Makna Proklamasi

3 min read

Makna Proklamasi Bagi Bangsa Indonesia – Jika membicarakan kemerdekaan yang sudah diraih oleh Bangsa Indonesia. Pasti setiap melaksanakan Upacara peringatan hari kemerdekaan.

Maka akan dibacakan sebuah teks atau naskah yang pada zaman dahulu sudah dibacakan oleh Soekarno yang menyatakan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Teks tersebut disebut sebagai Proklamasi.

Namun, apa sih Proklamasi itu? Apa makna Proklamasi bagi Bangsa Indonesia? Untuk mengetahui itu semua, yuk simak penjelasan dibawah ini.

Apa itu Proklamasi?

Proklamasi berasal dari bahasa Yunani yaitu “Proklamation” yang berarti pengumuman kepada seluruh rakyat dan masyarakat yang ada pada Negara tersebut.

Pengumuman yang dimaksud disini bisa berhubungan dengan hal apapun terutama dengan hal-hal yang ada kaitannya dengan ketatanegaraan.

Sejarah Teks Proklamasi

Munculnya teks Proklamasi ini pasti mengingatkan kita kepada peritiwa Rengasdengklok. Mengapa begitu? Karena Rengasdengklok merupakan salah satu tempat yang sengaja disembunyikan, pada saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia sudah diketahui.

Ditempat inilah, Soekarno dan Hatta diculik pada saat menjelang pembacaan Proklamasi Kemerdekaan dan tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1945. Setelah melewati proses yang terbilang cukup panjang, akhirnya teks Proklamasi tersebut mulai dirumuskan.

Teks ini disaksikan secara langsung dengan Sukarni, Sayuti Melik dan juga seorang jurnlaistik B.M Diah. Konsep dari teks ini dibuat sendiri oleh Soekarno, dan beberapa ide diberikan oleh Ahmad Subarjo secara langsung.

Baca Juga : Makna Sumpah Pemuda

Perlawanan Rakyat Indonesia

Masa penjajahan yang berlangsung begitu lama, bukanlah hal yang disebabkan oleh Bangsa Indonesia yang hanya berdiam diri menerima segala kondisi yang ada.

Bangsa Indonesia sudah melakukan berbagai macam perlawanan terhadap para penjajah. Namun, perlawanan tersebut masih belum membuahkan hasil. Berikut beberapa perlawanan rakyat Indonesia terhadap para penjajah, yaitu :

1. Perlawanan Terhadap Portugis dan Spanyol

Sudah disebutkan bahwa bangsa yang masuk ke wilayah nusantara pertama kali adalah Portugis dan Spanyol yang masuk melalui daerah Maluku. Ketika kedatangan mereka yang bertujuan untuk menguasai daerah Nusantara sudah terlihat.

Tanpa pikir panjang lagi, Sultan Baabullah kemudian memimpin para pasukannya untuk melakukan penyerangan terhadap kedua bangsa tersebut.

Namun, penyerangan mereka tidak sepenuhnya berhasil, tetapi dari hal tersebut sudah membuktikan bahwa rakyat tidak menyukai maksud kedatangan mereka.

2. Perlawanan Terhdapa Bangsa Belanda

Sudah dijelaskan dari berbagai sumber, bahwa Belanda sudah menguasai bangsa Indonesia selama ratusan tahun. Maka sudah tidak heran lagi jika banyak perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia mulai dari Aceh hingga ke Timur.

Contoh dari perlawanan tersebut, yaitu sebagai berikut ini :

  • Perlawanan di Aceh yang dipimpin Teuku Umar, Teuku Cik Ditiro, Cut Nyak Dien, dan lain sebagainya.
  • Perjuangan di Paderi Suamtera Barat yang dilakukan tuanku Imam Bonjol.
  • Perlawanan Pangeran Antasari di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
  • Perjuangan Pangeran Diponegoro di Jawa Tengah.
  • Perlawanan Sultan Hasanudin di Makasar, Sulawesi.
  • Perjuangan Pattimura, Christina Martha Tiahahu, dan lain-lain di Saparua, Maluku.

3. Pergerakan Nasional

Awal abad ke 20, para Pemuda Indonesia yang sudah menempuh pendidikan telah menyadari satu hal, yaitu semua perlawanan yang dilakukan selama ini tidak berhasil sebab masih bersifat kedaerahan.

Pada tahun 1908, Organisasi Budi Oetomo lahir sebagai salah satu organisasi pemuda nasional yang pertama di Indonesia dan diperingati sebagai hari Kebangkitan Nasional. 

Semenjak itu, banyak berdiri organisasi-organisasi yang lainnya dibidang yang berbeda. Puncak persatuan dari para pemuda tersebut terselenggara dan diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 saat Kongres Pemuda II di Jakarta.

4. Perlawanan Terhadap Jepang

Jepang yang menduduki bangsa Indonesia belum lama, juga mendapatkan berbagai perlawanan sengit dari rakyat Indonesia. Misalnya perlawanan yang dilakukan oleh KH Zenal Mustofa di Tasikmalaya dan perlawanan Supriyadi serta pasukan PETA yang sebenarnya dibentuk oleh Jepang.

Baca Juga : Nilai Nilai Pancasila

Makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Peristiwa dari Proklamasi Kemerdekaan tersebut menjadi hal yang paling bersejarah bagi bangsa Indonesia. Karena peristiwa tersebut merupakan awal bagi bangsa Indonesia untuk memasuki kehidupan baru.

Peritiwa tersebut mempunyai makna yang sangat penting, baik itu bagi pemerintah Indonesia atau bagi warga negara Indonesia. Agar lebih jelas, yuk simak beberapa Makna Proklamasi berdasrakn beberapa Aspek, yaitu :

1. Berdasarkan Aspek Hukum

Proklamation merupakan ungkapan yang berisi tentang keputusan dibidang politik tertinggi bagi bangsa Indonesia untuk menghilangkan hukum kolonial yang digantikan dengan hukum nasional.

Dengan begitu, semua hal yang berhubungan dengan bangsa penjajahan akan diganti dengan hal-hal yang berhubungan dengan bangsa Indonesia.

2. Berdasarkan Aspek Historis

Proklamation merupakan sebuah titik akhir dari sejarah penjajahan yang ada di bumi Indonesia, sekaligus menjadi awal dari negara Indonesia sebagai negara yang merdeka dan juga bebas dari penjajahan.

Sejarah sudah membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu melawan dan mengsuir para penjajah meskipun mereka menggunakan mereka menggunakan senjata yang sederhana.

3. Berdasarkan Aspek Sosiologis

Proklamation sangat bermakna bagi perubahan bangsa yang mengalami jajahan untuk menjadi bangsa yang merdeka. Bahkan jiwa dari rakyat Indonesia pun berubah menjadi masyarakat yang bebas untuk membangun kembali bangsanya yang sudah sekian lama dijajah.

4. Berdasarkan Aspek Politis

Proklamation telah menyatakan bahwa bangsa Indonesia merupakan sebauh bangsa yang berdaulat serta memiliki kedudukan yang setara dengan bangsa yang lainnya.

5. Berdasarkan Aspek Spiritual

Proklamation yang didapatkan dari beberapa proses tersebut, merupakan berkat dan juga rahmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa yang sudah meridoi perjuangan rakyat untuk melawan para penjajah.

Baca Juga : Pidato Kemerdekaan

6. Berdasarkan Aspek Kultural

Proklamation sudah membangun kemajuan yang sangat signifikan bagi bangsa yang masih dikelompokkan sebagai pribumi untuk menjadi bangsa yang mengakui kesetaraan harkat, derajat, dan juga martabat manusia.

Apa arti dari Proklamasi?

Kata Proklamasi berasal dari bahasa Yunani yaitu “Proklamation” yang berarti pengumuman kepada seluruh rakyat dan masyarakat yang ada pada Negara tersebut.

Kapan dan dimana Teks Proklamasi dibacakan?

Tempat pertama kali pembacaan teks Proklamasi Otentik oleh Ir. Soekarno yaitu di Jalan Pegangsaan Timur 56 – Jakarta Pusat, tepat pada tanggal 17 Agustus 1945, di mana diperingati sebagai “Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia”.

Mengapa Indonesia memerlukan Proklamasi Kemerdekaan?

Alasan mengapa bangsa Indonesia perlu melakukan Proklamasi Kemerdekaan, yaitu agar Indonesia mendaptkan pengakuan dari negara lain bahwa, Indonesia telah merdeka. Proklamasi merupakan sebagai bentuk ungkapan dari adanya kemerdekaan negara Indonesia.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu pengetahuan baru bagi kita semua..