Cara Membuat Abstrak

6 min read


Cara Membuat Abstrak

Cara Membuat Abstrak – Abstrak Adalah? Berikut ini rangkuman makalah materi tentang Abstrak yang dibahas mulai dari pengertian, jenis, jurnal, tujuan, ciri, makalah, peran, makna, konsep, contoh, cara membuat abstrak secara lengkap.

Apa Itu Abstrak ?

Abstrak adalah ringkasan dari isi karya ilmiah yang berfungsi sebagai alat pembaca untuk memahami inti dari tujuan penulis.

Dalam dunia pendidikan, tulisan cepat ini digunakan oleh institusi atau institusi sebagai informasi pertama tentang penelitian ketika dipublikasikan dalam jurnal, seminar, lokakarya, dan lainnya. Dalam dunia abstrak Internet digunakan untuk membaca deskripsi singkat karya ilmiah, seperti tampilan barang di tampilan depan, yang harus digunakan jauh sebelum pembelian. maka bagian penuh akan diberikan kepada mereka yang tertarik membelinya.

Fungsi Dari Abstrak

Fungsi abstrak adalah untuk menyediakan pembaca dengan potret informasi dari isi makalah ilmiah. Penjelasan sederhana menyederhanakan pengunggahan ke dunia maya dan memudahkan pembaca untuk memahami esensi dan isi dari makalah ilmiah.

Macam – Macam Abstrak

Abstrak juga memiliki beberapa jenis yang dikategorikan dalam fungsi dan orientasi pembaca Cara Membuat Abstrak. Hanya saja secara umum hanya dua jenis abstrak yang diketahui, yaitu :

  • Abstrak informatif
    Merupakan dokumen abstrak yang berisi informasi penting, umum, kualitatif dan kuantitatif. Ringkasan ini lebih panjang dari ringkasan lainnya, karena dibuat sebaik mungkin, tetapi tidak mengubah konten atau arti font asli.
  • Abstrak indikasi
    Ringkasan ini menetapkan isi surat atau dokumen berdasarkan pernyataan umum dan tidak berisi data kuantitatif atau informasi terperinci tentang hasil dalam bentuk dokumen prosedural, dokumen diskusi, dan esai.

Sifat Abstrak

Abstrak bersifat informatif dan deskriptif, yaitu data atau informasi yang terkandung dalam abstrak didasarkan pada data dan fakta yang ada. dan tidak disarankan untuk memasukkan secara singkat informasi yang tidak mengandung data dan fakta yang benar dalam ringkasan. Ketika kesimpulan diambil, ringkasan memiliki karakteristik sebagai berikut:

  1. Hapus
  2. Benar
  3. Ringkas
  4. tujuan
  5. Berdiri sendiri

Elemen Abstrak

Untuk membuat abstrak ini abstrak yang baik, 4 elemen ini harus ada :

  1. Argumen logis harus disertai dengan pengamatan untuk menyelesaikan masalah
  2. Metode atau pendekatan harus digunakan untuk menyelesaikan masalah
  3. Hasil telah dicapai dan ada kesimpulan yang bisa ditarik.
  4. Setiap elemen harus sederhana / ringkas dan jelas

Cara Membuat Abstrak

Setelah Anda mengetahui aturan umum untuk menulis ringkasan, Anda akan belajar cara membuat ringkasan yang baik dan benar. Orang yang membaca ringkasan yang Anda buat dapat dengan mudah dimengerti. Beberapa hal yang perlu dipahami untuk membuat abstrak adalah :

1. Jumlah Kata

Cara pertama untuk menulis abstrak adalah jumlah kata maksimum menjadi 150 kata. Jumlah ini adalah aturan umum yang perlu dipahami setiap peneliti. 150 kata bukan angka absolut. Namun, di Indonesia saat ini aturannya adalah bahwa jumlah kata yang digunakan dalam font abstrak adalah antara 100 dan 150 suku kata.

