Daur Hidup Katak

3 min read


daur hidup katak

Daur Hidup Katak – Katak Merupakan jenis amphibi pemakan serangga. Katak juga hidup dan berkembang biak di Indonesia, karena iklim di Indonesia sangat pas dengan suhu tubuh katak yang memiliki kelembaban yang cukup tinggi. Lebih lengkapnya simaklah penjelasan kami mengenai Materi Biologi Daur Hidup Katak, Definisi, Klasifikasi, Manfaat Bagi Manusia Lengkap di bawah ini.

Definisi Katak

Katak Merupakan jenis amphibi pemakan serangga. Katak juga hidup dan berkembang biak di Indonesia, karena iklim di Indonesia sangat pas dengan suhu tubuh katak yang memiliki kelembaban yang cukup tinggi.

Selain itu, hewan ini memiliki kulit yang licin dengan warna yang berbeda – beda dalam spesiesnya.

Hewan yang senang ketika hujan turun ini, mudah ditemukan di area persawahan, perkebunan, rawa – rawa bahkan hutan.

Daur Hidup Katak

siklus hidup katak

Dalam hidupnya, katak akan melakukan proses metamorfosis yang unik. Hewan ini termasuk kedalam hewan yang dapat hidup di 2 alam atau amphibi.

Namun, ketika fase perkawinan dan bertelur, katak melakukannya didalam air. Dalam sekali bertelur, satu katak betina dapat menghasilkan 5000 hingga 20000 telur.

Waahh, bayangkan jika satu ayam bisa menghasilkan telur sebanyak itu gaeess!! hehehe

Telur tersebut biasanya akan diletakkan pada batang – batang tumbuhan yang ada diair atau ditempat lembab lainnya.

Secara singkat, Daur Hidup Katak adalah telur -> kecebong -> katak muda-> katak dewasa. Berikut penjelasannya :

1. Fase Telur

Hewan ini mampu bertelur dengan jumlah yang banyak sekali dalam sekali bertelur. Namun, tidak semua telur – telur itu akan menetas, karena faktor internal dan eksternal sangat berpengaruh bagi telur katak.

Faktor internal biasanya dipengaruhi oleh gen induk katak betina. Jika induk katak memiliki gen yang baik maka telurnya pun akan ikut baik.

Sedangkan untuk faktor eksternal, dipengaruhi oleh kondisi di sekitar telur. Misal arus air yang deras, pemangsa bahkan ada juga ulah manusia.

Bentuk dari telur ini berupa bulatan – bulatan kenyal yang mudah rusak. Didalamnya juga seperti kuning telur sebagai sumber makanan.

Bagi katak yang hidup di pohon, telur nya akan dilengkapi dengan cangkang busa, yang fungsinya untuk melindungi suhu telur agar terus terjaga kehangatannya.

Sedangkan untuk katak yang habitatnya didalam hutan, akan meletakkan telur nya di punggung katak jantan, guna melindungi dari bahaya.

Telur katak biasanya akan menetas menjadi kecebong atau tadpole setelah melewati waktu yang tidak terlalu lama yakni 21 hari.

2. Fase Tadpole (Kecebong/Berudu)

Setelah telur menetas, akan muncul larva yang biasa disebut dengan tadpole atau kecebong.

Mereka akan memakan kuning telur dari sisa – sisa telur telurnya sebagai sumber protein hingga usia kecebong tersebut memasuki usia 7 atau 10 hari.

Di usia yang masih kurang dari 7 hari, organ katak belum sepenuhnya sempurna dan tubuhnya pun masih sangat lemah.

Ketika usianya memasuki 7 hingga 10 hari, organ tersebut sudah hampir sempurna dan kecebong ini akan mencari makanan lain berupa alga air.

Selain itu, di usia ini juga sistem pernapasan pada kecebong adalah insang, di mana ketika usianya sudah mencapai 4 minggu lebih, insang tersebut akan tertutup.

Setelah penutupan insang, sistem pernapasan katak berubah menjadi menggunakan paru – paru dan gigi katak akan terlihat tipis.

