Ciri Ciri Demokrasi

4 min read


Ciri Ciri Demokrasi

Ciri Ciri Demokrasi – Secara etimologis, kata Demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu “Demos” dan “Kratos”Demos berarti rakyat/ khalayak, dan Kratos berarti pemerintahaan.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengertian Demokrasi adalah sebuah pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat.

Demokrasi secara umum yaitu suatu sistem pemerintahan dimana, semua warga negaranya mempunyai hak dan kesempatan yang sama/setara untuk berkontribusi didalam sebuah proses pengambilan keputusan/kesepakatan yang mempengaruhi kehidupan mereka.

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli

Di bawah ini terdapat sejumlah pengertian Demokrasi yang dikemukakan oleh para ahli, yaitu sebagai berikut :

1. Abraham Lincoln

Menurut Abraham Lincoln, Demokrasi merupakan suatu sistem pemerintahan yang dibentuk dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

2. Charles costello

Menurut Charles Costello, Demokrasi merupakan sebuah sistem sosial dan politik pemerintahan diri dengan kekuasaan pemerintah yang dibatasi oleh hukum dan budaya dalam melindungi hak dari setiap warga negaranya.

3. Sidney Hook

Menurut Sidney Hook, Demokrasi merupakan sebuah sistem pemerintahan yang dimana keputusan-keputusan penting pemerintah, baik itu secara langsung ataupun tidak langsung dibuat berdasarkan dengan kesepakatan mayoritas yang diberikan kepada rakyat yang sudah berusia dewasa secara bebas.

4. Hans Kelsen

Menurut Hans Kelsen, Demokrasi merupakan sebuah pemerintahan yang dilaksanakan dan diadakan dari rakyat dan bagi rakyat.

Dalam hal ini, wakil-wakil rakyat yang sudah dipilih merupakan pelaksana dari kekuasaan negara, dimana rakyat yang telah memiliki keyakinan tersebut mengatakan bahwa segala kehendak serta kepentingan mereka akan selalu diperhatikan dalam pelaksanaan pemerintahan tersebut.

Ciri Ciri Demokrasi

Negara kita dapat dikatakan sudah menerapkan sistem demokrasi, jika berbagai karakteristik Demokrasi ini sudah digunakan. Berikut ini terdapat ciri-ciri dari Demokrasi yang bisa kamu perhatikan, yaitu :

  1. Seluruh keputusan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah
    Hal ini selalu berlandaskan atas aspirasi dan juga kepentingan dari warga negaranya. Jadi bukan berdasarkan atas kepentingan pribadi atau kelompok saja, sehingga dapat mencegah praktek korupsi yang semakin merajalela.
  2. Menerapkan Ciri Konstitusional
    Hal ini sangat berkaitan dengan kehendak, kepentingan atau kekuasaan rakyat. Dimana hal-hal tersebut sudah tercantum di dalam penetapan hukum ataupun undang-undang yang berlaku.
  3. Mempunyai Perwakilan Rakyat
    Seperti di Negara Indonesia, terdapat lembaga legeslatif yang bernama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sehingga urusan negara, kekuasaan dan kedaulatan rakyat sudah ditangani oleh anggota dewan yang sudah terpilih melalui pemilihan umum.
  4. Menyelenggarakan Pemilihan Umum (PEMILU)
    Pemilu juga biasa disebut sebagai pesta rakyat, pesta ini harus digelar secara berkala, sehingga terpilih perwakilan atau pemimpin untuk menjalankan roda pemerintahan.
  5. Terdapat Sistem Kepartaian
    Partai merupakan sebuah sarana atau media untuk melaksanakan sistemDemokrasi. Dengan adanya sebuah partai, rakyat bisa memilih siapa sja untuk menjadi wakil rakyat sebagai penerus aspirasi.

Prinsip Prinsip Demokrasi

prinsip Demokrasi

Didalam pelaksanaan Demokrasi, hal ini harus sesuai dengan prinsip-prinsip yang sudah ditetapkan. Berikut ini beberapa prinsip dari Demokrasi, yaitu sebagai berikut ini :

1. Negara Berdasarkan Konstitusi

Konstitusi atau Undang-Undang adalah suatu norma sistem Politik dan Hukum yang sudah dibuat oleh pemerintah secara tertulis. Konstitusi juga dijadikan sebagai landasan dalam menjalankan sistem Negara dan berfungsi sebagai batasan kekuasaan pemerintah agar dapat memenuhi hak dari individu.

2. Peradilan Tidak Memihak dan Bebas

Pemerintah tidak boleh melakukan sebuah intervensi dalam proses peradilan karena, sistem Pemerintahan Demokrasi sudah menganut Peradilan yang bebas.

Artinya, semua proses peradilan harus netral, agar dapat melihat permasalahan yang terjadi secara jernih sehingga akan menghasilkan keputusan yang adil terhadap perkara yang sedang ditangani.

3. Kebebasan Berpendapat dan Berserikat

Di dalam sistem pemerintahan dengan sistem Semokrasi, setiap warga negaranya dapat membentuk sebuah organisasi/berserikat dan memiliki hak untuk menyampaikan pendapatnya.

Namun pada saat pelaksanaannya, penyampaian pendapat atau sebuah aspirasi harus dilakukan dengan sebijak-bijaknya agar dapat berjalan dengan baik.

4. Adanya Pergantian Pemerintahan

Sesuai dengan pengertian Demokrasi diatas, pergantian pemerintahan harus dilakukan secara berkala, sehingga akan meminimalisir penyalahgunaan dari kekuasaan yang diberikan,misalnya tindakan korupsi, kolusi, dan juga nepotisme, seperti yang sudah pernah terjadi pada masa pemerintahan Orde Baru.

Proses pemilihan umum dilakukan dengan jujur dan adil untuk memilih pemimpin yang bisa diandalkan dalam menjalankan suatu sistem pemerintahan.

5. Kedudukan Rakyat Sama di Mata Hukum

Di dalam sistem Demokrasi, penegakan hukum dilakukan dengan memperhatikan keadilan dan juga kebenaran tanpa pandang bulu.

Artinya, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di dalam hukum serta pelaku pelanggar hukum akan mendapatkan hukuman yang tegas sesuai dengan pelanggarannya.

6. Adanya Jaminan Hak Asasi Manusia

Sesuai dengan makna Demokrasi, perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi hal yang paling utama di dalam sebuah sistem Demokrasi. Pemerintah dan semua Insititusinya harus menghormati dan menghargai HAM, serta melakukan tindakan yang tegas terhadap pelaku pelanggaran HAM.

7. Adanya Kebebasan Pers

Salah satu cara masyarakat untuk menyampaikan pendapatnya kepada pemerintah yaitu melalui Pers. Di dalam sistem pemerintahan demokrasi, Pers memiliki kebebasan dalam menyampaikan kritik dan juga saran yang diberikan oleh masyarakat kepada pemerintah dalam proses penetapan kebijakan.

Pers juga berfungsi sebagai media sosialisasi program-program yang akan dibuat oleh pemerintah kepada masyarakat. Dengan begitu, maka komunikasi antara pemerintah dan rakyat dapat terjalin dengan baik dan harmonis.

Macam-Macam Demokrasi

Macam-Macam Demokrasi dapat dilihat dari fokus perhatiannya, dan penyaluran kehendak rakyatnya. Berikut ini penjelasannya yaitu antara lain :

1. Sistem Demokrasi Berdasarkan pada Fokus Perhatiannya :

  1. Sistem Demokrasi Formal, yaitu sebuah Sistem yang tidak mengurangi kesenjangan ekonomi sedikit pun, dan sangat fokus kepada sektor politik.
  2. Demokrasi Material, yaitu sebuah Sistem yang tidak mengurangi kesenjangan politik sedikit pun, dan hanya fokus pada bidang ekonomi.
  3. Sistem Demokrasi Gabungan, yaitu sebuah Sistem yang merupakan gabungan dari Demokrasi Material dan formal.

