Jenis Jenis Paragraf

3 min read


Jenis Jenis Paragraf

Jenis Jenis Paragraf – Untuk menjadi sebuah teks yang baik tentunya harus didukung pula dengan paragraf yang baik. Bahkan, paragraf juga digunakan untuk menentukan seberapa bagus tulisan kita.

Namun, dalam penggunaan kata dan susunan kalimatnya juga harus benar-benat diperhatikan dengan sedemikian rupa. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan penjelasan mengenai Paragraf beserta dengan hal-hal yang ada didalamnya.

Pengertian Paragraf

Paragraf merupakan sebuah rangkaian kalimat yang berhubungan satu sama lain. Namun, paragraf dapat disebut juga sebagai sebuah karangan singkat, karena seorang penulis dapat menuangkan ide pikirannya sehingga membentuk sebuah topik pembicaraan.

Didalam suatu paragraf terdapat beberapa kalimat yang memiliki fungsi masing-masing yaitu Kalimat Pengenalan, Kalimat Topik, Kalimat Penjelasan, dan juga Kalimat Penutup.

Kemudian kalimat tersebut dirangkai menjadi satu dan menjadi sebuah gagasan pokok yang utuh. Panjang dan pendeknya suatu paragraf dapat menjadi acuan untuk menentukan seberapa banyak ide pokok yang tertuang didalamnya.

Ciri-ciri Paragraf

Agar dapat lebih mudah untuk memahami apa iu paragraf, yuk kita simak beberapa karakteristik dari paragraf yang ada dibawah ini :

  1. Kata pertama terletak agak lebih kedalam, yaitu sekitar 5 spasi pada bentuk karangan biasa.
  2. Memakai ide pokok utama yang ditulis pada bagian kalimat pertama atau kalimat topik.
  3. Setiap paragraf pasti terdapat kalimat topik dan selebihnya menngunakan kalimat pengembang untuk menjelaskan dan mendeskripsikan ide pokok utama yang terdapat pada kalimat utama.
  4. Memakai ide pokok penjelas yang dinyatakan didalam kalimat penjelas.

Baca Juga : Teks Eksplanasi

Syarat-Syarat Paragraf

Secara umum, didalam pembuatan paragraf kita harus memperhatikan juga syarat-syarat yang ada didalamnya, yaitu sebagai berikut :

  • Kelengkapan. Maksudnya, disini paragraf harus lengkap jika dilihat dari segi unsur dan juga struktur seperti Ide pokok, kalimat utama serta kalimat penjelas.
  • Kesatuan. Apabila ingin dikatakan sebagai paragraf yang baik, didalamnya harus terdapat hubungan antara Ide pokok dengan kalimat penjelas agar pembaca dapat memahami apa yang mereka baca.
  • Kepaduan. Maksudnya, antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lainnya harus saling terhubung secara logis dan juga serasi.

Jenis-Jenis Paragraf

Pada bagian ini saya akan memberikan beberapa jenis dari paragraf tersebut, yaitu diantaranya sebagai berikut :

1. Paragraf Berdasarkan Letak Gagasan Utama

  • Deduktif, yaitu salah satu bentuk dari paragraf yang ide pokok utamanya terletak diawal paragraf.
  • Induktif, yaitu salah satu bentuk dari paragraf yang ide pokok utamanya terletak diakhir paragraf.
  • Ineratif, yaitu salah satu bentuk dari paragraf yang ide pokok utamanya terletak ditengah paragraf.
  • Campuran, yaitu salah satu bentuk dari paragraf yang ide pokok utamanya terletak di awal dan juga akhir paragraf.

2. Paragraf Berdasarkan Fungsinya

  • Penghubung, pada paragraf ini berfungsi sebagai penghubung antara paragraf yang satu dengan paragraf yang lainnya.
  • Pembuka, pada paragraf ini berfungsi sebagai untuk mengundang rasa keingintahuan si pembaca terhadap isi artikel tertentu.
  • Paragraf Isi, pada paragraf ini berisi bagian-bagian pokok yang terdapat didalam suatu paragraf.
  • Penutup, pada paragraf ini biasanya berfungsi untuk memberikan kesimpulan, saran dan juga harapan yang terletek dibagian akhir paragraf.

