Isi Perjanjian Tordesillas

3 min read


Isi Perjanjian Tordesillas

Isi Perjanjian Tordesillas – Perjanjian Tordesillas adalah sebuah perjanjian yang terjadi antara Portugis dan Spanyol yang ditandatangani di Tordesillas pada tanggal 7 Juni 1494.

Perjanjian ini dibuat dengan tujuan untuk menyelesaikan konflik yang terjadi antara Portugis dan Spanyol dalam menglklaim tanah yang baru ditemukan.

Perjanjian Tordesilas dalam bahasa Portugis disebut dengan Tratado de Tordesilhas. Sedangkan didalam bahasa Spanyol disebut dengan Tratado de Tordesillas.

Perjanjian ini benar-benar diperhatikan dengan baik oleh kedua belah pihak, meskipun masih banyak yang belum mereka ketahuai tentang Geografi dunia baru.

Sejarah Perjanjian Tordesillas

Pada tanggal 7 Juni 1494, perwakilan pemerintah dari pihak Spanyol dan Portugis bertemu di Tordesillas, Spanyol untuk menegosiasikan keputusan Paus. Perjanjian Tordesillas juga dapat dikatakan sebuah perjanjian yang berlangsung dan ditandatangani di kota Tordesillas, Spanyol pada tanggal 7 Juni 1494.

Kemudian kesepakatan akhir yang dicapai dan ditandatangani oleh kedua negara inilah yang dikenal sebagai “The Treaty of Tordesillas” atau “Perjanjian Tordesillas”.

Kesepakatan ini berisi bahwa garis Demarkasi akan digeser ke sebelah barat sejauh 1110 mil dari Kepulauan Tanjung Verde (lepas pantai barat Afrika).

Selain itu, wilayah yang berada di luar Eropa merupakan kekuasaan Eksklusif bagi dua bangsa tersebut, yaitu Spanyol dan Portugis yang diawali pada bagian barat kepulauan Tanjung Verde.

Isi dari Perjanjian Soragosa mengatakan bahwa bangsa Portugis menguasai wilayah bagian Timur. Sedangkan, wilayah bagian Barat dipegang oleh bangsa Spanyol.

Perjanjian Tordesillas disahkan oleh bangsa Spanyol pada tanggal 2 Juli 1494 sedangkan, untuk bangsa Portugis disahkan pada tanggal 5 September 1494.

Perjanjian ini merupakan langkah awal dari penjelajahan bangsa Eropa untuk mengelilingi Samudra yang ada di dunia termasuk salah satunya adalah Indonesia.

Pada saat itu bangsa Spanyol dan Portugis merupakan sebuah kerajaan yang mempunyai kekuatan armada laut yang paling kuat, memiliki teknologi navigasi, serta perlengkapan kapal yang sangat baik jika dibandingkan dengan Negara-negara Eropa yang lainnya.

Kelebihan yang dimiliki dari kedua Negara inilah yang kemudian menimbulkan persaingan, terlebih lagi didalam memperluas wilayah dan perdagangannya.

Isi Perjanjian Tordesillas

Isi Perjanjian Tordesillas

Kesepakatan dari Perjanjian Tordesillas yaitu pembagian wilayah pelayaran antara bangsa Portuigis dan Spanyol, melalui Perjanjian yang sudah dilaksanakan sejak tanggal 4 Juni 1474 ini.

Spanyol akhirnya melakukan sebuah pelayaran ke arah barat dari kepulauan Cape Verde. Wilayah pelayaran itu meliputi daerah Benua Amerika, dan pada akhirnya bangsa Spanyol mampu belayar hingga ke negara Filipina pada tahun 1521.

Sedangkan Portugis melakukan kegiatan pelayaran ke arah Timur untuk mencari rempah-rempah, dan pada akhirnya Portugis sampai ke daerah Maluku di tahun yang sama.

Akibat Perjanjian Tordesillas

Akibat dari Perjanjian Tordesillas yaitu berkembangnya 3 G yaitu sebagai berikut ini :

A. Gospel (Penyebaran Ajaran Katolik & Kristen)

Akibat adanya semboyan Gospel tersebut, maka tidak heran bila para penjelajah didampingi oleh Misionaris Kristen, serta beberapa wilayah yang dikuasai oleh para pedagang Spanyol & Portugis.

