Keanekaragaman Hayati di Indonesia

2 min read

Keanekaragaman Hayati di IndonesiaPada artikel kali ini, akan dibahas mengenai Keanekaragaman Hayati di Indonesia. Untuk lebih jelasnya, simak terus artikel di bawah ini.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang beriklim tropis. Dimana pada tiap pulaunya dihuni oleh suku – suku dengan adat istiadat, dialek (bahasa daerah) dan kepercayaan yang berbeda-beda. Begitu juga dengan keanekaragaman hayatinya pun sangat beraneka ragam.

keanekaragaman hayati di indonesia brainly

Pengertian Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati adalah suatu keberagaman dari makhluk hidup yang menunjukkan keseluruhan dari variasi gen, spesies serta ekosistem di suatu tempat.

Terdapat dua faktor penyebab dari keanekaragaman hayati yaitu faktor genetik dan faktor luar. Faktor genetik sifatnya relatif konstan atau stabil pengaruhnya kepada morfologi organisme.

Sedangkan, untuk faktor luar yang relatif stabil pengaruhnya kepada morfologi organisme serta interaksi antar organisme didalam ekosistem tertentu. Dikarenakan sesuai dengan lingkungan yang sudah ada.

Keanekaragaman hayati terdapat diberbagai tingkatan kehidupan, mulai dari organisme pada tingkat rendah sampai dengan organisme pada tingkat tinggi. Pada tingkat organisasi, dari kehidupan individu sampai pada tingkat interaksi kompleks, atau dari spesies sampai kepada ekosistem.

Keanekaragaman hayati sangat diperlukan untuk kelestarian hidup dari organisme serta keberlangsungan daur materi atau aliran energi. Adanya keanekaragaman hayati ditunjukkan dengan berbagai jenis makhluk hidup yakni hewan, tumbuhan, serta mikroorganisme.

Keanekaragaman hayati ditentukan oleh suatu interaksi antara dua faktor, yaitu : faktor keturunan (genotip) dan lingkungan tempat dari organisme hidup. Keistimewaan dari keanekaragaman hayati di Indonesia adalah :

  1. Keanekaragaman hayati di indonesia sangatlah banyak dan beragam, yang dapat dijumpai pada hutan hujan tropis, hal ini dikarenakan Indonesia terletak di daerah tropis.
  2. Mempunyai tumbuhan tipe Indo-Malaya dengan areal yang paling luas. Flora Indo-Malaya ialah tumbuhan yang hanya hidup di negara seperti India, vietnam, Thailand, Indonesia, Malaysia, dan juga Philipina. Sedangkan untuk flora yang tumbuh dinegara Indonesia, Malaysia, dan Philipina sering disebut dengan Flora malesiana.
  3. Mempunyai hewan tipe Oriental (Asia), Australia, dan juga peralihan. Fauna yang bertipe Oriental terdapat di wilayah barat indonesia yang meliputi : pulau jawa, sumatra, bali, dan juga kalimantan.

Macam-Macam Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati terbagi menjadi 3 yaitu :

1. Keanekaragaman Berdasarkan Tingkat Spesies

Keanekaragaman hayati pada tingkat jenis (antar spesies) cukup mudah untuk diamati dikarenakan perbedaannya yang mencolok. Seperti pada variasi antara kucing dan harimau yang sudah termasuk kedalam kucing. Meskipun demikian diantara kucing dan harimau ada perbedaan fisik, tingkah laku serta habitatnya.

Keanekaragaman hayati pada tingkatan jenis ini telah menunjukkan variasi bentuk, penampilan dan juga frekuensi gen. Contoh lain dari keanekaragaman pada tingkatan jenis atau spesies yaitu pada kacang-kacangan atau dengan nama latinnya Papilionaceae.

Terdapat jenis kacang tanah, kacang kapri, kacang buncis dan kacang hijau itu merupakan contoh dari keanekaragaman hayati pada tingkat jenis/spesies yang ada di sekitaran kita.

