Pasar Monopoli

2 min read


Pasar Monopoli

Pasar Monopoli – Bentuk dari persaingan tidak sempurna yang sudah ada pada saat ini adalah Pasar Monopoli. Sebelum kita membahas lebih jauh lagi dari materi kali ini pada pasar Monopoli terdapat ketidaksesuaian dari pelaksanaannya.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjutnya, yuk kita simak penjelasan yang ada dibawah ini.

Pengertian Pasar Monopoli

Secara etimologi, kata Monopoli berasal dari bahasa Yunani yaitu Monos yang berarti sendiri dan Ploein yang berarti penjual. Jadi, Secara umum Monopoli merupakan salah satu jenis bursa atau bazar yang hanya dikuasai oleh satu orang penjual dan melayani semua konsumen yang ada.

Para Produsen yang terdapat didalam bursa atau pasar ini, umumnya tidak perlu melakukan promosi terhadap produk utama yang mereka jual. Karena produk dagangan mereka sudah dikenal secara luas oleh para konsumennya.

Agar tetap bertahan didalam pasar Monopoli ini, para produsen dituntut untuk selalu memberikan produk yang terjamin kualitasnya, pelayanan yang sangat baik, menentukan harga sesuai dengan kualitas barangnya dan lain sebagainya.

Ciri-Ciri Pasar Monopoli

Pasar Monopoli

Kita semua dapat memahami salah satu jenis pasar hanya dengan memahami karakteristiknya saja. Adapun ciri-ciri dari Pasar Monopoli yaitu diantaranya sebagai berikut :

  • Pada umunya, didalam bursa atau bazar ini hanya terdapat satu produsen saja.
  • Barang yang diperjual belikan didalam pasar ini tidak memiliki pengganti yang serupa.
  • Bagi para produsen baru akan sangat sulit untuk memasuki area pasar Monopoly.
  • Produsen yang terdapat didalamnya mempunyai hak untuk menentukan harga jual produk dagangannya.
  • Para produsen yang terdapat dialam bursa atau bazar ini sudah tidak memerlukan lagi kegiatan promosi, karena barang yang dijual sudah dikenal oleh masyarakat secara luas.

Baca Juga : Pasar Oligopoli

Jenis-Jenis Pasar Monopoli

Berikut ini terdapat beberapa macam dari pasar Monopoli, yaitu diantaranya sebagai berikut :

1. Monopoly Pemerintah

Pemerintah yang verada disuatu negara dan memonopoly pasar didalam berbagai bidang produksinya demi kepentingan negara.

2. Monopoly Alamiah

Pasar ini juga dapat terbentuk secara alamiah, sebab mendapatkan pengaruh dari sumber daya alam, keadaan alam, iklim serta pengaruh alam yang lainnya.

3. Monopoly Hak Atas Kekayaan Intelektual

Dibawah ini merupakan salah satu kegiatan yang didapatkan oleh produsen karena memiliki hak atas kekayaan secara intelektual, yaitu diantaranya sebagai berikut :

  • Atas Hak Cipta, yaitu salah satu hak yang diberikan secara eksklusif kepada pencipta agar dapat mengatur penggunaan atas karyanya.
  • Hak Paten, yaitu salah satu hak ekslusif yang diberikan kepada penemu atas penemuannya didalam bidang teknologi untuk jangka waktu tertentu.
  • Atas Hak Merk, yaitu salah satu hak ekslusif yang diberikan kepada pemiliki brand tertentu untuk memakainya sendiri atau dapat mengijinkan orang lain untuk memakainya dalam jangka waktu tertentu.

Baca Juga : Perbedaan Debit dan Kredit

4. Monopoly Karena Efisien Kerja

Secara umum, bursa atau bazar ini dapat terjadi apabila sebuah perusahaan mampu meproduksi suatu barang atau jasa sesuai dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

5. Monopoly Karena Bahan Baku

Apabila, suatu perusahaan memiliki bahan baku yang tidak dimiliki oleh perusahaan yang lainnya, maka perusahaan tersebut dapat menciptakan barang yang tidak dapat dibuat oleh perusahaan lainnya.

6. Monopoly Karena Masyarakat

Masyarakat cenderung memilih untuk membeli produk atau barang yang dianggap memiliki kualitas yang baik, unik, bermanfaat dan pelayanan yang sangat baik.

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Monopoli

Setiap jenis atau bentuk pasar pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dibawah ini terdapat kelebihan dan kekurangan dari bursa atau bazar ini, yaitu :

1. Kelebihan :

  • Memicu para produsen untuk terus memiliki inovasi baru agar dapat bertahan didalam pasar Monopoli.
  • Secara umum, didalam bursa ini tidak ada persaingan yang tidak sehat, sebab pasar ini hanya dikuasai oleh satu produsen saja.
  • Terdapat sistem hak cipta dan paten didalam bursa ini yang akan membuat perusahaan lain termotivasi.
  • Pasar Monopoli yang dimiliki oleh Instansi Pemertintah atau suatu Negara akan memudahkan proses pemenuhan kebutuhan dari masyarakatnya.

Baca Juga : Perbedaan Pajak dan Retribusi

2. Kekurangan :

  • Dapat memicu munculnya pasar gelap atau transaksi ilegal, karena barang yang dijual cukup mahal.
  • Produsen memiliki hak untuk menentukan harga produknya sendiri, hal ini akan memicu ketidakadilan yang dilakukan oleh produsen tersebut kepada konsumennya.
  • Keinginan dari konsumen tersebut untuk membeli di bursa atau bazar tersebut tidak terlalu berpengaruh, karena tidak ada pilihan barang alternatif.
  • Harga yang ditentukan sesuai dengan keinginan produsen, maka hal ini akan memicu produsen menjalankan ekpoitasi demi mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.
Apa yang dimaksud dengan Pasar Monopoli?

Monopoli merupakan salah satu jenis bursa atau bazar yang hanya dikuasai oleh satu orang penjual dan melayani semua konsumen yang ada.

Tuliskan contoh dari Pasar Monopoli!

Contoh dari Pasar Monopoli adalah warung bakso, PLN, PT dan lain sebagainya.

Jelaskan kata Monopoli berasal dari bahasa Yunani!

Secara etimologi, kata Monopoli berasal dari bahasa Yunani yaitu Monos yang berarti sendiri dan Ploein yang berarti penjual.

Pada dasarnya, Pasar Monopoli merupakan salah satu jenis bursa atau bazar yang didalamnya hanya memiliki satu pemain besar yang memiliki kemampuan untuk menentukan harga produknya sendiri. Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat..

SELAMAT DATANG
Selamat Berkunjung di Website Santinorice.com Untuk Kritik, Saran, dan Kerjasama Silahkan Hubungi Kami Melalui admin@santinorice.com