Ciri Khusus Eceng Gondok

3 min read


Ciri Khusus Eceng Gondok

Ciri Khusus Eceng Gondok – Tidak semua tumbuhan bisa hidup di daratan saja, tetapi ada sebagian tumbuhan yang justru hidup di lingkungan perairan. Tumbuhan memang mempunyai lingkungan hidup yang berbeda-beda, dan hanya tumbuhan tertentu saja lah yang mampu hidup di air atau misalnya di lingkuan ekstrim seperti wilayah bersalju.

Di Indonesia sendiri, selain tumbuhan dapat hidup di dataran rendah dan dataran tinggi. Namun, ada juga loh yang hidup di air seperti misalnya tanaman Eceng Gondok ini.

Apakah kalian sudah mengetahui ini bunga jenis apa? Tentu saja kalian semua sudah mengetahui, bunga ini sangat sering dianggap sebagai Gulma daripada sebagai tumbuhan. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut, yuk kita ikuti terus pembahasan dibawah ini.

Apa itu Eceng Gondok?

Eceng Gondok merupakan salah satu jenis tumbuhan yang hidup dengan cara mengapung di permukaan air. Tumbuhan dengan nama ilmiah Eichhornia Crassipes ini memamng sangat mudah untuk kita temukan di rawa-rawa ataupun sungai yang berada di berbagai daerah misalnya di Indonesia.

Tanaman Eceng Gondok dapat berkembang biak dengan sangat cepat sehingga tak perlu membutuhkan waktu lama lagi bagi Eceng Gondok untuk menyebar dan menutupi seluruh permukaan dari sungai atau rawa-rawa.

Dalam waktu 5 bulan saja, 10 buah tumbuhan Eceng Gondok akan berubah menjadi 700.000 tumbuhan Eceng Gondok. Oleh sebab itu, Eceng Gondok seringkali dikategorikan sebagai gulma yang bisa merusak ekosistem air. 

Baca Juga : 12 Buah yang Mengandung Vitamin C Terbanyak Di Dunia

Ciri Khusus Eceng Gondok

Jika dilihat secara fisik, Eceng Gondok mempunyai tinggi sekitar 0,4 meter sampai 0,8 meter. Tanaman Eceng Gondok ini tidak mempunyai batang, namun tanaman ini memiliki daun tunggal dengan permukaan yang licin dan berwarna hijau. 

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut lagi, yuk kita simak penjabaran dibawah ini :

1. Akar Eceng Gondok

Ciri Khusus Eceng Gondok

Tanaman Eceng Gondok memiliki akar serabut namun tidak bercabang, namun akar dari tanaman ini memiliki tudung yang biasa disebut sebagai tudung akar.

Akar dari Eceng Gondok ditumbuhi oleh bulu-bulu halus yang berfungsi sebagai jangkar bagi tanaman. Pada bagian ujung akar terdapat kantung akar yang berwarna sedikit kemerahan jika terkena sinar matahari.

Akar yang terdapat pada Eceng Gondok ini berfungsi untuk menjerat lumpur dan juga partikel-partikel yang terlarut didalam air.

2. Daun Eceng Gondok

Ciri Khusus Eceng Gondok

Tanaman Eceng Gondok mempunyai daun yang terletak di atas permukaan air dan termasuk ke dalam jenis Makrofita. Eceng Gondok tidak memiliki batang, namnun tanaman ini memiliki daun tunggal yang berbentuk oval dengan pangkal yang runcing (Acumintus).

Daun dari tanaman ini berwarna hijau, bertangkai, dan pada permukaannya mengkilat yang tersusun di atas roset akar.

Tepi daun dari tanaman ini rata (tidak bergerigi) dengan panjang sekitar 7 cm – 25 cm. Daun dari tanaman Eceng Gondok ini memiliki lapisan rongga udara, sehingga dengan mudah membuat Eceng Gondok mengapung di atas permukaan air.

3. Bunga Eceng Gondok

Ciri Khusus Eceng Gondok

Selain daun, Eceng Gondok juga memiliki bunga yang berwarna hasil dari gradasi ungu dan putih, berjumlah cukup banyak bahkan bisa mencapai 6 sampai 35 buah. Eceng Gondok menghasilkan bunga yang majemuk.

Bunga Eceng Gondok berbentuk capsula (kotak sejati), warna hijau dan beruang tiga. Bunga Eceng Gondok terdiri dari enam mahkota. Pada mahkota pertama (paling atas) memiliki bintik-bintik kuning yang dikelilingi oleh warna ungu gelap.