Masing-masing jenis dari tumbuhan ini tergabung dalam keluarga kacang-kacangan, meskipun secara tampilan mempunyai perbedaan ataupun variasi dalam pertumbuhan, ciri fisik, dan juga ciri fisiologisnya.

2. Keanekaragaman Berdasarkan Tingkat Gen

Gen adalah faktor pembawa sifat yang bisa menentukan sifat dari makhluk hidup. Gen terletak di dalam kromosom, dan kromosom ini terletak di dalam nukleus.

Ditunjukkan karena adanya sebuah variasi susunan genotip dari makhluk hidup pada satu species, sehingga termasuk ke dalam satu species, walaupun terdapat ketidaksamaan antara satu dan lainnya.

Species ialah kelompok organisme yang memiliki ciri-ciri umum yang sama, bisa melakukan perkawinan diantar sesamanya lalu menghasilkan keturunan yang sangat fertil (subur).

Keanekaragaman gen bisa memunculkan varietas, contohnya saja terdapat varietas padi PB 5, PB 8, serta rojo lele.

3. Keanekaragaman Berdasarkan Tingkat Ekosistem

Ekosistem berarti sebuah kesatuan yang telah terbentuk oleh hubungan timbal balik diantara makhluk hidup (komponen biotik) serta lingkungannya (komponen abiotik).

Sedangkan Keanekaragaman Berdasarkan Tingkat Ekosistem adalah keberagaman dari jenis makhluk hidup dikarenakan kondisi lingkungan dan keseimbangan ekosistemnya.

Setiap ekosistem mempunyai ciri-ciri dari lingkungan fisik, lingkungan kimia, tipe vegetasi atau tumbuhan, serta tipe hewan yang sangat spesifik.

Faktor abiotik yang mempengaruhi faktor biotik di antaranya ialah iklim, tanah, air, suhu, udara, angin, cahaya, kelembapan, mineral, serta tingkat keasaman.

Variasi dari faktor abiotik akan menimbulkan kondisi yang berbeda disetiap ekosistem. Untuk dapat mengetahui keanekaragaman hayati ditingkat ekosistem, bisa dilihat dari satuan ataupun tingkatan organisasi pada kehidupan di tempat itu.

Secara garis besar, ada dua ekosistem yang utama, yaitu ekosistem daratan (eksosistem terestrial) dan ekosistem perairan (ekosistem aquatik). Berikut ini adalah contoh ekosistem alami yang terdapat di alam :

a. Ekosistem Daratan

Ekosistem darat adalah suatu ekosistem yang lingkungan fisiknya yaitu berupa daratan. Ekosistem darat ini ada didalam area yang begitu luas yang disebut bioma.

Bioma juga terbagi lagi atas beberapa bioma yaitu bioma gurun, bioma savana, bioma padang rumput, bioma hutan hujan tropis, bioma hutan gugur, bioma taiga, serta bioma tundra.

b. Ekosistem Perairan

Ekosistem air adalah suatu ekosistem yang komponen abiotiknya sebagian besar terdiri dari air. Dimana ekosistem air juga dibedakan menjadi 2 jenis yaitu ekosistem air tawar dan ekosistem air laut.

Pada ekosistem air tawar, contohnya ekosistem rawa dan ekosistem danau, mempunyai ciri suhu yang sangat bervariasi, intensitas cahaya yang kurang dan juga sangat terpengaruh oleh iklim serta cuaca. Tumbuhan yang dapat hidup didalam ekosistem air tawar antara lain sejenis ganggang.

Demikianlah pembahasan berkaitan dengan Keanekaragaman Hayati di Indonesia, semoga dapat bermanfaat dan terimakasih.

Baca Juga:

Pidato Pendidikan

Guru Ulia
3 min read

Pidato Kemerdekaan

Guru Ulia
2 min read

Konjungsi Korelatif

Guru Ulia
2 min read