Fungsi Alveolus

2 min read

Fungsi Alveolus – Kembali lagi bersama kami di santinorice.com. Pada artikel kali ini, akan dibahas mengenai Fungsi Alveolus. Untuk lebih jelasnya, simak terus artikel di bawah ini.

Fungsi Alveolus

Di dalam paru-paru manusia terdapat sebuah kantung (gelembung) yang berisi udara dan jumlahnya kurang lebih 300 juta buah dikenal dengan istilah alveolus.

Gelembung ini mempunyai dinding tipis dan diselimuti oleh pembuluh kapiler darah. Melalui dinding inilah terjadi pertukaran gas Oksigen (O2) yang asalnya dari udara menuju sel-sel darah di dalam tubuh manusia, serta pertukaran karbondioksida (CO2) dari sel-sel darah di dalam tubuh ke udara yang bebas.

Bentuk alveolus sangat kecil maka diperlukan alat khusus untuk dapat melihatnya, Diameternya mencapai 200 – 300 mikrometer, dan keberadaan alveolus menjadikan permukaan paru-paru jadi semakin luas.

Fungsi Alveolus pada Tubuh Manusia

Berikut ini merupakan beberapa fungsi dari alveolus antara lain :

1. Tempat pertukaran gas

Alveolus merupakan tempat pertukaran gas dalam paru-paru pada sistem pernapasan manusia, setiap dindingnya dilapisi oleh sel-sel tipis datar (skuamosa alveolar) dan mengandung banyak kapiler.

Pertukaran gas ini terdiri dari penyerapan oksigen dan penghapusan karbondioksida yang terdapat di dalam tubuh. Gas-gas akan mengalami proses saat pertukaran bergerak melalui gradien konsentrasi, yaitu dari konsentrasi tinggi menuju ke konsentrasi yang lebih rendah.

Kadar oksigen yang terdapat di dalam alveolus berada pada konsentrasi tinggi. Selanjutnya, oksigen akan berdifus ke dalam darah yang ada dalam gradien oksigen konsentrasi yang rendah. Proses ini berlangsung dikarenakan tubuh manusia memerlukan oksigen secara terus menerus.

Terdapat beberapa mekanisme terjadinya pertukaran gas yaitu :

Proses pertukaran gas adalah antara oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2) yang terjadi di dalam tubuh pada proses reproduksi manusia dan dilakukan di bagian alveolus, dimana mekanisme pertukaran yang berlangsung dalam organ tersebut. Pertukaran gas yang dimaksud adalah sebagai berikut :

a. Pertukaran Gas dari Alveolus ke Kapiler darah

Proses yang terjadi pada pertukaran gas dari alveolus ke kapiler darah yaitu :

  1. Oksigen (O2) yang ada di dalam alveolus melakukan difusi untuk menembus dinding alveolus dan selanjutnya menembus dinding kapiler darah yang menyelubungi alveolus.
  2. Oksigen akan masuk ke dalam pembuluh darah, selanjutnya akan melalui proses pengikatan yang dilakukan hemoglobin (zat warna merah di darah) yang terkandung dalam sel-sel darah merah kemudian akan menghasilkan oksihemoglobin (HbO2).
  3. Darah akan mengedarkan oksigen ke seluruh organ tubuh
  4. Dalam sel tubuh, oksigen digunakan dalam proses oksidasi yaitu proses dilepaskan kembali hingga oksihemoglobin akan berubah menjadi hemoglobin kembali.

Pada manusia, jumlah oksigen yang masuk ke dalam tubuh setiap harinya mencapai 300 liter. Dan sebagian besar dari senyawa tersebut diangkut oleh hemoglobin yang terdapat di dalam sel darah merah, dan hanya sekitar 2 hingga 3 persen saja yang dapat larut dalam plasma darah.

b. Pertukaran gas dari kapiler darah ke alveolus

Karbondioksida terjadi sebagai hasil dari proses pembentukan energi yang dilakukan oksigen kemudian masuk ke dalam tubuh, dimana proses ini menghasilkan energi dan karbondioksida (CO2).

Pada kondisi normal, tubuh manusia dapat menghasilkan karbondioksida 200 cc perharinya, dan sekitar 4,3 cc saja yang dapat larut dalam tiap liter darah.

Kadar CO2 yang dilepaskan darah akan kembali ke paru-paru yaitu sekitar 10 persen dan sisanya akan berfungsi menjaga keasaman ph darah yaitu di dalam bentuk bikarbonat (HCO3-). Alur dari pertukaran gas tersebut sebagai berikut :

  1. CO2 yang sudah diikat oleh hemoglobin nantinya akan dibawa kembali menuju ke paru-paru.
  2. Saat tiba di alveolus yang terdapat pada bronkiolus di paru-paru, maka CO2 akan menembus dinding pembuluh alveolus dan juga dinding darah
  3. Lalu CO2 akan bergerak ke tenggorokan kemudian menuju ke lubang hidung untuk mengalami tahap pembuangan.

2. Sebagai penyimpan udara dalam tubuh untuk sementara waktu

Alveoli merupakan tempat untuk penyimpanan udara untuk waktu yang singkat yang memungkinkan penyerapan udara berisi oksigen itu menuju ke dalam darah.

Alveolus adalah struktur anatomi pada tubuh yang bisa ditemukan pada bronkiolus di dalam paru-paru. Fungsi struktur anatomi ini dimulai saat sedang bernafas dan menghirup udara melalui rongga bagian hidung. 

Udara ini akan melewati alur yang panjang, yaitu melewati berbagai macam organ sistem pernafasan manusia, seperti saluran hidung, laring, faring, bronkus utama, trakea, saluran bronkial kecil, bronkiolus, kemudian mencapai alveolus melewati kantung udara kecil.

Udara berisi oksigen yang masuk ke dalam tubuh nantinya akan diserap darah melalui kapiler dan selanjutnya akan disebarkan ke seluruh sistem peredaran darah di dalam tubuh.

Demikianlah pembahasan mengenai Fungsi Alveolus pada manusia, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terimakasih.

Baca Juga:

SELAMAT DATANG
Selamat Datang di Situs Santinorice.com Untuk Menyampaikan Kerjasama, Kritik dan Saran Silahkan Hubungi Kami Melalui admin@santinorice.com