2. Spasi Baris

Jika Anda tahu jumlah kata yang dibutuhkan, Anda tahu bahwa ruang di antara baris untuk membuat ringkasan adalah 1 (ruang sederhana). Tujuannya adalah untuk menyingkat abstrak dan memasukkan abstrak Indonesia dan Inggris pada satu halaman

3. Penulisan Bahasa Asing

Penggunaan bahasa asing dalam ringkasan yang dibuat harus ditulis miring dalam font. Bahasa asing tidak hanya mencakup bahasa Inggris tetapi juga bahasa ilmiah yang ditulis dalam tulisan abstrak.

4. Jumlah Paragaraf

Contoh abstrak dari karya ilmiah yang ada terdiri dari tiga paragraf. Ini adalah ketentuan umum dalam penulisan abstrak yang baik. Setiap metode untuk membuat abstrak terdiri dari tiga paragraf :

  • Yang pertama meliputi : judul penelitian, rumusan masalah, latar belakang dan tujuan penelitian.
  • Yang kedua meliputi: metode penelitian, teknik analisis data, landasan teori.
  • Ketiga, meliputi: hasil atau kesimpulan dari penelitian yang dilakukan.

Namun, dalam alfabetisasi lain, dicatat bahwa jumlah paragraf paragraf abstrak hanya terdiri dari satu paragraf yang berisi tiga paragraf di atas. Untuk alasan itu, adalah ide yang baik untuk bertanya kepada instruktur atau supervisor Anda tentang jumlah paragraf yang akan digunakan dalam penelitian yang akan kami lakukan.

5. Bahasa

Dalam Penulisan Abstrak Bahasa yang digunakan adalah bahasa induk dan bahasa global. Dalam hal ini, bahasa asli adalah bahasa Indonesia dan bahasa global adalah bahasa Inggris, yang digunakan sebagai bahasa tinjauan abstrak.

6. Kata Kunci

Pada akhirnya, cara membuat ringkasan dengan kata kunci yang diberikan terkait dengan penelitian yang dilakukan. Jumlah kata kunci yang ditentukan adalah antara 3 dan 5 kata, dipisahkan dengan koma (,).

7. Pendek, Padat dan Jernih

Saat menulis abstrak, perlu untuk menulis abstrak yang akurat, tepat dan jelas. Dengan demikian, jumlah kata yang digunakan bukanlah pemborosan. Juga, pokok-pokok yang akan dibahas dalam masing-masing paragraf tidak berasal dari penulisan ringkasan yang baik dan benar.

Contoh Membuat Abstrak Penelitian

Jika Anda sudah tahu cara bekerja dengan menulis abstrak untuk membuat abstrak yang sesuai dengan aturan. Berikut adalah beberapa contoh abstrak yang dapat Anda rujuk ketika membuat ringkasan yang baik dan benar. Di bawah contoh abstrak yang benar.

A. Contoh Proyek Akhir dari Tagihan Akhir

– Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris dampak dari pengalaman audit, pengetahuan audit, tekanan kepatuhan dan lokasi kontrol pada pendapat auditor. Analisis ini menggunakan variabel independen, yaitu pengalaman ujian, kompetensi ujian, tekanan kepatuhan, dan lokasi kontrol. Variabel dependen adalah opini audit.

Sampel penelitian ini adalah pemeriksa yang bekerja untuk Badan Pemeriksa Keuangan Indonesia (BPK) perwakilan provinsi Yogyakarta. Sampel dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan sampel yang sesuai. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, yang didistribusikan langsung ke pemeriksa 35 kuesioner. Metode statistik menggunakan analisis regresi linier berganda, hipotesis menguji uji statistik t.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman audit, otoritas audit dan lokasi kontrol memiliki dampak signifikan pada pendapat auditor, bahwa kepatuhan secara signifikan mempengaruhi opini auditor, tetapi kompleksitas tugas tidak secara signifikan mempengaruhi opini auditor.

Kata kunci : opini audit, pengalaman ujian, kompetensi ujian, tekanan kepatuhan, kompleksitas tugas, dan lokasi kontrol.