2. Demokrasi Berdasarkan pada Penyaluran Kehendak Rakyat :

  1. Direct Democracy (Demokrasi Langsung), yaitu suatu Sistem pemerintahan yang melibatkan rakyat secara langsung. Khususnya didalam penetapan keputusan, seperti Pemilihan Umum (Pemilu).
  2. Indirect Democracy (Demokrasi Tidak Langsung), yaitu suatu Sistem pemerintahan yang tidak melibatkan rakyat secara langsung di dalam penetapan keputusan. Misalnya seperti, keputusan yang dirumuskan dan ditetapkan oleh wakil rakyat yaitu DPR, DPD, dan DPRD.

3. Sistem Demokrasi Berdasarkan Ideologinya :

  • Demokrasi Liberal, yaitu sebuah ideologi Demokrasi yang berlandaskan pada kebebasan dari individu/perorangan. Didalam proses pelaksanaannya, suatu Negara memiliki kekuasaan yang sangat terbatas dan harus memberikan perlindungan terhadap hak-hak individual dalam kehidupan warga negaranya.
  • Demokrasi Sosial, yaitu suatu sistem ideologi Demokrasi yang berlandaskan pada komunalisme rakyat pada suatu negara. Artinya, dalam pelaksanaannya, suatu Negara menjadi pemilik kekuasaan yang paling dominan untuk mewakili rakyatnya.
  • Demokrasi Pancasila, yaitu sebuah ideologi Demokrasi yang berlandaskan kepada nilai-nilai yang tercamtum didalam Pancasila. Negara Indonesia menganut sistem Demokrasi Pancasila, seperti yang tertuang didalam sila ke-4 dari Pancasila.

Negara Negara yang memakai Sistem Demokrasi

Selain Indonesia, masih banyak lagi Negara yang menggunakan sistem demokrasi didalam pemerintahannya, yaitu berikut ini diantaranya :

  • India
  • Amerika Serikat
  • Indonesia
  • Brazil
  • Pakistan
  • Negeria, dan lain sebagainya.

Contoh Penerapan Sistem Demokrasi

Berikut ini terdapat beberapa Contoh dari penerapan sistem Demokrasi didalam kehidupan masyarakat, yaitu diantaranya :

  1. Bahu-membahu dalam melindungi dan menjaga kedamaian didlam ruang lingkup masyarakat.
  2. Bahu bahu membahu dalam rangka menyampaikan usulan untuk perkembangan dan kesejahteraan masyarakat.
  3. Saling tenggang rasa kepada satu sama lainnya.
  4. Menghargai opini yang diberikan oleh orang lain.
  5. Mengemukakan pendapat serta kritikan dan juga saran demi kesejahteraan umum.
  6. Mengelola dana dengan proses yang baik dan benar.
  7. Seluruh anggota keluarga harus menerapkan keadilan tanpa adanya rasa pilih kasih.
  8. Masing-masing anggota keluarga harus melaksanakan hak dan kewajiban mereka dengan tugasnya di dalam keluarga.
  9. Sadar akan masing-masing tugas dan juga kewajiban yang sudah diberikan didalam keluarga.
Apa yang dimkasud dengan Sistem Demokrasi?

Demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat.

Pembangunan sistem Demokrasi dibuat dengan menggunakan tiga pilar, yaitu? 

1. Pancasila
2. UUD 1945, dan
3. Bhineka Tinggal Ika

Sebutkan beberapa negara yang memakai Sistem Demokrasi?

Negara yang memakai Sistem Demokrasi, seperti India, Amerika Serikat, Indonesia, Pakistan dan lain sebagainya.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru bagi para pembaca. Terimakasih

Artikel Terkait Lainnya :

Pidato Pendidikan

Guru Ulia
3 min read

Pidato Kemerdekaan

Guru Ulia
2 min read

Konjungsi Korelatif

Guru Ulia
2 min read