Sehingga sudah dipastikan akan terjadi konversi yaitu proses perpindahan agama yang sudah beragama Katolik dengan diiringi sebuah proses asimilasi kebudayaan.

B. Gold (Mencari Kekayaan Berbentuk Emas)

Sedangkan, untuk semboyan Gold ini yang kemudian menimbulkan paham merkantilis yaitu sebuah paham yang beranggapan jika kejayaan dari suatu Negara dapat diukur dari banyaknya emas yang sudah dimiliki sebagai hasil laba dari perdagangan mereka.

C. Glory (Mencari Kejayaan, Kemasyhuran, & Ke-menangan)

Dari semboyan Glory sudah menghasilkan sebuah imperialisme kuno karena dilihat dari kejayaan yang diperoleh dari daerah koloni & jalur perdagangan yang telah dikuasainya. Oleh sebab itu, membuat banyak bangsa yang berlomba-lomba untuk menguasai daerah lainnya.

Dampak Perjanjian Tordesillas bagi Bangsa Indonesia

Sebelumnya, Indonesia diberi nama dengan Nusantara yang dipisahkan oleh kerajaan-kerajaan. Karena pada saat itu, mereka belum mengenal adanya sebuah persatuan antar wilayah.

Berikut ini merupakan dampak dari Perjanjian tersebut bagi bangsa Indonesia :

1. Menguasai perdagangan yang ada di nusantara. 

Di Negara Indonesia dan terutama di wilayah Maluku merupakan salah satu daerah penghasil rempah-rempah terbanyak pada saat itu.

Sehingga hal ini mengundang bangsa Spanyol dan Portugis untuk datang dan menguasai pusat perdagangan yang ada di Indonesia, namun mereka melakukan dengan cara yang sangat licik.

2. Memecah belah antar wilayah yang ada di Nusantara. 

Kedua belah pihak yaitu Spanyol dan Portugis bertemu di Maluku dan tepatnya di kerajaan Ternate dan Tidore.

Karena tidak adanya sebuah persatuan antara kerajaan Ternate dan Tidore, mereka pun sangat mudah untuk di adu domba oleh kedua negara tersebut.

Mereka berpihak pada masing-masing kerajaan, yaitu Bangsa Portugis memihak kerajaan Ternate, sedangkan Spanyol memihak kerajaan Tidore, hal ini bertujuan untuk memecah belah antara kedua Kerajaan tersebut.

Namun pemihakan ini tentunya tidak diberikan secara geratis, karena kedua kerajaan ini harus membayar upeti kepada bangsa Portugis dan Spanyol.

3. Terjadinya Kolonialisme dan imperialisme di Indonesia. 

Perjanjian ini termasuk salah satu faktor timbulnya penjajahan di Negara Indonedsia. Tindakan dari bangsa Portugis dan Spanyol inilah yang memicu setiap negara berusaha untuk menguasai dan menjajah Negara Indonesia karena kaya akan rempah-rempah.

Berikut ini Negara-negara yang sempat menjajah bangsa Indonesia yaitu Belanda, Jepang, Portugis, Spanyol dan juga Inggris.

Tujuan Perjanjian Tordesillas

Perjanjian Tordesillas ini dibuat tentu saja mempunyai tujuan tertentu yaitu, sebagai berikut ini :

  • Untuk memenuhi ketidakpuasan dari Raja Ferdinand.
  • Untuk mengantisipasai masalah yang timbul dari perjalanan Christopus Columbus.
  • Bertujuan untuk menghindari bentrokan antara Portugis dan Spanyol.
  • Bertujuan untuk membagi kekuasaan kepada dua belah pihak.
Apa yang dimaksud dengan Perjanjian Tordesillas?

Perjanjian Tordesillas adalah sebuah perjanjian yang terjadi antara Portugis dan Spanyol yang ditandatangani di Tordesillas pada tanggal 7 Juni 1494.

Mengapa diberi nama Perjanjian Tordesillas?

Tordesillas adalah nama sebuah kota di Spanyol yang menjadi tempat ditetapkannya sebuah Perjanjian yang diberikan sebutan Tordesillas.

Tokoh yang terlibat pada Perjanjian Tordesillas, yaitu?

Perjanjian Saragosa dan Tordesillas melibatkan dua pihak, yaitu pihak Spanyol yang diwakili oleh Kaisar Charles V. Sedangkan Portugis diwakili oleh Kaisar Charles V.

Demikian pembahasan artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru bagi kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :