Macam Macam Vaksin

3 min read

Macam Macam Vaksin – Pada artikel kali ini, akan dibahas mengenai Macam Macam Vaksin. Untuk lebih jelasnya, simak terus artikel di bawah ini.

Istilah “vaksin dan imunisasi tentu tak asing lagi bagi manusia di zaman seperti sekarang ini. Kedua istilah ini biasanya dikaitkan dengan kekebalan tubuh seseorang terhadap suatu penyakit. Pemberian imunisasi dan vaksin dilakukan secara bertahap untuk mencegah terserang dari berbagai macam penyakit, seperti penyakit cacar air atau polio.

Seiring dengan berjalannya waktu dan semakin canggihnya teknologi, saat ini vaksin sudah banyak dikembangkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan.

Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit. Proses pemberian vaksin dikenal dengan istilah imunisasi, imunisasi diberikan untuk mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi penyebab penyakit tertentu.

Macam Macam Vaksin

macam macam vaksin untuk anak

Berikut ini adalah penjelasan dari macam-macam vaksin, antara lain :

1. Vaksin Hepatitis B

Hepatitis B adalah penyakit yang serupa dengan penyakit hepatitis A, namun penyakit hepatitis B jauh lebih serius/parah apabila dibandingkan dengan hepatitis A.

Hepatitis B dapat membuat hati menjadi keras, yang nantinya akan menyebabkan hati menjadi tidak dapat berfungsi secara normal. Gejala penyakit hepatitis B juga sama dengan penyakit hepatitis A.

Vaksin hepatitis B adalah vaksin yang digunakan untuk pencegahan dari penyakit hepatitis B. Vaksin ini diberikan pada anak-anak ataupun orang dewasa yang belum pernah di beri vaksinasi, dan sebaiknya vaksinasi diberikan saat seseorang sudah menginjak usia 19 tahun.

2. Vaksin Campak

Umumnya seorang bayi memiliki sistem kekebalan pasif terhadap penyakit campak yang didapatkan dari ibunya secara sementara. Namun seiring berjalannya waktu saat menginjak usia 6 bulan, kekebalan ini berkurang dan menyebabkan bayi tersebut rentan terkena penyakit campak.

Di Indonesia, untuk mencegah dari terserang penyakit campak, maka dilakukan pemberian vaksin kepada bayi berusia 6 bulan, lalu diberikan lagi saat menginjak usia 15 bulan dan terakhir saat menginjak usia 6 tahun.

Pemberian vaksin campak ini dilakukan secara berkala dan diharapkan dapat mencegah dari terserang penyakit campak.

3. Vaksin MMR ( Mumps, Measles, Rubella )

Vaksin MMR adalah vaksin yang diberikan agar dapat melawan penyakit campak, gondongan dan campak Jerman.

Untuk pencegahan penyakit campak, biasanya vaksin MMR disuntikan kepada anak usia 1 tahun sebelum dia menginjak usia sekolah. Untuk mencegah gondok, sebisa mungkin untuk memberikan vaksin ini 2 kali dalam jangka waktu 1-2 bulan sesudah pemberian vaksin yang pertama.

Untuk pencegahan dari penyakit campak Jerman, sebaiknya berikan 2 kali dalam selang waktu 1-2 bulan saat masih anak anak. Namun pemberian vaksin dapat dilanjutkan saat si anak beranjak dewasa nanti.

Sedangkan untuk wanita usia subur disarankan pemberian vaksin MMR ini paling lambat 3 bulan sebelum ia hamil yang bertujuan agar nantinya tidak terjadi kematian dan kecacatan pada bayinya.

4. Vaksin HPV ( Human Papilloma Virus )

HPV adalah virus yang tersusun dari 120 macam virus lainnya yang biasanya menyerang alat kelamin wanita dan pria, dapat juga menyerang dibagian mulut dan dubur.

HPV merupakan penyakit yang sangat serius, apabila tidak segera mendapatkan perawatan medis dengan baik, kemungkinan dapat mengganggu kesehatan dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, seseorang perlu untuk diberi vaskin HPV saat menginjak usia remaja yaitu 9 – 14 tahun.

Meskipun setelah di vaksin, seseorang juga perlu untuk selalu waspada akan terserang penyakit yang satu ini. Setidaknya jangan melakukan hubungan sex dengan sembarang orang, dan selalu menjaga kebersihan tubuh, terutama dibagian kaki.

5. Vaksin BCG ( Bacillus Calmette Guerin )

Vaksin BCG adalah vaksin yang digunakan untuk mencegah dari terserang penyakit TBC. Berdasarkan aturan yang sudah ditetapkan, sebaiknya pemberian vaksin ini dilakukan pada bayi yang berusia 2 – 3 bulan untuk pencegahan dari penyakit TBC sejak dini.

Akan tetapi apabila seseorang di diagnosa positif terserang penyakit TBC, maka kemungkinannya seseorang dokter akan memberikan obat khusus penyakit TBC yang harus konsumsi dalam waktu kurang lebih 6 bulan.

Dan jika dalam waktu kurang lebih 6 bulan itu tidak terjadi perubahan yang signifikan, maka harus dilakukan pengobatan lebih lanjut.

6. Vaksin Hepatitis A

Hepatitis A adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis A atau HAV. Seseorang yang terserang penyakit ini akan menjadi lemah, dan untuk pencegahannya perlu diberikan vaksin hepatitis A. Pemberian vaksin hepatitis A dilakukan pada anak usia 2 tahun sesuai dengan pedoman yang sudah ditetapkan.

Tanda jika seseorang telah terjangkit penyakit Hepatitis A adalah menderita demam, flu, mudah lelah, mual dan sakit kepala secara bersamaan. Biasanya gejala seperti ini muncul di hari pertama sampai dengan seminggu.

Apabila tak ada perubahan lebih dari seminggu, maka akan muncul gejala lainnya seperti penyakit kuning yang dilihat pada bagian mata putih. Dan disarankan untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

7. Vaksin Polio

Vaksin polio adalah vaksin yang diberikan pada bayi hingga anak usia 5 tahun untuk terhindar dari penyakit polio menyerang sistem saraf pada tubuh manusia.

Apabila seseorang sudah terkena penyakit polio, maka kemungkinan besar akan mengalami kelumpuhan di sebagian saraf tubuhnya. Adapun tahap pemberian vaksin polio adalah sebagai berikut :

  • Tahap I kepada bayi berusia lebih dari 6 minggu
  • Tahap II kepada bayi berusia 16 minggu
  • Tahap III kepada bayi berusia 6 bulan
  • Tahap IV kepada bayi berusia 18 bulan
  • Tahap V kepada anak berusia 5 tahun

8. Vaksin PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine)

Vaksin PCV adalah vaksin yang diberikan pada anak agar terhindar dari penyakit pneumococcus, yang dapat menyebabkan terjangkit penyakit meningitis, pneumonia dan juga otitis.

Biasanya penyakit ini menyerang anak berusia 2 tahun. Pemberian vaksin PCV sebaiknya dilakukan secara bertahap yaitu sebelum anak menginjak usia 6 bulan diberikan vaksin 3-4 kali, sesudah 6 bulan diberikan 2-3 kali dan sesudah menginjak usia 2 tahun diberikan lagi 2 kali dalam setahun.

9. Vaksin Varicella

Varicella adalah penyakit cacar air yang biasanya penyakit tersebut diderita seseorang 1x seumur hidupnya, akan tetapi tak menutup kemungkinan dapat terserang lagi. Oleh sebab itu perlu untuk diberikan vaksin varicella untuk penanggulangannya.

Pemberian vaksin ini diberikan saat anak berusia 1 tahun, akan tetapi apabila sampai usia 12 tahun belum pernah untuk diberi vaksin tersebut, hendaknya berikan 2 kali dalam selang waktu 1-2 bulan sesudah pemberian pertama.

Apabila setelah diberi vaksin ini ternyata anak mengalami demam, ruam ringan, kejang dan nyeri maka orang tua tidak perlu cemas karena hal tersebut merupakan efek dari pemberian vaksin Varicella.

Namun, apabila gejala ini berlangsung hingga berhari-hari, maka diperlukan tindakan selanjutnya yaitu membawanya ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

10. Vaksin DPT ( Difteri, Pertusis, Tetanus )

Difteri adalah salah satu penyakit yang menyerang bagian lendir hidung dan tenggorokan yang biasanya disebabkan oleh bakteri. Gejala yang dirasakan apabila seseorang itu terjangkit penyakit difteri adalah kesulitan dalam menelan makanan.

Pertusis adalah penyakit batuk yang begitu parah yang dapat mengakibatkan kejang mendadak bahkan sampai kematian. Sedangkan tetanus adalah penyakit yang dapat menyebabkan otot menjadi lumpuh. Untuk mencegah terserang dari 3 penyakit ini, maka perlu diberikan vaksin DPT.

Untuk pemberian vaksin DPT ini, sebaiknya saat seorang anak berusia 2-6 tahun dengan bertahap. Akan tetapi jauh lebih baik jika dalam jangka waktu 10 tahun untuk melakukan vaksinasi ulang.

Adapun efek dari pemberian vaksin DPT adalah demam, bengkak dibagian yang disuntik, kulit ruam dan tubuh terasa mudah lelah.

Demikianlah pembahasan mengenai Macam Macam Vaksin pada manusia, semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca Juga:

Kelenjar Kelamin

Reki Alfarizi
3 min read

Hati Manusia

Reki Alfarizi
3 min read
SELAMAT DATANG
Selamat Datang di Situs Santinorice.com Untuk Menyampaikan Kerjasama, Kritik dan Saran Silahkan Hubungi Kami Melalui admin@santinorice.com