Baca Juga : Fungsi Auksin

4. Biji Eceng Gondok

Biji pada tumbuhan eceng gondok memiliki warna kehitam-hitaman yang terletak didalam buah. Didalam buah Eceng Gondok memiliki tiga ruang yang sangat sempit nah ditempat itulah biji-biji tersebut disimpan. Buah Eceng Gondok mempunyai panjang sekitar 1 cm – 1,5 cm.

Dalam satu buah Eceng Gondok mampu menampung hingga 300 biji Eceng Gondok. Biji yang dihasilkan oleh ecang gondok ini lah yang nantinya akan tumbuh menjadi tanaman Eceng Gondok yang baru disekitarnya.

Habitat Dari Eceng Gondok

Eceng Gondok memiliki habitat di tanah basah, rawa-rawa, dan juga kolam-kolam yang dangkal. Namun, tak jarang juga Eceng Gondok dapat ditemui di perairan yang alirannya sangat lambat, seperti danau, dan mulut sungai.

Tumbuhan Eceng Gondok mampu beradaptasi dengan perubahan cuaca atau lingkungan yang sangat ekstrem, mulai dari ketinggian air, perubahan ketersediaan nutrient, pH, arus air, hingga ke temperature dan racun-racun yang ada didalam air.

Menurut laporan dari Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization / FAO), air yang memiliki kandungan Nutrien tinggi, terutama air yang banyak mengandung Nitrogen, Fosfat, serta Potasium, menjadi salah satu penyebab mengapa Eceng Gondok dapat tumbuh dengan cepat.

Sebaliknya, jika dengan air yang banyak mengandung garam, justru Eceng Gondok akan terhambat perkembangbiakannya seperti yang terjadi di danau-danau dekat pantai Afrika Barat.

Eceng Gondok akan bertambah banyak hanya sepanjang musim hujan dan berkurang saat musim kemarau karena kandungan garam didalam air tersebut naik.

Baca Juga : Buah – Buahan dengan Kandungan Vitamin C Paling Banyak

Manfaat Tanaman Eceng Gondok

Ternyata, selain menimbulkan efek negatif tetapi tumbuhan eceng gondok juga memiliki beberapa manfaat yang dapat digunakan oleh manusia. Berikut ini beberapa manfaat tersebut, yaitu diantaranya adalah :

1. Manfaat Eceng Gondok Bagi Kesehatan

Tanaman Eceng gondok juga dapat digunakan dan diambil manfaatnya untuk kesehatan tubuh, seperti :

  1. Mampu mengobati dan membasmi penyakit bisul.
  2. Berfungsi untuk menghilangkan efek gatal yang terjadi pada kulit akibat bakteri dan juga virus.
  3. Mampu menyembuhkan gangguan penyumbatan yang terjadi pada saluran air seni.
  4. Digunakan untuk menghilangkan gangguan yang terjadi pada tenggorokan seperti tenggorokan gatal dan batuk.
  5. Tanaman ini juga kaya dengan vitamin A, C, dan B1, serta beberapa Zat lainnya yang bermanfaat seperti, Karbohidrat, Protein, Zat Besi, Kalsium, Fosfor, dan juga Kalori.

2. Manfaat Eceng Gondok untuk Membersihkan Polutan Berat

Manfaat luar biasa lainnya dari tanaman ini adalah mampu untuk menyerap dan membersihkan logam berat yang menjadi polutan didalam air, yaitu diantaranya seperti :

  • Nikel (Ni) 1,15 mg/g
  • Kadmium (Cd) 1,35 mg/g
  • Merkuri (Hg) 1,76 mg/g
Siapa yang pertama kali menemukan Tumbuhan Eceng Gondok?

Eceng Gondok pertama kali ditemukan oleh seorang ahli botani yang berasal dari Jerman dan bernama Carl Friedrich Philipp Von Martius yang secara tidak sengaja menemukannya ketika sedang melakukan penjelajahan di Sungai Amazon, Brazil.

Apa itu Eceng Gondok?

Eceng Gondok merupakan salah satu jenis tumbuhan yang hidup dengan cara mengapung di permukaan air.

Nama ilmiah dari Eceng Gondok adalah?

Eceng Gondok merupakan jenis tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Eichhornia Crassipes.

Demikian lah sekilas Informasi mengenai Tumbuhan Eceng Gondok beserta dengan hal-hal yang ada didalamnya. Semoga artikel kali ini bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru bagi kita semua.

SELAMAT DATANG
Selamat Berkunjung di Website Santinorice.com Untuk Kritik, Saran, dan Kerjasama Silahkan Hubungi Kami Melalui admin@santinorice.com