Daur Hidup Kambing

3 min read


daur hidup kambing

Daur Hidup Kambing – Makhluk ini termasuk kedalam hewan ternak atau peliharaan manusia. Bagian dari tubuh hewan ini, tidak ada yang terbuang, bahkan fases atau kotorannya pun bisa digunakan para petani untuk membantu menyuburkan tanah pertaniannya.

Pada artikel berikut, SantinoRice.com akan menjelaskan tentang Daur Hidup Kambing disertai dengan klasifikasi kambing, penjelasan setiap fase – fase daur hidup dari hewan tersebut.

Klasifikasi Kambing

Kingdom:Animalia
Phyllum / Divisi:Vertebrata
Kelas:Mamalia
Ordo / Bangsa:Artiodactyla
Famili / Suku:Bovidae
Genus / Marga:Capra
Spesies / Jenis:Capra Aegagrus

Karakteristik Kambing

kambing

Makhluk berkaki empat ini, menjadi primadona dalam bidang peternakan. Apalagi ketika Umat Muslim akan merayakan Hari Raya Idul Adha, dimana kambing menjadi salah satu hewan yang diqurbankan.

Ukuran tubuh kambing, lebih kecil dibanding sapi, panjang serta beratnya tergantung dari spesiesnya.

Karakteristik dari kambing ini yaitu memiliki janggut ketika memasuki usia kambing dewasa.

Dahinya terlihat cembung, memiliki sepasang tanduk dikepalanya, ekor yang tak terlalu panjang serta rambut yang sedikit kasar. Bagian mata kambing, memiliki pupil yang datar dan sipit.

Selain itu, dalam spesies lain yang ada, memiliki gelambir dibagian leher kambing tersebut. Suara yang dikeluarkan juga menjadi ciri khas hewan yang suka sekali dengan dedaunan ini.

Hewan yang termasuk kedalam kelas mamalia ini, memiliki perut yang terbagi dari 4 bagian. Dimana perut itu membantu kambing untuk mencerna makanan menjadi lebih efisien.

Sedangkan bagi anak kambing yang baru lahir, memiliki sistem pencernaan berperut satu atau monogastrik.

Selain itu, kuku kambing memiliki jumlah yang genap yang masuk kedalam orde artiodactyla.

Fase reproduksi yang dijalani kambing dengan cara generatif atau seksual. Hewan mamalia ini berkembang biak dengan melahirkan dan menyusui anaknya.

Biasanya kambing betina melahirkan 2 ekor anak kambing, dalam sekali periode kehamilannya. Namun, sangat jarang sekali ditemukan yang lebih dari itu. Kambing betina memiliki sepasang puting susu, untuk menyusui anak – anaknya.

Kambing yang sudah dewasa, memiliki ukuran yang berbeda – beda, karena tergantung dari nutrisi ketika menyusui dulu.

Umur hidup kambing, berada diusia 15 hingga 18 tahun, sedangkan bagi kambing liar atau kambing hutan bisa berumur 12 hingga 22 tahun.

Baca Juga : Siklus Hidup Ubur Ubur

Daur Hidup Kambing

Kambing menjalani daur hidupnya secara berlangsung tanpa melibatkan metamorfosis. Maksudnya ialah anak kambing yang baru lahir, memiliki ciri fisik yang sama dengan kambing dewasa.

Dibawah ini adalah penjelasan lengkap dari Daur Hidup Kambing :

1. Anak kambing

Fase pertama dari daur hidup kambing, yaitu berawal dari anakan kambing. Namun, berat dari beberapa spesies kambing tidaklah sama. Misal spesies dari kambing etawa, memiliki berat badan sekitar 3,3 kg, sedangkan untuk spesies kambing kacang sekitar 1,2 kg.

Sama seperti halnya makhluk hidup lain, anak kambing ini akan sangat bergantung dengan induknya.

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, bahwa sistem pencernaan dari anak kambing ini masih belum sepenuhnya sempurna. Maka dari itu, untuk memenuhi nutrisinya, dapat diperoleh melalui susu induknya.

2. Fase Menyusui

Susu pertama yang keluar dari induknya dinamakan kolustrum, yang memiliki khasiat sebagai antibodi anak kambing yang baru dilahirkan.

