Konjungsi Korelatif

2 min read


Konjungsi Korelatif

Konjungsi Korelatif – Kata penghubung Korelatif, itu apa sih? Jika, kalian penasaran dengan Konjungsi ini, maka silahkan kalian simak artikel berikut ini mengenai Konjungsi Korelatif beserta dengan contoh kalimatnya.

Meskipun sama-sama digunakan untuk menghubungkan antara dua unsur kalimat yang berkedudukan setara atau sederajat. Namun, Korelatif sangat berbeda dengan Konjungsi Koordinatif.

Apa itu Konjungsi Korelatif?

Kata hubung Korelatif merupakan salah satu jenis konjungsi atau kata hubung yang digunakan untuk menggabungkan antara dua kalimat yang bentuknya berupa frasa, kata, maupun klausa kedalam satu kalimat.

Hubungan antar frasa, kata, klausa memiliki kedudukan yang sederajat atau setara. Suatu kalimat yang dihasilkan dari penggabungan Konjungsi ini biasanya berupa kalimat majemuk setara yang cukup rumit serta banyak variasinya.

Ciri Ciri Konjungsi Korelatif

Berikut ini bebebrapa ciri-ciri yang dimiliki oleh kata hubung Koleratif, yaitu diantaranya adalah :

  • Biasanya digunakan untuk menghubungkan dua unsur yang setara, baik itu kata, klausa, frasa, ataupun sebuah kalimat.
  • Konjungsi ini terdiri dari gabungan antara kata maupun pasangan kata.
  • Kalimat yang dihasilkan dari penggabungan Konjungsi ini berupa kalimat majemuk setara.
  • Biasanya dua unsur yang dihubungkan memiliki sifat berdiri sendiri.

Baca Juga : Konjungsi Antarkalimat

Jenis-Jenis Kata Konjungsi Korelatif

Agar kalian dapat lebih memahaminya lagi, mari kita simak bersama-sama kata hubung yang termasuk kedalam konjungsi ini, yaitu diantaranya sebagai berikut :

  • Baik …. maupun … ataupun …
    Contoh : Baik itu jelek ataupun cantik rupanya, saya tidak akan meninggalkan dia.
  • Jangankan … pun…
    Contoh : Jangankan danau, lautan pun akan ia sebrangi demi pujaan hatinya.
  • Bukan … melainkan…
    Conroh : Bukan Tata yang melempar bola hingga terkena jendela, melainkan adiknya yang melempar.
  • Entah … entah…
    Contoh : Entah merah entah hijau, warna baju itu tidak cocok untuk kulit mu.
  • (Se)demikian (rupa) … sehingga …
    Contoh : Pak Vishal memperbaiki rumahnya sedemikian rupa, sehingga rumahnya terlihat semakin megah bagaikan Istana.
  • Tidak hanya… tetapi … juga …
    Contoh : Tidak hanya jatuh dari motor, tetapi Aldi juga tertabrak mobil.
  • Apa(kah) … atau …
    Contoh : Apakah tanganmu atau kakimu ada yang sakit, nak?

Baca Juga : Konjungsi Kronologis

Contoh Kalimat Konjungsi Korelatif

Nah, untuk lebih memahaminya lagi, saya akan memberikan beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata hubung Korelatif, yaitu diantaranya sebagai berikut :

  • Baik siang maupun malam, Pekan Raya tersebut tetap saja ramai dikunjungi oleh masyarakat.
  • Jangankan sungai, danau pun sanggup aku sebrangi hanya untuk dirimu.
  • Tidak hanya musisi lokal yang datang ke festival musik tahun ini, tetapi sejumlah musisi yang berasal dari mancanegara pun datang untuk menyaksikan festival tersebut.
  • Entah itu benar entah tidak, aku tetap tidak percaya dengan omong kosongnya.
  • Restoran itu dihias sedemikian rupa oleh pemilik dan karyawannya, sehingga menjadi lebih menarik dari biasanya.
  • Bukan hanya pejabat dan kolega ternama saja, sejumlah artis pun juga menghadiri pernikahan putri Presiden RI tersebut.
  • Tidak hanya itu saja, acara Pekan Raya tersebut, juga dimeriahkan oleh oleh bebebrapa artis ibu kota.
  • Sebuah film dibuat dan ditayangkan bukan hanya untuk hiburan saja, melainkan juga sebagai contoh agar masyarakat dapat hidup lebih baik lagi.
  • Jangankan untuk berbelanja barang mahal, untuk membeli beras pun aku masih sangat kesulitan.
  • Entah siapa yang memulai semua ini, tetapi entah siapa juga yang mengakhirinya.
  • Baik di rumah maupun di sekolah, anak-anak harus tetap belajar dengan tekun agar bisa mendapatkan juara.
  • Apakah kakimu ada yang terkilir atau tidak?
  • Apakah kamu mempercayai semua perkataan manisnya itu?
  • Tidak hanya mempunyai keterampilan yang baik saja, seorang karyawan juga harus memperhatikan tingkah laku yang baik.
  • Baik itu dingin maupun panas, kopi luwak tetap nikmat saat diminum dan tidak bikin kembung.
  • Jangankan uang lima ratus rupiah seratus rupiah pun aku tidak punya.
  • Bukannya dia mengerjakan pr Bahasa Indonesia, melainkan pr matematika.

Baca Juga : Contoh Hikayat

Jelaskan perbedaan antara Korelatif dan Koordinatif!

Bedanya, pada kata hubung Korelatif terdiri dari beberapa gabungan kata. Sedangkan pada Konjungsi Koordinatif hanya terdiri dari gabungan satu kata saja.

Ciri khas dari Konjungsi Korelatif adalah?

Digunakan untuk menggabungkan dua unsur yang setara, baik itu kata, klausa, frasa, ataupun sebuah kalimat.

Konjungsi Korelatif termasuk kedalam jenis katahubung?

Konjungsi Korelatif merupakan salah satu jenis katahubung Intrakalimat.

Nah, itu dia penjelasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan membantu kalian semua untuk memahaminya. Terimakasih…

SELAMAT DATANG
Selamat Berkunjung di Website Santinorice.com Untuk Kritik, Saran, dan Kerjasama Silahkan Hubungi Kami Melalui admin@santinorice.com