Saat masuk di minggu ke-6, kecobang ini akan berubah bentuk lagi untuk lebih menyerupai katak dewasa. Kaki kecebong akan mulai terbentuk, 2 di depan dan 2 di belakang, di mana kaki belakang nampak lebih panjang dibanding kaki depan.

Selain itu, kecebong aja mencari serangga mati dan tumbuhan yang ada di dalam air, namun sistem percernaan katak masih belum sepenuhnya sempurna.

Memasuki minggu ke-9, kecebong tadi sudah berubah bentuk menjadi katak muda.

3. Fase Katak Muda

Umumnya katak muda berumur 12 minggu, namun katak masih memiliki ekor kecebong walaupun hampir tidak terlalu nampak lagi.

Sistem pernapasan katak sudah beralih menggunakan paru – paru, yang akan digunakan sisa hidupnya.

Selain itu, katak muda juga sudah beradaptasi dengan lingkungannya dengan hidup di daratan dan mencari serangga – serangga yang sudah mati sebagai makanannya.

Proses tersebut sebagai penyesuaian dari katak muda, ketika sudah dewasa nanti bisa bertahan hidup dari ancaman para pemangsa.

4. Fase Katak Dewasa

Usia dewasa bisa dikatakan sejak umur 12 hingga 16 minggu setelah menetas. Dalam fase dewasa, katak sudah memiliki bentuk tubuh serta organ yang sempurna.

Selama masa hidupnya, katak akan lebih banyak menghabiskan waktu didarat dan akan kembali ke air jika sudah saatnya untuk berkembang biak.

Baca Juga : Daur Hidup Lalat

Klasifikasi Katak

Kingdom:Animalia
Phyllum:Chordata
Kelas:Amphibia
Ordo / Bangsa:Anura
Famili / Suku:Buronidae
Genus / Marga:Bufo
Spesies / Jenis:Bufo marinus

Jenis – Jenis Katak

Spesies dari hewan amphibi ini banyak sekali dan tersebar diwilayah Indonesia. Namun, berikut adalah spesies katak yang ada disekitar kita.

  • Megophrys Montana, Katak Gunung atau Katak Bertanduk.
  • Rana Chalconota, habitat disekitar kolam.
  • Leptobrachium Hasseltii, habitat dihutan.
  • Leptophryne Cruentata, merupakan katak endemik di daerah Jawa Barat, yang sudah hampir punah.
  • Bufo Asper, habitat didekat sungai.
  • Occydoziga Lima, habitatnya di persawahan.
  • Melanoctictus, habitatnya ada disekitar rumah kita.
  • Barbourulla Kalimantanesis, dari namanya saja sudah pasti ditemukan di Kalimantan. Memiliki kepala yang pipih dan bisa dikatakan hampir punah.

Peranan Katak Bagi Manusia

  1. Dapat diolah menjadi makanan.
  2. Sebagai indikator terjadinya pencemaran udara atau air di sekitar habitatnya.
  3. Katak muda atau fase kecebong bisa digunakan sebagai umpan dalam memancing ikan.

Baca Juga : Daur Hidup Ikan

Sebutkan ciri ciri katak?

1. Katak muda hidup di air serta bernapas dengan insang.
2. Katak berkembang biak dengan bertelur.
3. Katak dewasa hidup di darat dan bernapas menggunakan paru-paru.
4. Katak mengalami metamorfosis dari zigot-embrio-kecebong-katak kecil-katak dewasa.
5. Katak bergerak dengan keempat kakinya.
6. Katak juga mempunyai selaput pada jari-jari kakinya

Apa manfaat katak bagi manusia?

1. Dapat diolah menjadi makanan.
2. Sebagai indikator terjadinya pencemaran udara atau air di sekitar habitatnya.
3. Katak muda atau fase kecebong bisa digunakan sebagai umpan dalam memancing ikan.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Biologi Daur Hidup Katak. Baca juga Daur Hidup Belalang. Semoga artikel ini bermanfaat.