Contoh Majas Metafora

2 min read

Contoh Majas Metafora – Majas merupakan sebuah gaya bahasa yang bersifat imajinatif dan ekspresif. Secara umum gaya bahasa digunakan untuk membuat karya sastra agar lebih menarik lagi.

Majas memiliki macamnya, dan salah satunya adalah yang akan kita bahasa kali ini yaitu Majas Metafora. Nah, untuk lebih jelasnya yuk kita simak pembahasan kali ini.

Pengertian Majas Metafora

Majas Metafora merupakan salah satu bentuk gaya bahasa yang menggambarkan sesuatu dengan menggunakan perbandingan langsung dan tepat atas dasar sifat yang sama atau hampir sama.

Pendapat lain mengungkapkan, bahwa majas metafora merupakan suatu bentuk ungkapan secara langsung yang berupa sebuah perbandingan secara analogis.

Dimana frasa yang digunakan bukanlah makna yang sebenarnya, namun hanya digunakan untuk menggambarkan suatu perbandingan antara sebuah objek dengan objek yang lainnya.

Tujuan Penggunaan Majas Metafora

Penggunaan gaya bahasa ini bertujuan untuk mengungkapkan sebuah makna dengan cara penekanan pada kesan yang akan ditimbulkan dari gaya bahasa ini.

Selain itu, penggunaan dari majas ini juga bertujuan untuk menangani keterbatasan sebuah pilihan kata dan juga bentuk dari ekspresi seorang penulis untuk mengungkapkan sesuatu.

Baca Juga : Macam Macam Majas

Ciri Ciri Majas Metafora

Secara umum, gaya bahasa ini memiliki ciri khas yang dapat membedakannya dengan majas yang lainnya, yaitu sebagai berikut :

  • Didalam Metafora menggunakan berbagai macam kata kiasan.
  • Terdapat sebuah pilihan kata yang digunakan untuk menyamakan sebuah objek dengan objek yang lainnya.
  • Dalam membandingkan sebuah objek, majas ini menggunakan sebuah perbandingan langsung yang tidak sertai dengan kata pembanding lainnya seperti, bagai, bak, atau laksana.
  • Majas Metafora sendiri termasuk kedalam kategori sebuah majas perbandingan.

Contoh Kalimat Majas Metafora

Dibawah ini terdapat beberapa contoh kalimat dari Majas Metafora beserta dengan penjelasannya yang dapat membantu kalian untuk memahaminya yaitu, sebagai berikut ini :

  • Saat ini hatiku sedang berbunga–bunga sebab aku habis dilamar oleh orang yang sangat aku sayang.

Keterangan :
Kalimat diatas mengandung unsur Majas Metafora, yang membandingkan perasaan ‘Aku’ dengan sebuah bunga.

  • Dari dulu hingga sekarang, jika ada pertandingan sepak bola saya selalu menjadi anak bawang.

Keterangan :
Kalimat diatas mengandung unsur Majas Metafora, yang menyatakan seseorang yang selalu menjadi anggota pelengkap.

Baca Juga : Majas Metonimia

  • Kehadiran seorang buah hati didalam keluarga kecil kita, mampu menciptakan perasaan bahagia yang tiada tara.

Keterangan :
Kalimat diatas mengandung unsur Majas Metafora, yang membandingkan seorang bayi dengan kata buah hati.

  • Di langit yang cerah itu, dewi malam terlihat sangat ayu bersama kemerlap bintang yang selalu menemani.

Keterangan :
Kalimat diatas merupakan contoh dari Majas Metafora yang menggambarkan sebuah bulan dengan kata Dewi Malam

  • Anton dan Nana ternyata masih memiliki hubungan darah diantara keduanya.

Keterangan :
Kalimat diatas mengandung unsur Majas Metafora yang menyatakan sebuah Ikatan Keluarga dengan kata Hubungan Darah.

  • Semakin maraknya Indomaret dan Alfamaret memberikan pengaruh buruk kepada para pedagang, sehingga mereka harus gulung tikar.

Keterangan :
Kalimat diatas mengandung unsur Majas Metafora yang membaningkan kata bangkrut dengan kata gulung tikar.

  • Di daerah Jakarta Selatan, minggu lalu beberapa rumah masyarakat telah di lahap oleh si jago merah yang sangat sulit untuk dipadamkan.

Keterangan :
Kalimat diatas merupakan contoh dari Majas Metafora yang menggambarkan api kebakaran dengan kata si jago merah.

  • Sikap yang rendah hati merupakan salah satu bentuk sikap yang sangat mulia bagi setiap orang yang memilikinya.

Keterangan :
Kalimat diatas mengandung unsur dari Majas Metafora yang membandingkan sikap yang tidak sombong dengan kata rendah hati.

  • Orang yang memiliki mulut seperti harimau pasti akan dijauhi oleh orang-orang yang ada di sekitarnya.

Keterangan :
Kalimat diatas mengandung unsur dari Majas Metafora yang membandingkan seseorang yang berkata kasar dengan kata bermulut seperti harimau.

  • Vishal selalu mendapatkan julukan dari teman-temannya dengan sebutan kutu buku saat di bangku perkuliahan dulu.

Keterangan :
Kalimat diatas mengandung unsur dari Majas Metafora yang membandingkan seseorang yang suka membaca buku dengan kata Kutu Buku.

Baca Juga : Contoh Majas Simbolik

Apa itu Majas Metafora?

Majas Metafora merupakan salah satu bentuk gaya bahasa yang menggambarkan sesuatu dengan menggunakan perbandingan langsung dan tepat atas dasar sifat yang sama atau hampir sama.

Tuliskan teori yang terdapat didalam Majas Metafora!

Terdapat berbagai macam Teori yang digunakan didalam Majas Metafora yaitu Teori Perbandingan, Interaksi, Pragmatik serta Kognitif.

Apa tujuan dari penggunaan Majas Metafora?

Penggunaan gaya bahasa ini bertujuan untuk mengungkapkan sebuah makna dengan cara penekanan pada kesan yang akan ditimbulkan dari gaya bahasa ini.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat bagi para pembaca serta menambah wawasan baru bagi kita semua.