B. Contoh dari Tugas Akhir Elektroteknik Abstrak

  • Abstrak

Kebutuhan energi listrik yang terus meningkat setiap tahun di Indonesia dan banyak perkembangan pembangunan industri dalam rangka meningkatkan perekonomian Indonesia. Karena itu pemerintah harus lebih baik dalam sistem distribusi listrik untuk konsumen baik masyarakat maupun industri
dalam SUTT 150kV.

Dalam pendistribusian jaringan transmisi listrik terdapat pipa dari pembangkit listrik ke pelanggan telah kehilangan daya yang disebabkan beberapa gangguan yang terjadi pada saluran transmisi. Dengan konduktor yang lebih panjang membuat kompensasi daya menjadi lebih besar. Jadi tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung daya yang hilang di saluran transmisi SUTT 150kV. Penghitungan.

Baca Juga : Metode Penelitian Kuantitatif

Penghitungan dilakukan kompensasi daya tertinggi dan transmisi daya kompensasi. Tegangan jatuh paling tinggi adalah jalur Saguling Baloi ke batu besar Saguling 0,175% dan ditambah dengan transmisi yang ada di bulan Februari 2016 sebesar 303.380,33 KWh sehingga jika dalam rupiah Rp 390.450.484,71. Jadi dari kesimpulan akhir yang ditambah dengan yang terjadi di Batam terus turun menjadi 1% waktu kebal 1 tahun.

Kata kunci : kompensasi daya

C. Contoh Tugas Akhir Teknik Mesin

  • Abstrak

Perusahaan transportasi meluncurkan kendaraan roda empat dengan mesin yang mampu bekerja pada kecepatan rendah dan kecepatan tinggi. VTEC meningkatkan perusahaan dengan menggabungkan VTC (variable timing control) dari penggabungan kedua teknologi ini untuk menciptakan i-VTEC (timing variable-valve cerdas dan kontrol pengangkat elektronik). Teknologi IVTEC digunakan untuk meningkatkan daya pada kecepatan rendah, sedang dan tinggi sekaligus meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang, i-VTEC hanya bekerja pada katup intake. Gambaran dasar i-VTEC adalah mengoptimalkan torsi mesin pada setiap kecepatan dan kondisi pengemudi dapat menghasilkan konsumsi bahan bakar yang efisien dan tingkat emisi yang sangat rendah.

Baca Juga : Teknik Analisis Data Kualitatif

Mesin I-VTEC dari 1.500 CC kendaraan roda empat pada 2013 sebagai mesin uji dalam penelitian ini. Pengujian dilakukan sebanyak tujuh (7) kali dengan menggunakan dinamometer AFR dan peralatan uji. Hasil pengujian dalam bentuk gambar grafik kemudian dilakukan perhitungan untuk menentukan daya, torsi, dan AFR dengan menggunakan software statistik digitizer plot. Bagian dari proses konsumsi bahan bakar pada penelitian dilakukan dengan pengujian langsung di Ring Road Yogyakarta.

Baca Juga : Pengertian Sosiologi

Hasil tenaga penelitian dan torsi yang dihasilkan dengan menggunakan bahan bakar premium lebih rendah dari spesifikasi pabrikan dengan bahan bakar Pertamax. Daya maksimum untuk bahan bakar premium 81,86 (hp) pada putaran mesin 4694 (rpm) dan torsi maksimum 93,7 (Nm) pada putaran mesin 3546 (rpm), sedangkan data dari spesifikasi pabrikan dengan bahan bakar Pertamax yaitu daya maksimum 120 (hp) pada putaran mesin 6600 (rpm) dan torsi maksimum 145 (Nm) pada putaran mesin 4800 (rpm). Hasil untuk konsumsi bahan bakar dengan menggunakan bahan bakar premium yaitu 15,46 (Km / liter) dan AFR maksimum adalah 14,7 kg air per 1 kg bahan bakar.

Kata kunci: teknologi mesin i-VTEC, daya, torsi, konsumsi bahan bakar, AFR (Air Fuel Ratio).

