Majas Metonimia

2 min read

Majas Metonimia – Kata Metonimia sangat asing ditelinga masyarakat awam. Namun, perlu kalian ketahui bahwa tanpa disadari kita sering menggunakan majas ini didalam setiap dialog kita.

Majas Metonimia merupakan salah satu jenis majas perbandingan. Untuk mengetahui lebih jauh lagi mengenai majas ini. yuk simak penjelasannya dibawah ini.

Pengertian Majas Metonimia

Majas Metonimia merupakan salah satu bentuk dari majas perbandingan. Kata Metonimia berasal dari bahasa Yunani yaitu “meto” yang berarti sebuah perubahan dan “anoma” yang berarti nama atau merek tertentu.

Sehingga, telah disimpulkan bahwa majas ini merupakan sebuah gaya bahasa yang memanfaatkan sebuah merek barang tertentu untuk menyatakan suatu hal lain, karena mempunyai hubungan yang sangat dekat.

Misalnya, Rokok diganti dengan Djarum atau Gudang Garam, Mobil diganti dengan Kijang, Motor diganti dengan Honda atau Yamaha dan lain sebagainya.

Baca Juga : Macam Macam Majas

Hubungan Sifat Majas Metonimia

Secara umum, majas ini memiliki hubungan keterpautan yang terjadi pada majas ini dapat dibedakan menjadi 3 yaitu sebagai berikut ini :

1. Contoh hubungan yang bersifat Spasial :
Negeri Kincir Angin akan memberikan beasiswa secara khusus untuk para pelajar di Indonesia.

Ketarangan :

Kata Negeri Kincir Angin yang dimaksud disini ialah untuk menyatakan Pemerintah Negara Belanda. Hubungan antara keduanya disebut sebagai hubungan Spasial.

Sedangkan, karena yang memberikan beasiswa tersebut adalah pemerintah Belanda yang mendapat julukan sebagai Negeri Kincir Angin. Jadi, hubungan antara keduanya adalah kedekatan acuan, bukan hubungan acuan.

2. Contoh hubungan yang bersifat Temporal :
“Natalan di Jerman dipenuhi isak tangis mengenang Banjir.”

Keterangan :

Tidak ada hubungannya antara natal dengan banjir. Banjir yang terjadi di Jerman bertepatan pada saat hari natal tiba, oleh sebab itu keduanya menunjukan hubungan Temporal.

3. Contoh hubungan yang bersifat Kausal :
“Perusahaan di kota X itu memperlakukan para karyawannya seperti kerja rodi.”

Keterangan :

Kerja rodi terjadi pada saat masa penjajahan. Nah, di masa sekarang sudah tidak ada lagi yang namanya kerja rodi seperti pada masa penjajahan dulu yang pekerjanya selalu disiksa dan diberi upah yang sangat sedikit.

Maksud dari penggunaan kata tersebut pada kalimat diatas adalah selalu melakukan pekerjaan yang berat namun upah yang diterima sangat sedikit dan tidak sesuai dengan apa yang mereka lakukan. Oleh sebab itu, keduanya menunjukkan hubungan Kausal.

Ciri-ciri Majas Metonimia

Secara umum, Majas Metonimia memiliki karakteristik yang dapat membedakannya dengan jenis Majas yang lainnya. Dibawah ini terdapat ciri-ciri dari gaya bahasa tersebut, yaitu sebagai berikut ini :

  1. Majas Metonimia menggambarkan sesuatu dengan menggunakan nama benda atau merek-merek barang tertentu.
  2. Gaya Bahasa ini digunakan untuk membandingkan sesuatu dengan mengganti kata tertentu yang mempunyai persamaan dengan sebuah label yang sudah terkenal atau sudah banyak diketahui oleh masyarakat.
  3. Majas ini juga dapat digunakan untuk menunjukkan sebuah perubahan kata dengan menggunakan brand atau nama tertentu.

Baca Juga : Contoh Peribahasa

Contoh Kalimat Majas Metonimia

  • Pada saat sesi medali emas dikalungkan kepada para pemenang olimpiade, Indonesia Raya pun berkumandang dengan hikmat sehingga menimbulkan rasa haru sekaligus bangga.
  • Ketika berkunjung di Factory Outlet Bandung, kami memborong semua polo untuk dibawa sebagai buah tangan.
  • Beberapa minggu lalu harga keriting merah dan rawit hijau sangat melonjak, hingga membuat para pedagang dan ibu-ibu rumah tangga mengeluh.
  • Belakangan ini solar semakin lama semakin sedikit dan sudah jarang ditemui di pedagang eceran.
  • Memasuki sebuah ajaran baru tahun ini, Tika sudah mengenakan putih abu-abu.
  • Saat petugas melakukan razia di cafe itu, petugas menemukan beberapa peti bir bintang.
  • Tina bisa membiayai kuliahnya sendirihingga wisuda dengan hanya menjadi agen Tupperware.
  • Kakak ku salah satu penggemar terberat dari liga inggris, bahkan ia mengoleksi semua aksesoris dari tim kesayangannya.
  • Kemarin sore karena kangen saya menelpon Ibu dengan samsung (HP).
  • Bapak guru menulis dipapan tulas dengan menggunakan snowman (merek sepidol).
  • Adikku menulis namnya dibuku itu dengan menggunakan standart (merek pena).
  • Bang Vishal mencukur jenggot dan kumisnya dengan memakai Tiger (salah satu merek silet).
  • Ketika kami sedang liburan ke Lampung, Rina memakai Adidas.(merek sendal/sepatu)
  • Bu Nining berangkat ke kantor dengan menggunakan Kijang Innova (merek mobil).
  • Setiap pagi ayah tidak pernah ketinggalan untuk membaca koran dan menikmati secangkir Torabika (merek kopi).
  • Setelah selesai berolah raga saya meminum satu gelas Tripanca (merek air mineral).
  • Seorang pejalan kaki tewas akibat tertabrak oleh Avanza (merek mobil) yang melaju kencang.

Baca Juga : Contoh Teks Anekdot

Jelakan kata Metonimia yang berasal dari bahasa Yunani!

Kata Metonimia berasal dari bahasa Yunani yaitu “meto” yang berarti sebuah perubahan dan “anoma” yang berarti nama atau merek tertentu.

Jelaskan perbedaan antara Metonimia dan Simbolik!

Metonimia merupakan majas yang menggunakan ciri atau brand tertentu untuk menggantikan kata yang menggambarkan benda tersebut. Sedangkan, Simbolik merupakan majas yang menggambarkan sesuatu dengan menggunakan kata benda, binatang dan lain sebagainya.

Tuliskan contoh Majas Metonimia!

“Di rumah pak Suripto menggunakan Shimizu untuk menyedot air”. Penggunaan kata “Shimizu” didalam kalimat tersebut adalah perubahan kata untuk sebuah mesin air.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru bagi kita semua..