Metode Pengumpulan Data

2 min read


Metode Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data – Berikut ini rangkuman makalah materi tentang Pengumpulan Data yang dibahas mulai dari pengertian, jenis, fungsi, struktur,unsur, jurnal, tujuan, ciri, makalah, peran, makna, konsep, contoh Metode Pengumpulan Data secara lengkap.

Pengertian Data ?

Data adalah segala sesuatu, peristiwa atau realitas yang mengandung pengetahuan yang akan digunakan sebagai dasar untuk mengumpulkan informasi, menarik kesimpulan atau menerapkan keputusan.

Macam – Macam Data

Data internal : data dari suatu organisasi yang menggambarkan keadaan organisasi. Contoh data internal, seperti data jumlah karyawan di perusahaan, jumlah modal dan lainnya.
Data Eksternal : adalah data yang diperoleh dari luar organisasi yang menggambarkan faktor-faktor yang memengaruhi pekerjaan suatu organisasi. Contoh data eksternal seperti daya beli orang yang memengaruhi hasil penjualan suatu perusahaan.

Tipe Data Menurut Sifatnya

Jika menurut sifatnya data di bagi menjadi dua bagia yaitu :

Data kualitatif : ini adalah data yang tidak dalam bentuk angka, contoh data kualitatif seperti kuesioner di lingkungan kerja dalam perusahaan.
Data kuantitatif : mereka adalah data dalam bentuk angka, seperti data tentang jumlah pendapatan, atau tindakan dalam perusahaan dalam bentuk angka.

Jenis Data Berdasarkan Pada Bagaimana Mereka Diambil

Data primer: data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh penelitian sebelumnya yang diterbitkan oleh berbagai lembaga lain. Jenis ini biasanya tidak berhubungan langsung dengan arsip resmi.
Data sekunder: data yang diperoleh oleh seorang individu atau seorang individu langsung dari objek penelitian untuk tujuan studi, biasanya dalam bentuk observasi atau wawancara.

Metode Mengumpulkan Data

Dalam sebuah penelitian, metode atau teknik pengumpulan data adalah faktor penting yang perlu diketahui terlebih dahulu untuk menentukan keberhasilan penelitian. Metode tersebut terkait dengan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data, menentukan sumber, dan alat yang digunakan dalam suatu penelitian.

Baca Juga : Data Kualitatif

Akuisisi data dilakukan melalui metode pengumpulan data. Metode ini mengacu pada metode yang menunjukkan penggunaannya melalui kuesioner, wawancara, observasi, tes, dokumentasi, dan sebagainya.

Sumber data adalah sumber dari mana data diambil, terlepas dari apakah data berasal dari sumber langsung (data primer) atau dari sumber tidak langsung (data sekunder).

Sedangkan alat yang digunakan adalah alat pengumpul data dalam bentuk alat pengumpul data. Alat ini terdiri dari daftar kuesioner daftar periksa, panduan wawancara, bidikan kamera dan banyak lagi.

Baca Juga : Teknik Analisis Data Kualitatif

Pengumpulan data menggunakan tiga teknik : observasi, wawancara dan kuesioner. Berikut penjelasannya.

  • Observasi
    Observasi adalah salah satu teknik pengumpulan data yang tidak hanya mengukur sikap responden seperti wawancara dan kuesioner, tetapi juga dapat digunakan dalam pengamatan untuk mencatat berbagai fenomena yang terjadi, seperti:
  • Misalnya situasi dan kondisi. Teknik observasi digunakan ketika penelitian berfokus pada studi tentang fenomena alam, dan memeriksa responden yang tidak terlalu tinggi. Teknik observasi dapat dibagi menjadi 2, yaitu:
  • Observasi Peserta
    Dalam teknik observasi partisipan, peneliti terlibat langsung dalam situasi yang diamati.
    observasi non partisipan
    Teknik ini adalah kebalikan dari teknik observasi partisipan di mana peneliti tidak terlibat langsung dalam kegiatan atau proses yang diamati. Daftar periksa, buku catatan, dan kamera diam digunakan sebagai alat bantu dalam penelitian ini.
  • Wawancara
    Wawancara adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan tatap muka dan langsung diinterogasi dan dijawab antara peneliti dan sumber atau sumber data.

Dalam studi besar wawancara biasanya dilakukan sebagai studi pendahuluan, karena tidak mungkin untuk menggunakan wawancara dengan 1000 responden. Sedangkan dalam studi kecil wawancara dapat diterapkan seperti penelitian kualitatif.

Baca Juga : Contoh Metodologi Penelitian

Wawancara dibagi menjadi dua kategori: wawancara terstruktur dan tidak terstruktur.

Wawancara terstruktur, terutama para peneliti, perlu diekstraksi oleh responden sehingga daftar pertanyaan telah disusun secara sistematis. Misalnya, persiapan alat yang digunakan, yaitu tape recorder, gambar kamera dan bahan lain yang bisa memudahkan wawancara.
Tidak Tersusunya Wawancara adalah studi gratis dalam arti bahwa percobaan tak menggunakan pedoman wawancara yang berisi pertanyaan spesifik. Dalam wawancara ini hanya poin-poin penting yang dibahas, yang harus diperiksa oleh orang yang diwawancarai.

  • Kuisioner
    Kuisioner atau kuisioner adalah cara mengumpulkan dokumen dimana responden ditanya serangkaian pertanyaan untuk dijawab. Saat menulis kuesioner, berbagai faktor harus dipertimbangkan, misalnya.
  • Konten dan tujuan pertanyaan
    Bahasa yang digunakan harus sesuai dengan kemampuan responden. Jenis dan bentuk pertanyaan yang diajukan adalah pertanyaan terbuka atau tertutup. Jika terbuka, jawaban yang diberikan gratis, jika ditutup, responden hanya diminta memilih jawaban yang disampaikan.

Demikian Pembahasan Kita Kali ini Mengenai Metode Pengumpulan Data. Baca juga  Contoh Metodologi Penelitian . Semoga Bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita