Contoh Karmina

2 min read


Contoh Karmina

Contoh Karmina – Apa kalian sudah mengetahui apa itu Pantun Karmina? Jika belum, jangan khawatir, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan penjelasan mengenai Pantun Karmina beserta dengan Contohnya.

Apa itu Pantun Karmina?

Karmina adalah salah satu jenis dari karya sastra klasik yang sekarang sudah hampir punah di Zaman Modern ini. Bahkan masih banyak dari sebagian besar masyarakat yang tidak mengetahui tentang Pantun Karmina.

Karmina juga dapat dikatakan sebagai salah satu jenis pantun yang sudah ada sejak abad ke-16. Mengapa Pantun ini di sebut sebagai Karmina? Karena pada awal kemunculannya karya sastra ini, hanya terdiri dari dua baris yang bersajak a – a atau b – b.

Pada baris pertama dari Karmina berisi sebuah sampiran, sedangkan pada baris kedua merupakan isi dari pantun tersebut. Karmina juga dapat disebut sebagai Pantun Kilat.

Mengapa begitu? Karena pantun ini hanya terdiri dari dua bait serta memakai gaya bahasa yang dapat dikatakan sangat sederhana dan tepat sasaran. Namun, sayangnya pada abad ke 21, kita sudah mulai melupakan Pantun Karmina ini.

Baca Juga : Pengertian Pantun

Ciri-Ciri Pantun Karmina

Secara umum, Karmina memiliki beberapa karakteristik yang digunakan untuk membedakannya Karmina dari jenis pantun yang lainnya. Berikut ini beberapa ciri-ciri karmina yaitu, sebagai berikut ini :

  • Setiap bait dari Karmina terdiri dari dua baris.
  • Baris pertama dari Karmina merupakan sebuah sampiran.
  • Baris kedua dari Karmina merupakan sebuah isi.
  • Karmina bersajak a – a atau b – b.
  • Tiap bait dari Karmina terdiri dari 8 sampai 12 suku kata.
  • Isi dari Pantun Karmina merupakan bentuk sebuah sindiran lugas atas perbuatan atau suatu hal tertentu.
  • Di antara sebuah sampiran dan isi tidak memiliki suatu hubungan makna.
  • Berisi dua hal yang saling bertentangan yaitu, sebuah rayuan dan perintah.

Baca Juga : Contoh Gurindam

Contoh Pantun Karmina

Setelah kita memahami beberapa penjelasan diatas, pada bagian ini saya akan memberikan beberapa contoh Karmina, yaitu diantaranya sebagai berikut :

1. Pantun Karmina Lucu

  • Buah jengkol buah kecapi
    Kamu ngompol kaya sapi
  • Bole Chudiyan, Bole Kanggena
    Mantan jadian gua merana
  • Burung kutilang burung gelatik
    Pacarku hilang nemu yang cantik
  • Ada danggdut gendangnya pecah
    Lah itu perut apa gajah
  • Good morning selamat pagi
    Gigi kuning pasti belum mandi
  • Ada kepompong dalam selambu
    Gigi ompong mulutnya bau
  • Ujung pentul didalam semak
    Kambing mandul banyak lemak

2. Karmina Bertemakan Cinta dan Sayang

  • Burung kutilang suaranya merdu
    Suami pulang karena rindu
  • Burung terbang menari-nari
    Ingin rasanya kamu kemari
  • Minum dawet sama selasih
    Akhirnya dapet kekasih
  • Dimasak bersama bumbu
    Sebesar itu cintaku padamu
  • Kuda liar jalannya maju
    Aku hanya cinta kepadamu

3. Karmina Bertemakan Nasihat

  • Kucing garong kucing betina
    Jangan suka bohong nanti masuk neraka
  • Kuntilanak sundel bolong
    Jari orang jangan tukang bohong
  • Makan buah jambu dengan gula
    Kejarlah ilmu hingge ke Cina
  • Gula merah sedang diparut
    Nafsu amarah janga diturut
  • Air memancar roda pun berputar
    Jika rajin belajar kamupun jadi pintar

4. Karmina Bertemakan Pujian

  • Burung gelatik buah pepaya
    Gadis cantik siapa yang punya
  • Burung wiwik di pohon pepaya
    Sudah cantik, baik hati pula
  • Buah ranum kulitnya terbuka
    Kamu senyum banyak yang suka
  • Kue brownnis kue kelapa
    Senyum manis tanda bahagia

Baca Juga : Contoh Hikayat

Tujuan Pantun Karmina

Pantun Karmina ini pada umumnya sering digunakan untuk menyampaikan sebuah sindiran ataupun ungkapan perasaan kepada seseorang secara langsung. Karmina juga biasanya dikatakan sebagai sebuah pantun dua seuntai karena hanya terdiri dari dua baris.

Apa yang dimaksud dengan Pantun Karmina?

Karmina atau dapat juga dikenal dengan sebutan pantun kilat atau pantun dua seuntai merupakan sebuah pantun yang hanya terdiri dari dua baris.

Mengapa Karmina disebut sebagai Pantun Kilat?

Karena pantun ini hanya terdiri dari dua bait serta memakai gaya bahasa yang dapat dikatakan sangat sederhana dan tepat sasaran.

Apa perbedaan sajak yang terdapat pada Pantun dan Karmina?

Pada pantun ini hanya memakai sajak a-a, dimana hanya terdapat 2 baris sedangkan pantun lainnya bersajak a-b-a-b dimana terdiri dari 4 baris.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru bagi kita semua..