Induk kambing akan menyusui anaknya hingga berumur 5 – 6 bulan. Selain itu, anak kambing yang umurnya kurang dari 1 tahun, memiliki gigi yang belum sepenuhnya permanen.

Namun, dalam fase ini, anak kambing akan memulai untuk mengunyah makanannya sendiri, guna merangsang perkembangan rumen.

Dalam fase ini juga, induk kambing betina akan diperas susunya oleh para peternak, yang diakui susu kambing memiliki banyak khasiatnya.

3. Kambing Dewasa

Fase selanjutnya setelah anak kambing ini sudah tidak lagi menyusui ke induknya, dengan kata lain memasuki fase dewasa.

Selanjutnya, kambing dewasa ini mencoba untuk berbaur dengan lingkungannya. Berinteraksi dengan kambing lainnya, bahkan mencari status sosialnya.

Namun, bagi spesies liar, umumnya hidup menyendiri atau soliter. Dalam habitatnya, kambin gbetina yang paling tua yang akan memimpin dikelompoknya, yang terdiri dari 5 hingga 20 ekor kambing. Sedangkan bagi kambing jantan, bertugas untuk menjaga kelompok tersebut.

Baca Juga : Klasifikasi Semut

Ciri – Ciri kambing saat sudah mencapai usia dewasa, yaitu :

1. Fase Pubertas

Dimana organ reproduksi telah siap dan telah munculnya gejala – gejala kedewasaan, misal kambing sudah mulai birahi.

2. Fase Tubuh

Dimana fase tubuh atau dewasa tubuh ini, jika tubuh dari kambing telah mencapai bentuk proposional, guna memenuhi hasrat reproduksinya kepada kambing betina.
Ciri dari fase tubuh ialah bentuk alat kelamin telah sempurna dan memiliki kaki yang kuat serta lurus.

4. Fase Birahi

Birahi yang dialami kambing ialah sudah siapnya mental hewan ini untuk melakukan perkembangbiakan.

Bagi kambing betina dan jantan, akan memperlihatkan prilaku keinginannya sebagai tanda bagi lawan jenis untuk melakukan proses perkembangbiakan.

Misal bagi kambing betina, akan memperlihatkan prilaku seperti menggerak-gerakkan ekornya didekat kambing jantan.

Sedangkan kambing jantan, akan mengeluarkan kelenjar bau yang ada ditanduknya untuk menarik perhatian si betina tersebut.

5. Fase Perkawinan

Setelah menunjukkan prilaku tersebut, bagi kambing jantan atau betina akan melakukan fase perkawinan yang disebut dengan estrus. Dalam kondisi estrus ini, akan terjadinya ovulasi pada kambing betina.

Mahkluk hidup ini juga termasuk kedalam polyestrus, yaitu hewan yang dapat mengalami beberapa kali fase birahi dalam setahun, sehingga dalam setahun kambing bisa melakukan beberapa kali fase perkawinan.

6. Fase Kehamilan

Ketika fase perkawinan terjadi, fase selanjutnya adalah fase kehamilan. Dimana bagi kambing ternak, usia kehamilannya sekitar 150 – 152 hari, sedangkan bagi kambing liar bisa mencapai 170 hari ketika masuk dalam fase kehamilan.

7. Fase Melahirkan

Kemudian yang terakhir dari daur hidup kambing yaitu, fase melahirkan dengan jumlah anak 1 atau 2.

Waktu yang dibutuhkan oleh kambing betina dalam fase ini, sekitar 15 menit. Dimana induk betina akan memakan ari – ari si anak.

Hal itu dilakukan oleh induk betina, dikarenakan untuk mendapatkan nutrisi setelah melahirkan dan menjilati rambut anaknya hingga bersih, agar tidak mengundang pemangsa yang mencium bau kelahiran tersebut.

Tidak lama setelah itu, anak kambing yang baru lahir akan mencoba berdiri untuk pertama kalinya dan mulai menyusu pada induknya.

Pelajari juga tentang : Siklus Hidup Lebah

SELAMAT DATANG
Selamat Berkunjung di Website Santinorice.com Untuk Kritik, Saran, dan Kerjasama Silahkan Hubungi Kami Melalui admin@santinorice.com