Klasifikasi Echinodermata

2 min read

Klasifikasi Echinodermata – Kembali bersama santinorice.com, pada artikel kali ini akan dibahas mengenai Klasifikasi Echinodermata. Untuk lebih jelasnya, simak terus artikel di bawah ini.

Klasifikasi Echinodermata

Di dunia ini, hewan atau biasa disebut dengan fauna sangatlah banyak dan beragam. Disebabkan banyaknya ragam dari fauna ini maka para ahli mengelompokkannya menjadi 2 golongan besar, yaitu vertebrata dan invertebrata. Dimana vertebrata adalah kelompok hewan yang memiliki tulang belakang, seperti ikan, katak, buaya, ular, ayam, kuda dan lain-lain . Sedangkan invertebrata adalah kelompok hewan yang tidak memiliki tulang belakang atau tulang punggung, seperti protozoa, ubur-ubur, cacing, laba-laba dan lainnya.

Echinodermata artinya hewan yang berduri. Hal tersebut sesuai dengan karakteristik tubuhnya yang mempunyai kulit berduri.

Echinodermata adalah anggota dari subfilum invertebrate (hewan yang tidak bertulang belakang) mempunyai kaki berbentuk tabung serta hidup di dasar perairan. Namun, beberapa jenis dari echinodermata ini dapat hidup di air payau.

  • Karaktersitik Echinodermata

Echinodermata berkembang biak dengan cara seksual, yaitu hewan jantan dan betina melepaskan sel gametnya pada air laut, serta proses fertilisasi berlangsung dengan eksternal (dalam air laut). Echinodermata mempunyai karakteristik sebagai berikut:

  1. Di saat larva, tubuhnya simetri bilateral. Sedangkan di saat dewasa, tubuhnya simetri radial.
  2. Sistem pencernaan hampir sempurna, kecuali pada kelompok asteroidea.
  3. Reproduksi dengan seksual.
  4. Struktur rangka tubuh tersusun dari zat kitin.
  5. Memiliki struktur kaki ambulakral di sistem pergerakannya.
  6. Triploblastik selomata
  7. Sistem ekskresi tidak ada, hanya berlangsung dengan difusi.

Klasifikasi dari Echinodermata adalah sebagai berikut :

  • Echinoidea

Echinoidea merupakan hewan laut yang mempunyai tubuh bundar mirip seperti bola, ditempat lain di jumpai pula dengan bentuk tubuh pipih memiliki duri panjang pada kulitnya yang dapat digerakkan. Contoh hewan echinoidea yang bentuknya bulat, yaitu landak laut (Arbacia punctulata) dan bulu babi (Diadema saxatile).

  • Asteroidea

Asteroidea merupakan hewan simetri radial dan umumnya memiliki lima atau lebih lengan. Seluruh tubuhnya terbungkus duri yang sifatnya tumpul dan pendek. Duri di kulit asteroidea asalnya dari endoskeleton yang keras.

Asteroidean mempunyai sebuah cakram di pusat atau poros tubuhnya yang bentuknya seperti bintang. Sisi tajam dari 5 sudut ini digunakan sebagai senjata asteroidea. Contoh hewan asteroidea yaitu bintang laut atau Asterias forbesi.

Asteroidean sangat kaya akan spesies, ada sekitar 1800 spesies dari asteroidean tersebar pada perairan seluruh penjuru samudera.

  • Crinoidea

Crinoidea adalah salah satu anggota filum ekhinodermata. Bentuk tubuh dan penampilannya menyerupai tanaman lili atau pakis. Sekilas crinoidea mirip seperti tumbuhan, yaitu bunga lili. Tubuh crinoidea memiliki 5 tangan yang bercabang.

Crinoidea hidup menempel di dasar laut pada kedalaman antara 0 – 6000m , dan tidak berenang bebas di perairan. Umumnya cara dan kebiasaan makan dari crinoidea sama dengan kelompok biota pemakan penyaring (filter feeders) yaitu filum ekhinodermata seperti teripang, bulu babi, bintang laut, dan bintang mengular. Makanannya berupa plankton dan partikel melayang (seston).

Ophiuroidea

Ophiuroidea berasal dari kata Ophio yang berarti ular. Ophiuroidea disebut juga bintang ular merupakan sekelompok hewan dari filum Echinodermata yang memiliki hubungan dekat dengan Asteroidea (bintang laut). Karakteristik dari bintang ular adalah memiliki lima lengan yang berbentuk seperti cambuk, panjangnya sekitar 60 cm / 2 kaki pada spesimen terbesar dan banyak ditemukan pada kedalaman lebih dari 500 meter (1.620 kaki)

Ophiuroidea mempunyai daya regenerasi yang tinggi. Jika salah satu lengannya terputus, maka dapat tumbuh lagi dan tetap bertahan hidup. Makanan Ophiuroidea adalah udang dari arthropoda.

  • Holothuroidea

Holothuroidea atau dikenal dengan sebutan mentimun laut atau teripang adalah hewan yang bergerak lambat, hidup pada dasar substrat pasir, lumpur pasiran maupun dalam lingkungan terumbu. Teripang merupakan komponen penting dalam rantai makanan di terumbu karang dan ekosistem asosiasinya pada berbagai tingkat struktur pakan (trophic levels). Teripang berperan penting sebagai pemakan deposit (deposit feeder) dan pemakan suspensi (suspensi feeder). Struktur tubuhnya yang lunak serta berduri di sekujur tubuhnya.

Teripang mempunyai mulut dan anus untuk menjalankan proses pencernaan makanannya, keduanya terletak di kutub yang berlawanan. Sekujur tubuh holothuroidea dikelilingi oleh tentakel, seperti halnya di coelenterata. Bedanya tentakel pada holothuroidea tersebar di mulut. Contoh spesies holothuroidea ini yaitu Holothuria atra

Demikianlah pembahasan mengenai Klasifikasi Echinodermata, dan terimakasih sudah menyimak sampai akhir. Smoga bermanfaat

Baca Juga Lainnya :