Kelenjar Kelamin

3 min read

Kelenjar Kelamin – Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai Kelenjar Kelamin. Untuk lebih jelasnya, simak terus artikel di bawah ini.

fungsi kelenjar kelamin pria

Pengertian Kelenjar Kelamin

Kelenjar kelamin atau kelenjar reproduksi (gonad) adalah kelenjar endokrin yang menghasilkan gamet (sel germinal) dari suatu organisme.

Pada manusia, kelenjar kelamin pada pria disebut testis (merupakan alat reproduksi pria) , sedangkan kelenjar kelamin pada wanita disebut ovarium (merupakan alat reproduksi wanita).

Fungsi Kelenjar Kelamin

Fungsi dari kelenjar kelamin antara pria (testis) dan wanita (ovarium) tentunya berbeda. Berikut ini merupakan fungsi kelenjar kelamin diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Fungsi Kelenjar Testis

Kelenjar testis berfungsi sebagai penghasil sel–sel kelamin pada pria (sperma) dan penghasil hormon testosterone. Apabila kelenjar ini tidak dapat bekerja dengan baik, maka proses pembuahan sel telur juga akan mengalami kendala.

  • Fungsi Kelenjar Ovarium

Kelenjar ovarium berfungsi sebagai kelenjar yang memproduksi sel–sel kelamin dan sebagai pemberi sifat kewanitaan.

Sifat kewanitaan ialah sifat yang hanya terdapat pada seorang wanita, seperti adanya pertumbuhan dari payudara, pinggul yang membesar, bahu yang sempit, perkembangan glandula mamae.

Struktur Kelenjar Kelamin

Struktur pada kelenjar kelamin terdiri dari dua bagian, yaitu :

  • Struktur Kelamin Pria ( testis )

Testis adalah kelenjar kelamin pada pria. Dimana testis terdiri dari dua buah atau sepasang yang terbungkus oleh skroktum.

Hormon yang dihasilkan oleh kelejar kelamin pria ini ialah hormon testosteron yang berfungsi untuk menimbulkan dan memelihara kelangsungan dari tanda–tanda kelamin sekunder.

Kelamin sekunder adalah adanya perubahan pada suara yang membesar sesuai dengan usia seorang pria, selain itu adanya perumbuhan kumis yang signifikan, membesarnya jankun.

Testis terletak di dalam skortum, dan masing – masingnya berbentuk bulat yang dilapisi oleh jaringan ikat cukup tebal disebut juga tunika albugenia.

Untuk saluran keluar testis (duktus efferent) dimulai pada bagian superior testis menuju duktus epididimis. Duktus eferen merupakan penghubung antara duktus epididymis dan uretra, naik dari bagian superior skortum ke dinding perut menembus kanalis inguinalis.

Umumnya, ukuran dari testis ini sering kali dikaitkan dari tingkat kejantanan seseorang lelaki. Selain itu juga berhubungan dengan fungsi dari kelenjar prostat dan cowper, dikarenakan kedua kelenjar ini mendukung kinerja dari kelenjar kelamin.

  • Stuktur Kelamin Wanita (ovarium)

Kelenjar ovarium hanya terdapat pada wanita, berdasarkan letaknya, organ reproduksi wanita terbagi menjadi dua, yaitu organ yang berada di bagian luar tubuh dan organ yang berada di dalam tubuh.

Organ reproduksi wanita bagian luar terdapat di daerah vulva, yang terletak di luar vagina. Organ-organ yang termasuk di dalamnya adalah labia, mons pubis, lubang vagina, lubang uretra, klitoris, dan kelenjar bartholin/kelenjar vestibular.

Sedangkan organ reproduksi wanita bagian dalam terletak pada rongga pinggul (pelvis), organ – organ yang termasuk didalamnya adalah vagina, serviks/leher rahim, rahim/uterus, ovarium/indung telur dan saluran telur/tuba fallopi.

Kelainan pada Kelenjar Kelamin

Berikut ini merupakan kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada kelenjar kelamin, yaitu :

1. Kelainan pada kelenjar kelamin pria, diantaranya adalah :

  • Gangguan prostat

Prostat adalah kelenjar pada sistem reproduksi pria yang membungkus saluran kemih (uretra).

Kelenjar ini memproduksi cairan mani yang berfungsi untuk menyuburkan dan melindungi sperma. Gangguan pada prostat diantaranya pembesaran prostat (BPH), peradangan prostat (prostatitis), kanker prostat.

  • Epididimitis

Epididimitis adalah gangguan pada kelenjar kelamin pria yang terjadi akibat adanya peradangan pada epididimis (saluran di dalam skrotum yang menempel pada testis). Epididimis berperan untuk mengangkut dan menyimpan sperma yang diproduksi oleh testis.

Akibat yang ditimbulkan dari epididimistis adalah dapat menyebabkan gangguan kesuburan, buah zakar bengkak dan nyeri, air mani mengandung darah, nyeri saat buang air kecil dan ejakulasi.

  • Hipogonadisme

Hipogonadisme adalah gangguan yang terjadi ketika tubuh tidak dapat menghasilkan hormon testosteron yang cukup. Pada pria dewasa, kondisi Hipogonadisme dapat menyebabkan penurunan libido, infertilitas, gangguan produksi sperma dan fungsi organ-organ reproduks.

  • Orchitis

Orchitis adalah peradangan pada testis, yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Orchitis dapat menyerang salah satu testis maupun keduanya sekaligus.

Orchitis menyebabkan buah zakar bengkak dan nyeri. Bila tidak ditangani dengan baik, penyakit ini dapat menyebabkan kemandulan dan penurunan produksi hormon testosteron.

2. Kelainan pada kelenjar kelamin wanita, diantaranya adalah :

  • Miom

Miom (fibroid rahim) adalah kelainan pada kelenjar kelamin wanita berupa tumbuhnya tumor jinak di dalam rahim. Tumor pada miom terbentuk dari jaringan otot rahim dan biasanya menyerang sistem reproduksi wanita pada usia produktif.

  • PCOS

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah kelainan yang mempengaruhi kadar hormon wanita. Seorang wanita yang menderita penyakit ini akan menghasilkan hormon seks androgen dalam jumlah yang lebih banyak dan berakibat tidak teraturnya siklus menstruasi atau tidak menstruasi sama sekali sehingga sulit untuk dapat hamil.

  • Radang panggul

Radang panggul adalah kelainan yang disebabkan oleh bakteri penyebab infeksi yang merambat masuk ke dalam panggul melalui vagina atau leher rahim. Salah satu yang menyebabkan radang panggul adalah penyakit menular seksual, seperti gonore dan klamidia.

Akibat dari penyakit radang panggul jika tidak diobati dengan baik adalah terjadi nyeri pada panggul untuk jangka panjang, infertilitas, kehamilan ektopik dan tersumbatnya saluran telur.

  • Endometriosis

Endometriosis adalah penyakit yang menyerang sistem reproduksi wanita ketika jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di tempat lain di dalam tubuh, seperti tumbuh pada ovarium, bagian belakang rahim, usus, atau di kandung kemih.

Jaringan yang salah tempat ini akan menyebabkan nyeri haid yang hebat, perdarahan menstruasi yang deras, nyeri saat berhubungan seksual, serta sulit hamil.

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai Kelenjar Kelamin, semoga dapat bermanfaat dan terimakasih.

Baca Juga: