Masyarakat Madani

3 min read

Masyarakat Madani – Berikut ini rangkuman materi tentang Masyarakat Madani yang dibahas mulai dari pengertian, fungsi, struktur,unsur, jurnal, tujuan, ciri, makalah, peran, makna, konsep, kutipan, Contoh Masyarakat Madani secara lengkap.

Apa Itu Mayarakat Madani ?

Masyarakat Madani dapat diartikan sebagai masyarakat beradab yang membangun, hidup, dan menginterpretasikan kehidupannya.

Pengertian Masyarakat Madani

Definisi masyarakat sipil
Beberapa ahli telah menyarankan definisi tersebut. Tetapi pertama-tama kita harus menjelaskan beberapa variasi istilah yang dianggap memiliki arti yang sama atau mirip dengan istilah masyarakat sipil. Kita perlu melihat masyarakat sipil atau masyarakat sipil, masyarakat sipil, masyarakat sipil, dan masyarakat demokratis agar tidak membingungkan pemahaman.

Baca Juga : Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli

Bahkan, istilah masyarakat sipil sering diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan diterjemahkan ke dalam masyarakat sipil. Istilah masyarakat sipil diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai “masyarakat sipil”. Istilah masyarakat sipil sering disamakan dengan “masyarakat sipil”. Warga adalah “masyarakat beradab”. Istilah “beradab” berasal dari kata “civilization” atau dalam bahasa Arab “madaniah”, pendahulu dari istilah “madani”. Jadi istilah yang kita bicarakan berputar di sana. Jadi kita tidak perlu repot untuk membedakan semua istilah ini.

Harus ditekankan bahwa istilah masyarakat sipil adalah istilah modern, meskipun inspirasinya berasal dari zaman Nabi. Dalam konteks modern, masyarakat sipil berada dalam sistem sosial yang demokratis.

Seorang pakar demokrasi, Larry Diamond, mendefinisikan masyarakat sipil sebagai bidang kehidupan sosial yang terbuka, sukarela, independen dari negara, independen, setidaknya sebagian independen dan diikat oleh sistem hukum atau seperangkat nilai-nilai umum.

Mohammad A. S. Hikam mendefinisikan masyarakat sipil sebagai area kehidupan sosial yang terorganisir yang dicirikan, antara lain, dengan kemandirian dan kemandirian, kesukarelaan, kepatuhan terhadap norma-norma atau nilai-nilai hukum yang dipatuhi warga negara, dan kemandirian tinggi dari negara.

Baca Juga : Pedoman Wawancara

Dari dua definisi yang disampaikan oleh para ahli yang disebutkan di atas, ada kesamaan di antara keduanya, yaitu independensi dan independensi dari negara atau pemerintah. Dengan demikian masyarakat sipil atau masyarakat sipil ditandai oleh kemampuan komunitas sebagai entitas sosial yang otonom oleh pemerintah. Selain itu, masyarakat juga hidup dengan nilai-nilai bersama. Masyarakat sipil memiliki kekuatannya sendiri dalam konteks ini, seperti halnya negara memiliki kekuatannya sendiri. Namun, masyarakat sipil berada dalam sistem demokrasi yang besar.

Memahami pemahaman masyarakat sipil secara komprehensif. Kita harus merujuk pada poin-poin yang menjadi ciri masyarakat sipil.

Sejarah Mayarakat Madani

Filosofi Yunani Aristoteles (384-322), yang melihat masyarakat sipil sebagai sistem negara atau identik dengan negara itu sendiri. Pandangan ini adalah fase pertama dari sejarah wacana masyarakat sipil. Pada saat itu, masyarakat sipil Aristoteles dipahami sebagai sistem negara yang menggunakan istilah “Politike politike”. Ini adalah komunitas politik di mana warga negara dapat terlibat langsung dalam berbagai proses politik-ekonomi dan pengambilan keputusan. Formulasi masyarakat sipil dikembangkan lebih lanjut oleh Thomas Hobbes (1588-1679 M) dan John Locke (1632-1704), yang menganggapnya sebagai kelanjutan dari evolusi masyarakat alam.

Baca Juga : Fungsi Pancasila

Ciri Ciri Nya Masyarakat Mardani

  • Integrasikan individu dan kelompok eksklusif ke dalam masyarakat melalui kontrak sosial dan aliansi sosial.
  • Distribusi kekuasaan, sehingga kepentingan dominan di masyarakat dapat dikurangi oleh kekuatan alternatif.
  • Untuk mendamaikan kepentingan individu dan negara, karena keanggotaan dalam organisasi sukarela dapat berkontribusi pada keputusan pemerintah.
  • Diseminasi loyalitas (kepercayaan) dan kepercayaan (kepercayaan), sehingga individu mengenali hubungan mereka dengan orang lain dan tidak egois (individualis).
  • Adanya pembebasan bersama melalui kegiatan lembaga sosial dengan perspektif berbeda

Contoh Masyarakat Sipil

  • Organisasi sosial, sebuah organisasi yang muncul dari bawah ke atas, berdasarkan kesadaran rakyatnya sendiri, yang tidak dibentuk oleh negara atau diintervensi oleh negara.
  • Asosiasi penerbitan, yang merupakan asosiasi orang yang bekerja secara independen dalam produksi ide, berita, informasi, dan pengetahuan umum.
  • Penyelenggara sekolah swasta, yaitu inisiatif swasta untuk organisasi pengajaran yang independen.
  • Yayasan untuk perwakilan hak-hak perempuan, yaitu, inisiasi masyarakat untuk memberikan dukungan dan advokasi kepada perempuan yang menjadi korban diskriminasi.
  • Pendukung masyarakat untuk hak-hak penyandang disabilitas, yaitu pelantikan komunitas, kelompok-kelompok penyandang cacat atau para penyandang cacat.
  • Asosiasi Perlindungan Konsumen, yang mewakili inisiatif Masyarakat untuk Perlindungan Hak-Hak Konsumen.

Berdasarkan contoh di atas adalah contoh masyarakat sipil. Kita dapat berasumsi bahwa ada beberapa masyarakat sipil di Indonesia. Apakah masyarakat sipil telah menciptakan kehidupan yang demokratis tentu saja merupakan masalah lain. Dalam sistem demokrasi, kita dapat membayangkan kerentanan demokrasi terhadap otonomi dan totaliterisme tanpa peran masyarakat sipil.

Baca Juga : Kerajaan Mataram Islam

Realisasi masyarakat sipil dalam konteks demokrasi modern membutuhkan partisipasi aktif warga negara untuk memberdayakan warga negara mereka sendiri. Jadi kita memiliki tiga kekuatan utama di sini, pemerintah atau negara, perusahaan dan masyarakat sipil.

Namun, perlu dicatat bahwa masyarakat sipil dan bisnis sering tumpang tindih, sehingga hubungannya tidak jelas. Masyarakat sipil, sebagai entitas yang terpisah, lebih sering dihadapkan dengan negara. Untuk mencapai kehidupan yang demokratis, ketiga unit harus memiliki kekuatan yang relatif seimbang.

Apa Itu Masyarakat Madani?

Masyarakat Madani dapat diartikan sebagai masyarakat beradab yang membangun, hidup, dan menginterpretasikan kehidupannya.

Berikan Beberapa contoh Masyarakat Madani ?

Organisasi sosial, sebuah organisasi yang muncul dari bawah ke atas, berdasarkan kesadaran rakyatnya sendiri, yang tidak dibentuk oleh negara atau diintervensi oleh negara.
Asosiasi penerbitan, yang merupakan asosiasi orang yang bekerja secara independen dalam produksi ide, berita, informasi, dan pengetahuan umum.
Penyelenggara sekolah swasta, yaitu inisiatif swasta untuk organisasi pengajaran yang independen.

Jelaskan Ciri Ciri Masyarakat Mandai ?

Distribusi kekuasaan, sehingga kepentingan dominan di masyarakat dapat dikurangi oleh kekuatan alternatif.
Untuk mendamaikan kepentingan individu dan negara, karena keanggotaan dalam organisasi sukarela dapat berkontribusi pada keputusan pemerintah.

Demikian Pembahasan Kita Kali ini Mengenai Masyarakat Madani. Baca juga Identitas Nasional. Semoga Bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita.

Fungsi Tulang Belikat

Guru Ulia
3 min read

Tindakan Sosial

Harun Abdul Latief
1 min read

Teori Konflik

Harun Abdul Latief
4 min read