Fungsi Empedu

3 min read

Fungsi Empedu – Halo sobat pembaca semuanya kembali lagi bersama kami di santinorice.com yang pada kali ini kami akan membahas tentang Fungsi Empedu untuk lebih jelasnya maka simak lah terus penjelasan yang ada dibawah ini.

Empedu ialah cairan yang berwarna hijau kekuningan yang dibuat serta disekresikan oleh organ hati lalu disalurkan kedalam usus dua belas jari.

Sebelum kita membahas lebih jauh soal fungsi empedu, mari kita untuk mengenal karakteristik dari empedu terlebih dahulu.

Karakteristik Empedu

fungsi empedu brainly

Karakteristik empedu ialah sebagai berikut:

  • kompenen pembentuk empedu – komponen pembentuk dari empedu itu terdiri dari kolesterol, asam empedu, bilirubin, dan juga air, garam, serta ion logam didalam jumlah sedikit.
  • organ pembentuk – empedu yang dibuat serta disekresi oleh organ hati. jumlah empedu yang sudah disekresi oleh orang dewasa yang berkisar diantara 400-800 ml didalam sehari.
  • penyimpanan– pada manusia, empedu yang sudah disekresikan oleh hati lalu disalurkan yang melalui saluran hepatis, yang kemudian disimpan didalam organ kecil yang disebut juga dengan kantong empedu (gall bladder).
  • Konsentrasi – empedu yang sudah disimpan didalam kantong empedu konsentrasinya yang berbeda dari konsentrasi empedu hasil dari sekresi hati. Kandungan pada asam empedu dari hati yang sekitar 10-20 mmol/L sedangkan kandungan asam empedu dikantong empedu itu sekitar 50-200 mmol/L Perbedaan dari konsentrasi empedu ini disebabkan dikarenakan absorbsi air serta elektrolit yang terjadi didalam kantong empedu.
  • pH – empedu hasil dari sekresi hati mempunyai sifat basa yakni pH sekitar 7,5 sampai 8,05. sedangkan disaat disimpan didalam kantong empedu yang terjadi penurunan pH diempedu yang menjadi 6,8 sampai 7,65.

Empedu mempunyai peranan penting didalam sistem pencernaan serta sistem ekskresi manusia. Secara umum terdapat dua fungsi penting empedu didalam tubuh manusia yakni membantu penyerapan lemak dan juga vitamin larut lemak didalam tubuh serta membantu kerja hati didalam sistem ekskresi zat sisa yang keluar tubuh. Fungsi empedu diantaranya dijelaskan yakni sebagai berikut:

1. Membantu kerja dan fungsi enzim pencernaan

Fungsi empedu didalam pencernaan salah satunya ialah membantu fungsi enzim pencernaan yang dibantu oleh fungsi  pankreas. Enzim pencernaan yang perannya di usus halus bisa bekerja optimal didalam kondisi basa sedangkan pada zat makanan yang masuk ke usus mempunyai sifat asam.

sifat asam ini bisa diperoleh dari pencampuran HCl, sekresi dari bagian lambung yang fungsinya untuk mencerna makanan. Disinilah fungsi empedu itu sangat diperlukan oleh tubuh.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, salah satu dari karakteristik dari empedu ialah memiliki sifat basa. Sifat asam diusus halus memicu pengeluaran hormon sekretin dari kelenjar pankreas.

Hormon sekretin yang merangsang empedu agar mengabsorbsi air dan juga Na-bikarbonat. Akibatnya dari kosentrasi empedu itu menurun (lebih encer) tapi pH empedu itu meningkat dibandingkan disaat masih berada didalam kantong empedu.

2. Membantu fungsi enzim lipase

Enzim lipase mempunyai fungsi didalam merombak lemak yang menjadi dua molekul asam lemak serta gliserol. Partikel lemak yang cenderung mengumpul satu dengan yang lain membentuk partikel yang jauh lebih besar.

Hal ini bisa mengakibatkan kerja pada enzim lipase melambat. Empedu yang membantu kerja dari enzim lipase dengan cara membentuk misel-misel. Misel yang bentuknya bermuatan negatif sehingganya terjadi tolak menolak diantara masing-masing misel.

Akibatnya luasnya permukaan partikel yang semakin besar serta enzim lipase jauh lebih cepat untuk merombak lemak.