Baca Juga : Teks Eksposisi

3. Paragraf Berdasarkan Isinya

Berikut ini berapa jenis paragraf berdasarkan isinya, yaitu diantaranya :

1. Paragraf Narasi

Secara umum, paragraf ini berisi atau menceritakan suatu kejadian atau peristiwa yang terjadi dan waktu kejadiannya disusun secara berurutan.

Contoh :

Disuatu pagi, Aluna pergi ke pasar dengan menggunakan sepeda bututnya. Sesampainya ia dipasar, Aluna membeli beberapa kebutuhan hidupnya bersama ibunya yang sedang sakit. Sesudah semua barang tersebut dibeli, Aluna menggoes sepedanya untuk kembali kerumah.

2. Paragraf Eksposisi

Pada umunya,paragraf ini memiliki sifat dan fungsi untuk menjelaskan sesuatu secara detail baik itu berupa sebuah informasi atau hanya sekedar pengetahuan umum saja.

Contoh :

Tanaman obat sambiloto suduh sangat terkenal sejak zaman nenek moyang kita terdahulu. Tanaman obat sambiloto ini memiliki banyak khasiat yang digunakan untuk menyembuhkan sebuah luka serta dapat bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita juga.

3. Paragraf Argumentasi

Secara umum, paragraf argumentasi adalah salah satu karangan yang berisikan sebuah opini, gagasan pokok serta pendapat-pendapat yang dituangkan oleh seorang penulis berdasarkan dengan sudut pandang dan juga keyakinanya.

Contoh :

Sebagian besar anak yang ada di Indonesia sudah kehilangan masa kecilnya yang bahagia. Pernyataan ini dikemukakan oleh seseorang yang pakar dalam ilmu Psikologi Pendidikan Sukarton (1992), bahwa anak-anak yang masih di bawah umur sudah banyak yang dilibatkan oleh orang tuanya untuk mencari nafkah.

4. Paragraf Persuasi

Pada umumnya, Perusiasi merupakan salah satu paragraf yang isinya dapat mempengaruhi para pembacanya atau bersifat ajakan agar para pembaca mau melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang sudah dituliskan.

Contoh :

Kebersihan merupakan salah satu hal terpenting didalam kehidupan kita. Tanpa kebersihan, mungkin dunia kita akan dipenuhi dengan sampah. Bahkan beragam bencana pun akan timbul. Oleh sebab itu, marilah kita jaga lingkungan yang ada disekitar kita agar tetap bersih dan nyaman.

5. Paragraf Deskripsi

Deskripsi merupakan salah satu paragraf yang didalamnya berisi gambaran terhadap suatu objek yang dapat diimajinasikan oleh pembaca dan seolah-oleh dapat melihat serta merasakan objek tersebut.

Contoh :

Dia pergi kekampus dengan memakai rok panjang yang berwarna hitam pekat. Rok tersebut sangat sesuai dengan warna blus panjang yang ia kenakan. Rok dan blusnya seakan-akan menambah kecantikan dirinya. Langkah kakinya pun begitu santun hingga memikat hati orang yang melihatnya.

Baca Juga : Teks Deskripsi

Fungsi Paragraf

Paragraf itu sendiri memiliki fungsi didalam tulisan atau sebuah karangan, yaitu diantaranya sebagai berikut :

  • Berfungsi untuk mendeskripsikan sebuah gagasan pokok kalimat.
  • Sebagai penanda dari peralihan atau perpindahan suatu ide pokok atau kalimat utama yang baru.
  • Berfungsi untuk memudahkan seseorang untuk menuli dan membacanya.
  • Paragraf juga berfungsi untuk membantu pengembangan topik atau ide pokok utamanya.
  • Berfungsi untuk memudahkan seorang penulis untuk mengendalikan penggunaan variabel yang terdapat didalam suatu karangan.
Apa yang dimaksud dengan Paragraf?

Paragraf merupakan sebuah rangkaian kalimat yang berhubungan satu sama lain.

Mengapa Paragraf disebut juga Karangan Singkat?

Paragraf disebut sebagai karangan singkat, karena seorang penulis dapat menuangkan ide pikirannya sehingga membentuk sebuah topik pembicaraan.

Tuliskan jenis pola dari pengembangan Paragraf Eksposisi!

Pola pengembangan Paragraf Eksposisi yaitu Pola Pertentangan, Analogi, Proses, Ilusi, Sebab-Akibat,

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru bagi para pembaca..