D. Contoh Laporan Penelitian Abstrak

  • RINGKASAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profitabilitas, leverage, pertumbuhan, dan arus kas bebas dari rasio pembayaran dividen perusahaan dengan mempertimbangkan tata kelola perusahaan sebagai variabel intervening. Subjek penelitian ini adalah perusahaan yang diberi peringkat oleh Institut Tata Kelola Perusahaan Indonesia (IICG) untuk periode 2006-2011 dan menerbitkan akun tahunannya pada tanggal 31 Desember.

Sampel penelitian ini terdiri dari 81 perusahaan yang dipilih sesuai dengan metode purposive sampling. Alat analisis adalah regresi sederhana dan analisis jalur. Studi ini menemukan bahwa hanya tiga hipotesis yang diterima, hipotesis lain ditolak.

Studi ini menyimpulkan bahwa profitabilitas tidak mempengaruhi rasio pembayaran, leverage berpengaruh negatif terhadap rasio pembayaran, pertumbuhan berdampak negatif pada rasio pembayaran, arus kas bebas memiliki dampak positif pada rasio pembayaran, dan kemungkinan tata kelola perusahaan tidak dipengaruhi secara positif. Leverage memiliki efek positif pada tata kelola perusahaan, dan pertumbuhan tidak memiliki dampak positif pada tata kelola perusahaan. Aliran kas bebas tidak berdampak pada tata kelola perusahaan, tata kelola perusahaan tidak berdampak pada rasio pembayaran dan tata kelola perusahaan dimasukkan sebagai variabel intervening dalam model.

Kata kunci: rasio pembayaran dividen (DVR), profitabilitas (ROA), leverage (DER), pertumbuhan (PERTUMBUHAN),
Free Cash Flow (FCF), Tata Kelola Perusahaan (CG)

E. Contoh membuat ringkasan bahasa Inggris

  • Abstrak

Kebugaran adalah kemampuan tubuh untuk menyesuaikan fungsi organ terhadap lingkungan dan aktivitas yang dilakukan tanpa kelelahan parah yang dapat dipulihkan dan melakukan aktivitas fisik lainnya dengan baik. Pelatihan Kebugaran adalah salah satu upaya preventif untuk menjaga kesehatan. Kebugaran dapat dicapai ketika aktivitas fisik seperti olahraga dilakukan secara rutin. Wanita dengan rasio lemak terhadap otot yang memiliki rasio lemak lebih banyak, sangat membutuhkan olahraga untuk meningkatkan kebugaran. Meningkatkan kebugaran dapat dilakukan dengan melakukan aktivitas seperti senam aerobik atau yoga, sehingga perlu dipelajari tentang kebugaran pada wanita yang melakukan yoga dan senam aerobik. Ini

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kebugaran antara peserta wanita yoga dan senam aerobik di studio aerobik bernama Bellina Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian komparatif kuantitatif dan menggunakan desain penelitian cross-sectional. Populasi yang digunakan adalah peserta wanita di studio aerobik Bellina Yogyakarta. Sampel yang diambil sebanyak 64 orang dengan teknik non-random sampling yang terdiri dari 32 orang peserta latihan yoga dan 32 peserta senam aerobik. Instrumen penelitian yang digunakan adalah bangku, metronom, dan stopwatch Harvard. Analisis data yang digunakan adalah independent t-test untuk mengetahui perbedaan antar variabel apakah bernilai atau tidak.

Hasil penelitian menggunakan independent t test yang menunjukkan Nilai P 0,004 (p <0,005) yang berarti terdapat perbedaan tingkat kebugaran antara wanita yang mengikuti yoga dan senam aerobik di studio aerobik Bellina Yogyakarta yaitu wanita yang mengikuti senam aerob secara signifikan memiliki tingkat kebugaran yang lebih baik dibandingkan dengan wanita yang berpartisipasi dalam yoga. Sejumlah peserta senam aerobik dengan tingkat kebugaran yang baik adalah 10 orang (31,3%) dan pada yoga, peserta adalah 6 orang (18,8%)

Kata kunci: kebugaran, wanita, yoga, senam aerobik.

Demikian Pembahasan Kita Kali ini Mengenai Cara Membuat Abstrak. Baca juga Teknik Analisis Data Kualitatif . Semoga Bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita