Alat Reproduksi Pria

2 min read

Alat Reproduksi Pria – Halo sobat pembaca semuanya kembali lagi bersama kami di santinorice.com yang pada kali ini kami akan membahas Alat Reproduksi Pria untuk lebih jelasnya maka simak lah terus penjelasan yang ada dibawah ini.

Alat Reproduksi Pria

Sama dengan pembahasan kita yang sebelumnya tentang alat reproduksi wanita, yang sekarang kita juga nantinya akan membagi bagian organ organ reproduksi jadi 2 kelompok, yaitu alat reproduksi di bagian luar dan juga alat reproduksi di bagian dalam. Berikut ini adalah selengkapnya tentang alat reproduksi pria :

Sebab memang keberhasilan dan fungsi – fungsi reproduksi yang tak cuma tergantung di kesehatan organ reproduksi pada wanita, Namun juga alat – alat reproduksi si pria. Itu yang artinya, Bukan cuma organ reproduksi wanita yang harus berfungsi dengan normal, namun keduanya harus sehat.

Bagian Dalam

Bagian Dalamm
  • Testis

Bila di sistem reproduksi pada wanita yang menghasilkan sel – sel telur yaitu ovarium, maka di reproduksi jantan pada organ yang menghasilkan sperma yaitu testis. Testis yang juga yaitu kelenjar eksokrin serta sekaligus pada endokrin. Fungsi pada eksokrin, yaitu untuk memproduksi sel kelamin pada pria, dan fungsi endokrin, yaitu memproduksi hormon.

Testis yang dibungkus dengan kapsula testikularis terdiri dari lapisan mesotel, sel di otot polos, serta jala-jala pada kapiler yang sudah terbenam di jaringan ikat. Kapsula pada testikularis ini yang nantinya akan menimbulkan kejadian kerutan dengan cara berkala.

Pembentukan pada sperma terjadi dalam tubulus seminiferus. Yaitu saluran panjang yang berlekuk serta berada dalam testis. Di epitel tubulus ada dua jenis sel, yaitu;

Hal ini yang berguna agar bisa mempertahankan tekanan dalam testis, dengan mengatur keluar-masuknya cairan dalam kapiler-kapiler, dan juga mendorong pengeluaran sperma.

  • Sel Sertoli – Sel sel sertoli yang banyaknya tak sama dengan jumlah sel sel pada spermatogenik. Dan sel ini yang berada pada antara sel spermatogonium serta berperan sebagai sel – sel penyokong. Yaitu dengan memberi makan pada sel spermatogenik dan juga menghilangkan sisa dari sitoplasma spermatid juga yaitu bahan residu. 2 sel pada sertoli yang letaknya berdekatan yang nantinya seperti sawar darah bersama dengan jaringan jaringan pada peritubuler. Yang selain diisi dengan tubulus seminiferus, serta testis yang juga diisi dengan sel interstitial terdapat di tubulus seminiferus.
  • Sel Spermatogenik – Yang sesuai dengan namanya, sel spermatogenik yang merupakan cikal bakal sel spermatozoa. Sel yang benih ini awalnya berkromosom diploid, lalu memerlukan waktu kurang lebih 64 hari agar bisa berdifferensiasi serta mengalami spermatogenesis sehingga mempunyai kromosom haploid. Sel sel spermatogonium itu sendiri yang terdiri dari 4 sampai 8 lapis sel.

Bagian Luar

Bagian Luarrr
  • Skrotum

Skrotum yaitu suatu kantung sebagai pembungkus testis. Kantung ini yang terdiri dari lapisan lapisan subkutan, otot polos, dan juga lapisan kulit. Kulit di skrotum mempunyai lipatan-lipatan.

Hal ini yang menjadikan skrotum dapat mengendur untuk menjauhi tubuh pada saat cuaca panas, dan juga mengerut dengan mendekati tubuh pada saat suhu rendah (dingin). Fungsinya yaitu untuk mempertahankan suhu testis untuk stabil hingga spermatogenesis agar terjadi.

  • Penis

Di samping fungsinya sebagai saluran untuk keluarnya air seni di sistem urinaria, di dalam sistem reproduksi penis juga memiliki 2 fungsi yaitu sebagai tempat keluarnya cairan dan juga alat kopulasi.

Ketiga tabung itulah yang sangat berperan di dalam proses ereksi serta ejakulasi.Penis juga yang dilapisi dengan kulit yang cukup tipis serta halus dengan bagian – bagian ujung dengan melipat yang disebut dengan preputium, bagian – bagian inilah yang nantinya akan dipotong pada saat khitan. Selain itu, di kulit penis juga yang terdapat di kelenjar keringat, kelenjar lemak, serta folikel rambut.

Penis juga yang merupakan organ organ yang sifatnya erektil yang sudah disusun dari 3 tabung erektil yaitu sepasang corpora cavernosa serta sebuah corpora spongiosa yang semuanya akan berakhir di gland penis,pada sekeliling tabung yang diliputi jaringan ikat serta banyak otot polos.

Meskipun seperti itu, air semen dan juga air seni yang tidak akan keluar secara bersamaan, karena saat terjadinya ejakulasi (keluarnya sperma) otot-otot di kandung kemih yang nantinya akan mengerut agar bisa mencegah sperma masuk ke urine yang ada di dalamnya dan juga tidak akan ikut keluar.

Selesai sudah pembahasan kita pada kesempatan kali ini tentang Alat Reproduksi Pria semoga dengan dibuatnya artikel ini dapat membantu kalian semuanya dan terimakasih sudah berkunjung dan membaca.

Baca Juga