Contoh Metodologi Penelitian

3 min read


Contoh Metodologi Penelitian

Metodologi Penelitian – Apa itu Metodologi Penelitian ? Berikut ini rangkuman makalah materi tentang Metodologi Penelitian yang dibahas mulai dari pengertian, jenis, jurnal, tujuan, ciri, makalah, peran, makna, konsep, dan Contoh Metodologi Penelitian lengkap.

Pengertian Metodologi Penelitian

Metodologi Penelitian ialah suatu proses ilmiah atau cara memperoleh dokumen agar dapat berfungsi sebagai gagasan penelitian. .

Metodologi, secara etimologi bisa diartikan sebagai ilmu tentang metode. Peneliti yang menguasai metodologi bisa dianggap menguasai bagian paling fundamental dari proses penelitian. Teknik penerapan metodologi penelitian bisa disebut sebagai metode. Dengan kata lain, istilah metode sama dengan teknik.

Praturan Metodologi Penelitian

Praturan metodologi menurut para ahli ada bebrapa jenis sebagai berikut :

A. Menurut Rene Descartes

Menurut Discourse On Methoda di dalam karya, ada enam praturan yang telah di ketahui antara nya sebagai berikut :

  1. Membahas masalah sains dimulai mengunakan akal sehat (common sense) yang semua orang memilikinya.
  2. Penjelasan prinsip dasar metode yang digunakan untuk kegiatan ilmiah dan penelitian.
  3. Descartes menyarankan 5 (lima) yang menujang metode di atsa :
    • Jangan pernah terima sesuatu yang benar bila kita belum paham tentang kebenaran. Jadi hindari kesimpulan dan prasangka prematur yang hati-hati, dan pertimbangkan hanya apa yang ditunjukkan dengan sangat jelas sehingga tidak ada keraguan.
    • Pecahkan masalah kita agar lebih mudah untuk menyelesaikannya.
    • Jadikan pemikiran Anda jernih dan teratur, melalu sesuatu yang menurut anda mudah dikenali, hingga peningkatan bertahap, ke pengetahuan paling kompleks, dan penerimaan urutan sebelumnya tidak memiliki tatanan baru.
    • Buat penomoran untuk semua masalah sedetail mungkin, lakukan tinjauan komprehensif sehingga Anda bisa memastikan tidak ada yang tertinggal.
    • Langkah yang dijelaskan oleh Descartes menggambarkan skeptisisme metodis dalam mendapatkan kebenaran tertentu.
  4. Sebutkan beberapa aturan moral yang membentuk dasar untuk menerapkan metode ini :
    • Ikuti hukum dan kebiasaan negara, mengikuti agama yang telah diajarkan sejak kecil.
    • Bertindak tegas, baik dalam menetukan keputusan.
    • Upaya untuk lebih dari sekadar merevisi tatanan dunia.
  5. Menegaskan pengabdian kepada kebenaran, yang sering tertipu oleh indera. Kita dapat membayangkan bahwa kita tidak akan berubah, tetapi bayangkan bahwa kita tidak ada terbukti bahwa kita dapat meragukan saran orang lain.
  6. Konfirmasi dualisme pada terdapat pada manusia dari dua zat, yaitu pikiran dan tubuh yang berkembang.

B. Alfred Julesayer

Berhak dalam karyanya , Kebenaran dan Logika Berkaitan dengan Prinsip-Prinsip Metodologis . Ada tiga jenis verifikasi :

  1. Ulasan dalam arti yang lebih sempit (sangat dapat diverifikasi), kalimat (spekulasi) secara meyakinkan yang mendukung pengalaman.
  2. Tinjau di dalam arti yang lembut.
  3. Alfred Julesayer menolak tentang metafisik (termasuk etika teologis) adalah pernyataan yang tidak berarti karena mereka tidak dapat memverifikasi apa pun

Baca Juga : Konjungsi Temporal

Ciri – Ciri Metodologi Penelitian

  1. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan pengetahuan yang dapat menjawab berbagai pertanyaan atau memecahkan masalah yang ada dalam batas masalah.
  2. Metodologi penelitian adalah pengetahuan yang meneliti ketentuan mengenai metode yang digunakan dalam penelitian.
  3. Penelitian dan sains adalah operasionalisasi metode untuk memperoleh pengetahuan ilmiah.

