayaan bangsa Cina. Banyak sekali kebudayaan-kebudayaan Cina yang masih ada di Indonesia seperti, alat musiknya, perayaannya, keseniannya, pakaian, kuliner, dan masih banyak lagi. Kebudayaan tersebut saat ini masih banyak tersebar di seluruh wilayah Indonesia terutama di pulau Jawa.

Selain kebudayaan Cina yang berkembang di Indonesia, ada lagi kebudayaan asing yang tidak kalah eksis dengan kebudayaan Cina, yaitu kebudayaan Arab. Banyak sekali kebudayaan arab yang masih dapat kita saksikan di Indonesia misalnya saja ketika acara perayaan pernikahan atau perayaan-perayaan hari esar agama Islam.

Indonesia merupakan sebuah negara dengan kepulauan terbesar di dunia. Memang banyak juga negara yang bentuknya kepulauan seperti Jepang, Filipina, dan maladewa. Akan tetapi, negara dengan jumlah kepulauan terbesar di dunia adalah negara Indonesia. Jumlah pulaunya mencapai lebih dari 17.000 pulau yang terbentang dari sabang sampai merauke, dari miangas sampai pulau rote. Hal tersebutlah yang membuat negara Indonesia ini menjadi unik dan memiliki beragam adat istiadat, suku, budaya, ras dan lain-lain. sehingga kita sebagai warga negara yang baik harus serta menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu juga.

Indonesia bukanlah tanpa kelemahan walaupun memiliki letak yang sangat strategis dan bentuk negaranya yang terdiri dari beberapa pulau-pulau. Bahkan hal tersebutlah yang membuat negara Indoensia menjadi rentan dalam mendapatkan ancaman dari luar dan juga sering terkendala masalah koordinasi. Hal tersebut bisa dilihat dari beberapa kasus dan konflik-konflik yang terjadi di daerah perbatasan.

Penjelasan Mengenai Letak Indonesia

  1. Diapit Oleh Dua Benua

 

Bila dilihat dari posisi geografisnya, indonesia terletak diantara 2 benua yaitu benua Australia dan Benua Asia. Posisi tersebut memang sangatlah menguntungkan bagi negara Indonesia karena Indonesia menjadi lalu lintas bagi perdagangan dunia. Tidak hanya itu saja, kondisi yang demikian itu membuat pengaruh kondisi cuaca dan iklim di Indonesia.

  1. Diapit Oleh Dua Samudera

Indonesia berada di antara dua samudera terbesar yang ada di Asia yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Dengan adanya kondisi tersebut membuat pembagian musim yang ada di Indonesia menjadi 2 saja yaitu musim kemarau dan musim hujan.

Keberadaan musim yang ada di Indonesia ini bahwa penentuan kapan terjadinya antara musim panas dan hujan terkadang waktunya sulit untuk ditebak. Sehingga ketika terjadi peralihan antara kedua musim tersebut sering disebut dengan nama musim pancaroba yang artinya musim peralihan yang dapat mempengaruhi keadaan sekitar dan kesehatan manusia.

Selain itu, indonesia juga memiliki keragaman budaya dalam bidang seni, peradaban, bahasa, dan juga agama. Hal ini dikarenakan oleh letak Indonesia yang berada di cross position. Banyak sekali negara-negara yang menjadi mitra dagang bagi negara Indoensia dengan letaknya yang begitu sangat mendukung. Sehingga kegiatan perdagangan yang dilalui di Indonesia menjadi semakin meningkat.

Faktor Pendukung Lain selain adanya letak geografis, di Indonesia juga memiliki letak astronomis, letak fisiografis, letak geologis, dan juga sosial budaya. Mengenai penjelasan masing-masing letak pendukung tersebut, maka simaklah penjelasan berikut ini!

Pengaruh Letak Astronomis Negara Indonesia

Selain memiliki letak geografis, Indonesia juga memiliki letak astronomis. Apa itu letak astronomis? Letak astronomis merupakan letak suatu tempat yang berdasarkan pada garis lintang dan juga garis bujur. Letak astronomis memiliki posisi yang absolut dari sebuah keseluruhan wilayahnya. Memang bila dilihat dari letak astronomisnya, indonesia berada di antara 6 derajat LU – 11 derajat LS dan diantara 95 derajat BT – 141 derajat BT. Yang mana wilayah Indonesia yang masuk ke dalam koordinat titik tersebut adalah Pulau We yaitu berada di titik 6 derajat LU, Pulau Rote berada pada titik 11 derajat LS, paling ujung utara Pulau Sumatera berada di titik 95 derajat BT, dan yang berada di titik 141 derajat BT adalah Pulau Merauke.

Garis lintang adalah garis khayal yang ada pada peta atau pun globe yang sejajar dengan khatulistiwa. Berdasarkan garis lintang, Indonesia terletak di antara 60 LU (lintang utara) – 110 LS (lintang selatan). Selain itu, Indonesia berada di wilayah negara nengan iklim tropis yang memiliki ciri-ciri wilayah sebagai berikut :

  • Memiliki curah hujan yang tinggi
  • Memiliki hutan hujan tropis yang sangat luas
  • Memiliki kelembaban udara yang sangat tinggi
  • Matahari bersinar sepanjang tahun.

Sedangkan garis bujur memiliki arti seperti garis khayal yang ada pada peta maupun globe yang menghubungkan antara kutub utara dan kutub selatan bumi. Keberadaan garis bujur tersebut memiliki dampak pada waktu setempat di suatu negara. Garis bujur 00 letaknya berada di Greenwich. Berdasarkan letak menurut garis bujurnya, Indonesia berada pada garis bujur 950 BT (bujur timur) – 1410 BT (bujur timur). Adanya letak tersebut embuat negara indonesia memiliki tiga pembagian daerah waktu yaitu sebagai berikut :

  • WIB (Waktu Indonesia Bagian Barat)

Daerah di Indonesia yang letaknya berada di bagian barat memiliki selisih waktu lebih 7 terhadap GMT. Wilayah-wilayah yang termasuk dalam WIB adalaha Sumatera, Jawa, Madura, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan pulau-pulau kecil yang berada di sekitarnya.

  • WITA (Waktu Indonesia Bagian Tengah)

Wilayah di Indoensia yang berada di bagian tengah memiliki sleihis waktu lebih 8 terhadap GMT. Wilayah-wilayah yang termasuk dalam WITA adalah Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi, dan pulau-pulau kecil yang berada di sekitarnya.

  • WIT (Waktu Indonesia Bagian Timur)

Daerah Indonesia yang berada di bagian timut memiliki selisih waktu lebih sembilan terhadap GMT. Wilayah-wilayah Indonesia yang termasuk ke dalam WIT adalah Kepulauan Mauluku, Papua, dan pulau-pulau kecil yang berada di sekitarnya.

 

Letak Fisiografis

Letak fisisografis merupakan letak suatu wilayah atau negara yang dapat dilihat dari segi fisiknya yaitu misalnya segi garis lintang dan garis bujur, posisinya dengan wilayah lainnya, jenis-jenis batuan yang ada di dalamnya, relief permukaan bumi, dan segala sesuatu yang erat kaitannya dengan laut. Jadi kesimpulannya bahwa letak fisiografis adalah rangkaian letak dari astronomis indonesia, letak geologis indonesia, letak geografis indonesia serta batasan kelautan indonesia.

Dimana letak tersebut telah dikelilingi oleh tiga lautan yang sangat besar yang merupakan batasan dari kelautan. Ketiga lautan besar tersbeut adalah di bagian timur negara indonesia berhadapan dengan samudera Pasifik, di bagian selatan Indonesia berhadapan dengan Samudera Hindia, dan di bagian Utara negara Indonesia berhadapan dengan Laut Cina Selatan. Karena posisi inilah yang membuat negara indonesia kaya akan keanekaragaman hayati lautnya yang bagitu menarik perhatian di dunia.

 

Letak Geologis

Letak geologis merupakan letak suatu wilayah yang berdasrakan pada keadaan batuan yang telah ada di permukaan bumi di Indonesia. Bila dilihat secara geologis, Indonesia terletak di antara 2 sirkum yaitu Sirkum Mediterania dan juga Sirkum Pasifik. Selain itu, indonesia juga berada dalam tiga lempeng utama dunia yaitu Lempeng Australia, Eurasia, dan Pasifik. Karena letaknya inilah yang membuat negara Indonesia menjadi negara yang rawan terhadap gempa dan juga memiliki banyak gunung berapi yang masih aktif hingga sekarang.

Karena di indonesia masih banyak sekali gunung berapi yang aktif jadi tidak mengherankan bila tanah yang ada di indonesia ini menjadi sangatlah subur. Keadaan tanah yang subur ini disebabkan karena adanya erupsi dari gunung berapi yang masih aktif sehingga menyebabkan tanah menjadi subur dan dapat ditanami dengan berbagai macam jenis tumbuhan.

Secara geologis juga, negara Indonesia juga berada di antara 2 dangkalan yang sangat besar yaitu dangkalan sunda dan dangkalan sahul. Keberadaan dua dangkalan ini akan menyebabkan laut pada bagian timur dan barat indonesia memiliki laut yang dangkal sementara laut bagian tengahnya tetap dalam. Selain itu, letak geologis di indonesia bisa menyebabkan negara ini kaya akan hasil tambang mineralnya karena lautnya sangat luas.

 

Sosial Budaya

Letak sosiologis atau sosial budaya merupakan letak suatu wilayah yang dapat dilihat dari keadaan sosial dan juga budayanya yang bisa berkaitan dengan negara lainnya. Bila dilihat secara umum, kondisi sosial budaya Indonesia sangat beragam bila kita lihat dari suku, kebudayaan, dan juga agamanya yang ada di Indonesia. Banyaknya keanekaragaman inilah yang membuat negara Indonesia menjadi negara yang sangat unik. Karena settiap suku, budaya, dan juga agama yang dianutnya memiliki ciri khasnya masing-masing. Namun, hal itu, tidak menimbulkan kesenjangan sosila bagi mereka. Sehingga masyarakat Indonesia sampai saat ini masih tetap hidup berdampingan secara damai.

 

Demikian semoga bermanfaat!

 

 

Leave a Reply