3. Empedu sebagai bakterisida

Bayangkan saja berapa banyak mikroba yang bisa masuk bersama dengan makanan. Didalam sekali makan, mikroba yang sudah masuk kedalam tubuh lewat makanan dengan jumlahnya tak terhitung.

Mengapa kita tak sakit disetiap kali makan? Disinilah peran dari sistem imun tubuh yang berperan. Selain dari sistem imun, sistem pencernaan mempunyai mekanisme dari pertahanan sendiri misalnya saja empedu.

Empedu yang menciptakan kondisi basa yang bisa mematikan ataupun menghambat mikroba yang sudah masuk kedalam tubuh.

4. Empedu berperan sebagai pengemulsi lemak

Tubuh manusia itu terdiri dari 70% air Air didalam tubuh manusia fungsninya sebagai pelarut zat-zat dari makanan supaya mudah diserap oleh tubuh. Lalu bagaimanakah dengan lemak? Bukan rahasia lagi yang apabila lemak serta air sulit agar dicampurkan.

Campuran lemak serta air bisa untuk stabil dengan bantuan dari agen pengemulsi. Sifat yang dipunyai agen pengemulsi ialah mempunyai dua gugus yakni gugus polar dan juga nonpolar.

Sifat semacam ini dipunyai oleh asam empedu. Asam empedu mempunyai permukaan dengan ikatan peptida polar sehingganya terjadinya tarik menarik dengan molekul air atau hidrofilik yang sedangkan permukaan yang lain cenderung ke hidrofobik. Permukaan hidrofobik yang berikatan dengan lemak yang membentuk sebuah struktur disebut misel.

5. Membantu penyerapan lemak

Sudah dibahas sebelumnya bahwa sanya partikel lemak yang cenderung mengumpul serta membentuk partikel yang jauh lebih besar. Hal ini tentu saja yang membuat lemak sulit yang terserap vili yang ialah bagian usus halus.

Pembentukan dari misel oleh empedu begitu vital peranannya didalama penyerapan lemak. Peran dari empedu yakni sebagai berikut:

  • Menjaga lemak itu tetap stabil agar membentuk misel,
  • Mempercepat perombakan dari lemak dengan cara meningkatkan luas dari permukaan lemak
  • Membawa asam lemak serta gliserol didalam misel sampai ke sel epitel usus yang kemudian diabsorbsi.

6. Sarana hati dalam membuang zat sisa

Sistem-sistem didalam tubuh manusia yang selalu bekerja meskipun tubuh itu beristirahat. Didalam sistem sirkulasi manusia yang misalnya, fungsi sel darah merah sebagai sebuah salah satu alat peredaran darah manusia tak pernah berhenti. Masa hidup dari sel darah merah yang sekitar 120 hari.

Penyakit yang Mempengaruhi Sekresi Empedu

Empedu yang memegang peranan penting didalam pencernaan lemak sehingganya keberadaannya begitu vital yang ada didalam tubuh. Apabila sekresi empedu itu terganggu disaat pencernaan lemak itu terjadi, maka lemak tak bisa untuk dicerna serta dibuang keluar tubuh.

Penyakit yang bisa terjadi diorgan hati serta kantong empedu diantara lain sebagai berikut:

  • batu empedu – sebuah keadaan yang dimana terbentuk timbunan kristal dikantong empedu serta saluran empedu. Batu empedu yang ditemukan dikantong empedu disebut dengan kolelitiasis sedangkan yang terdapat disaluran empedu disebut juga koledokolitiasis. Penyakit ini yang disebabkan oleh pengristalan kolesterol ataupun garam diakibatkan konsentrasi empedu yang sangat tinggi.
  • sirosis billier primer – peradangan dari saluran empedu yang terletak pada hati. Peradangan ini sangat menghalangi aliran empedu sehingganya terjadi peradangan yang diseluruh bagian hati.
  • Sakit kuning (jaundice) – penderita dari penyakit ini bisa mengalami bintik-bintik kuning, penguningan dari warna mata, serta feses berwarna pucat.

Selesai sudah pembahasan kita pada kesempatan kali ini Tentang Fungsi Empedu semoga dengan dibuatnya artikel ini dapat membantu kalian semuanya dan terimakasih sudah berkunjung dan membaca.

Baca Juga

Fungsi Enzim Ptialin

Reki Alfarizi
2 min read

Fungsi Glukosa

Reki Alfarizi
1 min read

Kelenjar Hipotalamus

Reki Alfarizi
1 min read