Langkah – Langkah Metodologi Penelitian

  1. Penelitian Masalah penelitian meliputi : fase pencarian masalah dan fase penyelesaian masalah: identifikasi bidang studi teoritis memberikan kerangka kerja teoritis untuk menjawab masalah atau pertanyaan penelitian.
  2. Menguji fakta (data) meliputi : memilih, mengumpulkan, dan menganalisis kebenaran dalam setiap masalah di antara data penelitian: seperangkat dengan penilaian.

Metode Metodologi Penelitian

Motode Metodologi Penelitian dibagi menjadi dua jenis yaitu :

1. Metode kuantitatif

a. Pendekatan konstruktif, naturalistik (interpretif), atau perspektif postmodern.
b. Penekanan pada pemahaman masalah dalam kehidupan sosial berdasarkan kondisi kenyataanya.
c. Kenyataan bersikap subyektif dan memiliki banyak dimensi.
d. Peneliti berinteraksi dengan kenyataan yang akurat.
e. Tidak bebas dari nilai dan bias.
f. Pendekatan induktif.
g. Penyusunan teori dengan analisis kualitatif.

2. Metode Kualitatif

a. Pendekatan konstruktif, naturalistik.
b. Menekankan pemahaman sesuai kenyataan.
c. Kenyataannya subyektif dan memiliki banyak dimensi.

Perbedaan Antara Metode Kuantitatif dan Metode Kualitatif

Perbedaan antara metode kuantitatif dan metode kualitatif terletak pada pembicaraan dalam pernyataan lebih lanjut mempengaruhi strategi penelitian, lihat dibawah ini :

Baca Juga : Variabel Bebas

  • Diasumsikan bahwa rasio peneliti terhadap fakta yang diselidiki sesuai dengan paradigma kuantitatif adalah bebas, pemeriksaan secara obyektif dan faktual membatasi kenyataan fakta menjadi tes bebas nilai. subyektif, tidak bebas nilai.

3. Cara Penelitian Ilmiah

Adam Smith adalah bapak filosofi pengetahuan
Cara penelitian ilmiah adalah metode atau metode tertentu bagi sains pengetahuan ilmiah. Tidak setiap pengetahuan adalah sains, karena sains adalah kriteria khusus (filsafat pengetahuan).

Baca Juga : Instrumen Penelitian

Penelitian ini dapat dibagi menjadi beberapa tipe berdasarkan kriteria tertentu, termasuk :

  • Tujuan
  • Pendekatan
  • Tempat
  • Menggunakan atau mencapai hasil / alasan
  • Subjek studi
  • Tingkat penelitian
  • Teknik terapan
  • Ilmiah
  • Spesialisasi dalam pertanian (sains).

Kriteria Metodologi Penelitian Ilmiah

  1. Dapat menentukan tujuan sejelas mungkin.
  2. Gunakan landasan teoritis dan metode uji data yang relevan.
  3. Mengembangkan hipotesis yang dapat diuji dari studi teoritis atau berdasarkan pada pengungkapan data.
  4. Sudah memiliki kesempatan untuk diuji ulang.
  5. Pilih data yang tepat sehingga Anda dapat mempercayai hasilnya.
  6. Menarik kesimpulan secara objektif.
  7. Laporkan hasilnya dalam penghematan.
  8. Hasil penelitian dapat digeneralisasi

4. Metodologi Penelitian Bisnis

Riset bisnis adalah proses sistematis dan objektif untuk mengumpulkan dan menganalisis data untuk membantu pengambilan keputusan di bidang bisnis.

Klasifikasi Metodologi Penelitian Bisnis

Klasifikasi Metodologi Penelitian Bisnis terbagi menjadi tiga bagian yang tertera di bawah ini :

A. Berdasarkan tujuan penelitian

  • Penelitian dasar (pengembangan & evaluasi konsep-konsep dasar)
    • Sebuah. deduktif: menguji hipotesis melalui teori validasi, jenis: hipotesis a priori
    • inductive: mengembangkan teori atau hipotesis melalui pengungkapan fakta
  • Penelitian terapan (memecahkan masalah praktis)
    • Sebuah. penelitian evaluasi
    • penelitian dan Pengembangan
    • penelitian tindakan

B. Berdasarkan Karakteristik Masalah

  • Penelitian sejarah
    • Penelitian deskriptif
    • Studi kasus lapangan
    • Penelitian korelasional
    • Komparatif kausal
    • Percobaan

Demikian Pembahasan Kita Kali ini Mengenai Contoh Metodologi Penelitian. Baca juga Konjungsi Kausalitas. Semoga Bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita.