Kerajaan Mataram Kuno

2 min read


kerajaan mataram kuno

Kerajaan Mataram Kuno – Pernah berfoto di Candi Borobudur?? Atau Candi Prambanan? Atau Candi – Candi di sekitaran Jawa Tengah dan Jawa Timur?? Jika iya, ternyata Candi – Candi yang SantinoRice.com sebutkan diatas, adalah peninggalan bersejarah dari Kerajaan Mataram Kuno ini.

Untuk membahas lebih jauh lagi, simak ya artikel yang sudah penulis siapkan berikut.

Awal Mula Kerajaan Mataram Kuno

kerajaan medang

Kerajaan ini yang awal berdirinya pada abad ke-8 di Jawa Tengah ini, dikenal juga dengan nama Kerajaan Medang.

Pada abad ke-10, Raja Mataram Kuno, yakni Mpu Sindok, memindahkan pusat pemerintahan, ke wilayah Jawa Timur. Pemindahan kerajaan itu, disebabkan oleh letusan Gunung Merapi kala itu.

Menurut sejarah, tempat baru di Jawa Timur itu bernama Watugaluh. Watugaluh terletak di tepian sungai Brantas, yang saat ini kita kenal sebagai Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Dalam pengucapan sehari – hari rakyatnya, Kerajaan ini lebih dikenal dengan Kerajaan Medang, dibandingkan dengan Kerajaan Mataram Kuno.

Namun, dari sebagian rakyat kerajaan, masih menyebutnya dengan Kerajaan Mataram Kuno.

Baca Juga : Kerajaan Demak

Pusat Pemerintahan

Yogyakarta dahulu disebut dengan Bhumi Mataram, yakni sebagai tempat Kerajaan Medang berdiri. Bhumi Mataram sendiri, tertulis di Prasasti Anjuk Ladang dan Prasasti Minto.

Menurut berbagai prasasti yang telah ditemukan, Kerajaan ini sering kali berpindah lokasi kekuasaan, antara lain :

  1. Zaman Sanjaya, Medang i Bhumi Mataram.
  2. Zaman Rakai Pikatan, Medang i Mamrati.
  3. Zaman Dyah Balitung, Medang i Poh Pitu.
  4. Zaman Dyah Wawa, Medang i Bhumi Mataram.
  5. Zaman Mpu Sindok, Medang i Tamwlang dan Medang i Watugaluh.
  6. Zaman Dharmawangsa Teguh Medang i Wwatan.

Raja Yang Pernah Memerintah

Sejak dibangunnya Kerajaan Mataram Kuno atau Medang oleh Sanjaya, kerajaan ini pernah dipimpin oleh 16 orang raja, termasuk saat kekuasaannya berpindah ke wilayah Jawa Timur.

  1. Sanjaya, pendiri Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Medang.
  2. Wangsa Syailendra atau Rakai Panangkaran.
  3. Dharanindra atau Rakai Panunggalan.
  4. Samaragrawira atau Rakai Warak.
  5. Samaratungga atau Rakai Garung.
  6. Awal kebangkitan Wangsa Sanjaya Rakai Pikatan ke-6 suami  dari Pramodawardhani.
  7. Dyah Lokapala atau Rakai Kayuwangi.
  8. Rakai Watuhumalang.
  9. Rakai Watukura Dyah Balitung.
  10. Mpu Daksa.
  11. Rakai Layang Dyah Tulodong.
  12. Rakai Sumba Dyah Wawa.
  13. Mpu Sindok, awal pindah di Jawa Timur.
  14. Sri Lokapala suami  dari Sri Isanatunggawijaya.
  15. Makuthawangsawardhana.
  16. Dharmawangsa Teguh.

Peristiwa Mahapralaya

Berdasarkan Prasasti Pucangan, Peristiwa Mahapralaya merupakan kejadian hancurnya Kerajaan Medang saat di Jawa Timur. Tahun terjadinya tersebut, tidak diketahui karena tulisan di prasasti tidak jelas.

Menurut sebagian sejarawan, kehancuran Kerajaan Medang ini sekitar tahun 1006M dan sebagiannya yang lain menyebut di tahun 1016M.

Runtuhnya Kerajaan Medang

Raja terakhir Kerajaan Medang merupakan cicit dari Mpu Sindok, bernama Dharmawangsa Teguh. Sejak dinobatkan sebagai Raja Kerajaan Medang tahun 991M, Dharmawangsa bersama pasukannya telah berkali – kali menyerang Kerajaan Sriwijaya.

Yang membuat semakin panasnya persaingan kerajaan di tanah Jawa dan tanah Sumatera.

Di tahun 1006M atau 1016M, Dharmawangsa mengadakan pesta pernikahan puterinya di Wwatan.

Karena pernikahan itu, Kerajaan Medang diserang oleh Aji Wurawari dari Kerajaan Lwaram dan terbunuhnya Dhamawangsa. Aji Wurawari merupakan sekutu dari Kerajaan Sriwijaya.

Tiga tahun setelah terbunuhnya Dharmawangsa oleh Aji Wurawari, Kerajaan Medang kembali dibangun. Orang yang mendirikan kembali Kerajaan Medang yang sudah hancur itu, bernama Airlangga.

Airlangga sendiri mengaku, bahwa ibunya merupakan keturunan Mpu Sindok. Kerajaan baru itu lantas dinamakan Kerajaan Kahuripan.

Peninggalan Kerajaan Medang

Peninggalan dari Kerajaan Medang berupa prasasti – prasasti yang banyak ditemukan di wilayah Jawa Tengah maupun di Jawa Timur.

Kerajaan ini juga banyak membangun candi – candi, baik bercorak Hindu ataupun bercorak Budha. Selain itu, penemuan artifak emas di Wonoboyo, Klaten, Jawa Tengah pada tahun 1990, telah menunjukkan betapa kaya dan berseni budayanya Kerajaan ini.

Candi – Candi yang terkenal hingga saaat ini, antara lain :

  • Candi Kalasan
  • Candi Plaosan
  • Candi Prambanan
  • Candi Sewu
  • Candi Mendut
  • Candi Pawon
  • Candi Sambisari
  • Candi Sari
  • Candi Kedulan
  • Candi Morangan
  • Candi Ijo
  • Candi Barong
  • Candi Sojiwan
  • Candi Borobudur

Dari sekian banyak candi yang dibangun pada masa Kerajaan Medang, yang paling terkenal adalah Candi Borobudur.

Terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, merupakan candi yang bercorak ajaran Budha. Candi yang berbentuk Stupa ini, merupakan kuil Budha yang terbesar didunia.

candi borobudur
Candi Borobudur

Candi ini dibangun saat pemerintahaan Sailendrawangsa ini, telah dipilih UNESCO sebagai situs peninggalan bersejarah.

Candi Borobudur merupakan salah satu dari 7 Keajaiban Dunia. Kemegahan dari Candi ini, masih bisa kita rasakan sampai sekarang.

Bagaimana gaes?? Sudah mengerti tentang Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Medang ini?? Atau kalian sudah pernah berlibur ke Yogyakarta dan mampir ke Candi Borobudur ini?? Pasti kagum dengan peninggalan bersejarah yang satu ini bukan??

Sekian dulu info yang bisa penulis berikan tentang materi makalah kerajaan medang kamulang (mataram kuno), semoga menambah wawasan kalian tentang kerajaan – kerajaan di Indonesia ini ya.

Kerajaan Kutai

Guru Apid
4 min read

Kerajaan Sriwijaya

Guru Apid
3 min read