Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

2 min read

Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka – Pancasila yang merupakan sebagai pedoman dan juga acuan bagi bangsa Indonesia didalam menjalankan segala aktivitas di semua bidang, sehingga harus bersifat terbuka, luwes dan juga relevan.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas bagaimana Makna Pancasila Sebagai Idiologi Terbuka. Yuk simak penjelasan dibawah ini.

Pengertian Ideologi

Istilah Ideologi tersebut berasal dari kata “idea” yang berarti sebuah gagasan, konsep, dan juga cita-cita. Sedangkan “logos” yang berarti sebuah ilmu.

Secara umum, Pancasila sebagai Ideologi Terbuka berarti sebuah dasar hukum yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa adanya perubahan nilai dasar didalamnya.

Ideologi terbuka berarti sebuah dasar hukum yang tidak dimutlakkan serta nilainya tidak dipaksakan dari luar bukan pemberian negara melainkan sesuai dengan kenyataan dari masyarakat itu sendiri.

Pancasila pada awalnya merupakan sebuah hasil observasi Soekarno terhadap aktivitas dari kehidupan masyarakat Indonesia. Kemudian beliau menyadari secara umum, terdapat 5 karakteristik yang ada di masyarakat, yaitu :

  1. Ketuhanan
  2. Kemanusiaan
  3. Persatuan
  4. Musyawarah
  5. Keadilan Sosial

Baca Juga : Ciri Ciri Demokrasi Pancasila

Dimensi Pancasila

Secara umum, Pancasila sebagai dasar hukum negara memiliki 3 dimensi penting, yaitu sebagai berikut :

  1. Realitas, yaitu salah satu sudut pandang yang menggambarkan kemampuan sebuah dasar hukum untuk beradabtasi dengan nila kehidupan yang tumbuh disuatu kelompok masyarakat.
  2. Idealisme, yaitu salah satu sudut pandang yang menggambarkan kemampuan dari dasar hukum sebuah negara yang membangkitkan harapan dari para pendukungnya.
  3. Dimensi Pendukung, yaitu salah satu sudut pandang yang menggambarkan kemampuan dari sebuah ideologi yang dapat beradaptasi dengan perkembangan kehidupan masyarakat.

Contoh Penerapan Ideologi Terbuka

Setelah kita mengetahui penjelasan diatas, berikut ini contoh dari penerapannya didalam berbagai aspek, yaitu sebagai berikut :

1. Dalam Sistem Pemerintahan

Didalam sistem pemerintahan kita dapat melihat adanya perubahan aturan yang ada didalam sistem perundang – undangan tersebut. Dimana, dahulu masyarakat Indonesia sudah memiliki presiden secara tidak langsung, artinya dengan melalui lembaga legistatif. 

Namun, dengan seiring berjalannya waktu pemilihan pun sudah diterapkan secara langsung. Aturan yang berubah tersebut sudah membuktikan bahwa nilai pancasila selalu dijadikan sebagai dasar hukum didalam kehidupan bersama.

2. Dalam Kehidupan Masyarakat

Contoh penerapan pancasila didalam kehidpan bermasyarakat yaitu kita dapat melihat bagaimana seseorang mempertahankan kelestarian dari budaya lokal ditengah-tengah gempuran dari budaya asing.

Kalian boleh saja jika ingin menyukai jenis musik ataupun hiburan yang lebih modren dan kekinian. Tetapi jangan sampai melupakan kesenian dan juga kearifan lokal yang ada diderah kita masing-masing.

Sebab budaya lokal harus tetap kita jaga sebagai salahs atu identitas bahkan jati diri bangsa Indonesia ini.

Baca Juga : Peran Indonesia Dalam PBB

Nilai Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Secara umum, Pancasila memiliki beberapa nilai yang membuktikan bahwa Pancasila merupakan sebuah Ideologi Terbuka, yaitu sebagai berikut ini :

  • Nilai Dasar, yaitu merupakan sebuah asas yang diterima secara mutlak atau tidak dapat diubah. Sedangkan didalam pancasila itu sendiri, nilai dasarnya adalah ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial.
  • Instrumen, yaitu merupakan bentuk nilai dari pelaksanaan nilai dasar. Pelaksanaan ini dapat berupa sebuah norma sosial ataupun norma hukum yang sudah membeku didalam lembaga sosial.
  • Nilai Praksis, yaitu sebuah nilai yang terlihat pada kegiatan sehari-hari didalam suatu bangsa. Nilai ini digunakan untuk menjadi tolak ukur dari nilai dasar dan instrumen tersebut apakah benar-benar diamalkan atau tidak.

Bukti Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Dibawah ini terdapat beberapa pernyataan yang digunakan untuk membuktikan bahwa pancasila tersebut benar-benar ideologi terbuka, yaitu sebagai berikut :

  1. Pancasila sebagai dasar hukum yang berisikan cita-cita, tujuan, dan juga pandangan hidup bangsa Indonesia.
  2. Sebagai dasar hukum yang dibuat berdasarkan pengalaman dan juga sejarah bangsa Indonesia, sehingga akan sangat relevan terhadap kebenaran tentang bangsa yang ada.
  3. Pancasila berisikan tentang bagaimana cara menghargai bahkan mengutamakan keanekaragaman, seperti apa yang sudah tercantum didalam slogan bhinneka tunggal ika.
  4. Dasar hukum ini berisikan landasan dari nilai dan juga sikap, bukan hanya petunjuk teknis seperti undang-undang sehingga akan lebih leluasa beradaptasi dengan perkembangan zaman.
  5. Didalam Pancasila tidak ada unsur memaksa, melainkan sebuah dasar hukum yang menginspirasi masyarakat untuk melakukan aktivitas dan melihat sesuatu sesuai dengan nilai-nilai yang terdapat didalam Pancasila.
  6. Dasar hukum ini tidak akan membatasi pilihan warga negara Indonesia, asalkan pilihan tersebut tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang ada didalam Pancasila dan juga hati nurani warga tersebut.
  7. Pancasila tersebut dibuat dan juga disahkan atas dasar keinginan dari bangsa Indonesia, tanpa adanya campur tangan dari negara lain.

Baca Juga : Peran Indonesia Dalam GNB

Apa yang dimaksud dengan Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka?

Secara umum, Pancasila sebagai Ideologi Terbuka berarti sebuah dasar hukum yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa adanya perubahan nilai dasar didalamnya.

Apa ciri-ciri dari Ideologi Terbuka?

Ciri-Ciri dari Ideologi Terbuka yaitu :
1. Merupakan sebuah cita-cita yang sudah hidup didalam masyarakat.
2. Berupa sebuah nilai-nilai dan juga cita-cita yang berasal dari dalam diri masyarakat itu sendiri.
3. Merupakan hasil dari musyawarah dan konsensus masyarakat.
4. Ideologi Terbuka bersifat dinamis dan reformis.

Apa perbedaan antara Ideologi Terbuka dan Tertutup?

Ideologi Terbuka merupakan sebuah nilai atau cita-cita yang diambil dari beberapa aspek. Sedangkan, Ideologi Tertutup merupakan sebuah ideologi yang dimutlakkan dan tidak dapat diganggu gugat.

Demikianlah pambahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfatt dan menambah wawasan baru bagi kita semua..