Fungsi APBN

2 min read


Fungsi APBN

Apa Fungsi APBN – APBN merupakan singkatan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang berarti sebuah rencana keuangan tahunan yang dibuat oleh Pemerintah Negara yang sudah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

APBN ini dibuat berdasarkan dengan UU APBN tahun 2018. Aanggaran Pendapatan ini bertugas untuk mencatat seluruh pendapatan yang diterima oleh sebuah negara serta belanja atau pengeluaran dari pemerintah tiap tahunnya (1 Januari – 31 Desember).

Fungsi dari APBN

Dibawah ini terdapat beberapa Fungsi dari APBN yang meliputi sebagai berikut :

1. Fungsi Alokasi

Dengan adanya sebuah APBN, pemerintah negara Indonesia juga dapat mengalokasikan atau membagi rata pendapatan yang sudah diterima oleh suatu negara sesuai dengan sasaran yang sudah dituju.

Misalnya, pengeluaran untuk berbelanja atau menggaji pegawai, untuk belanja barang keperluan Negara, dan juga berapa besar untuk sebuah pembangunan proyek.

2. Distribusi Pendapatan (distribution)

Distribusi Pendapatan merupakan salah satu fungsi dari APBN dalam rangka memperbaiki pendapatan suatu negara. Unsur utama yang digunakan didalam memicu sebuah distribusi pendapatan yaitu sebuah pajak dan juga subsidi.

Pajak dan subsidi menghasilkan sebuah dampak langsung yang dapat mempengaruhi atau mengarahkan sebuah minat kerja dan konsumsi masyarakat.

3. Fungsi Stabilisasi

Fungsi Stabilisai adalah untuk menstabilkan suatu keadaan perekonomian yang berguna untuk mencegah terjadinya beberapa hal yang tidak diinginkan.

Misalnya, didalam keadaan Inflasi harga barang dan jasa akan naik, dengan cara ini lah pemerintah dapat menstabilkan perekonomian negara, yaitu dengan cara menaikkan pembayaran pajak.

Dengan menaikkan pembayaran pajak, jumlah uang yang beredar dimasyarakat dapat dikurangi, sehingga harga barang dan jasa dapat kembali turun dan stabil.

Baca Juga : Komisi Tiga Negara

Tujuan APBN

APBN disusun bertujuan sebagai pedoman dari pendapatan dan belanja didalam setiap melaksanakan aktivitas negara. Dengan disusunya APBN, pemerintah akan memiliki sebuah gambaran yang jelas tentang apa saja yang diterima dan yang di keluarkan setiap per tahunnya.

Dengan dibentuknya APBN sebagai pedoman, sangat diharapkan beberapa kesalahan, pemborosan, dan juga penyelewengan yang akan merugikan negara dapat dihindari.

Asas APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara)

Didalam penyusunannya, program pembangunan tahunan akan dituangkan dalam APBN yang ber-asaskan yaitu, antara lain sebagai berikut :

  • Asas Kemandirian, yaitu sebuah asas yang sumber dari penerimaan didalam suatu Negara terus ditingkatkan. 
  • Penghematan, yaitu sebuah asas yang bertujuan untuk meningkatkan dalam bidang efisiensi dan juga produktivitas barang.
  • Asas Penajaman, yaitu sebuah asas yang didalamnya terdapat memperioritaskan pembangunan.

Prinsip-prinsip APBN

APBN itu sendiri memiliki beberapa prinsip didalam penyusunannya yang meliputi sebuah prinsip sebagai berikut ini :

1. Prinsip penyusunan dari APBN yang berdasarkan dari aspek pendapatan yaitu sebagai berikut :

  • Intensifikasi sebuah penerimaan suatu anggaran dalam jumlah dan kecepatan penyetoran. 
  • Intensifikasi dari penagihan dan pemungutan hutang piutang negara dan juga sewa didalam pemakaian barang-barang milik negara.
  • Penutupan biaya ganti rugi dari kerugian yang sudah diterima oleh negara dan denda yang telah dijanjikan.

Baca Juga : Negara Terbesar di Dunia

2. Prinsip penyusunan dari APBN berdasarkan dari aspek pengeluaran suatu negara :

  • Prinsip Hemat, tidak mewah, efisien, dan juga sesuai dari kebutuhan teknis yang sudah diisyaratkan. 
  • Sangat terarah, terkendali sesuai dengan rencana dari program/kegiatan. 
  • Semaksimal mungkin pemanfaatan dari hasil produksi didalam negeri dengan memperhatikan beberapa segi kemampuan/potensi nasional yang dimiliki.
Jelaskan perbedaan dari APBN dan APBD!

Pada APBN mencakup sebuah rancangan keuangan dalam skala yang besar seperti sebuah Negara, sedangkan pada APBD selalu berkaitan dengan keuangan dalam skala yang kecil atau menyangkut daerah.

Apa yang dimaksud dengan APBN?

APBN merupakan singkatan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang berarti sebuah rencana keuangan tahunan yang dibuat oleh Pemerintah Negara yang sudah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Fungsi dari APBN?

Terdapat 3 Fungsi dari APBN yaitu :
1. Fungsi Alokasi
2. Fungsi Distribusi
3. Fungsi Stabilisasi

Sekian pembahasan artikel Fungsi APBN serta dengan contoh dan struktur apbn, semoga bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru bagi para pembaca.