Pasar Monopsoni

2 min read


Pasar Monopsoni

Pasar Monopsoni – Monopsoni termasuk kedalam jenis persaingan tidak sempurna yang artinya bursa ini mempunyai ketidak-seimbangan, antara sistem peraturan dan kebijakan yang berat sebelah atau dirugikan, terhadap suatu pihak tertentu yang terlibat didalamnya.

Untuk mengetahui lebih jelasnya lagi tentang Pasar Monopsoni, yuk kita simak pembahasan yang ada dibwah ini.

Pengertian Pasar Monopsoni

Monopsoni merupakan salah satu bentuk dari pasar yang di dalamnya hanya terdapat satu konsumen dan biasanya seorang pelaku usaha yang akan menjadi pembeli tunggal dan menguasai bursa atau bazar tersebut.

Pasar Monopsoni merupakan bentuk dari kebalikan Monopoli yang hanya dikuasai oleh satu penjual besar. Contoh dari pasar ini yaitu berupa bursa Sayur-sayuran, Sembako, Peternakan seperti Sapi Perah, Ayam Potong dan lain sebagainya.

Dibawah ini terdapat beberapa faktor yang membuat bursa ini terbentuk yaitu, sebagai berikut :

  • Tidak terdapat pembeli yang sangat antusias didalam bursa atau bazar tersebut.
  • Lokasi dari bursa atau bazar tersebut berada di tempat yang terpencil dan sulit untuk dijangkau.
  • Biaya operasional dari pasar ini sangat tinggi.

Baca Juga : Pasar Monopoli

Ciri-Ciri Pasar Monopsoni

Secara umum, didalam bursa atau bazar ini terdapat beberapa ciri-ciri yang memudahkan kita untuk memahaminya, yaitu sebagai berikut :

1. Hanya Terdapat Satu Pembeli.

Pada umumnya pembeli yang terdapat didalam butsa atau bazar ini merupakan seorang pelaku usaha yang akan menjual kembali produk yang didapat dari Produsen.

Pelaku usaha tersebut kemudian akan menjual kembali produk yang ia beli dengan harga yang lebih mahal, agar mereka mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

2. Harga Ditentukan Oleh Pembeli.

Pembeli tersebut mempunyai kuasa penuh terhadap pembentukan harga didalam bursa atau bazar ini. Tak jarang harga yang ditawarkan oleh seorang pembeli tidak sesuai yang diharapankan oleh Produsen.

Namun tetap saja dapat diterima oleh produsen tersebut sebab, akan sangat sulit untuk mendapatkan pembeli lain yang akan memberikan tawaran yang lebih tinggi.

3. Pendapatan yang Didapat Tidak Merata.

Didalam pasar ini sangat sering terjadi sebuah tindakan ketidakadilan, yang mana Produsen tidak memiliki peran didalam penentuan harga dan juga akan sangat sulit untuk berkembang karena mereka sangat sering menjual produknya dengan harga yang cenderung lebih murah.

4. Produk yang Dijual Berupa Bahan-bahan Mentah.

Sebagian besar dari produk yang mereka perjualbelikan didalam bursa ini merupakan produk yang berbahan mentah, dimana pembeli tersebut yang selanjutnya akan menjual kembali kepada pihak lain.

Baca Juga : Pasar Oligopoli

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Monopsoni

Seperti layaknya jenis pasar yang lainnya, pasar ini juga mempunyai beberapa kelebihan dan juga kekurangannya tersendiri yaitu, dianataranya sebagai berikut :

1. Kelebihan :

  • Kualitas dari hasil produksi dalam bursa ini sangat terjamin karena konsumennya hanya mau menerima produk-produk yang berkualitas.
  • Kreatifitas dari para Produsen pada pasar ini akan sangat diuji, karena mereka selalu berusaha untuk melakukan sebuah inovasi baru.
  • Dalam proses penentuan harga didalam bursa atau bazar ini cenderung lebih mudah.
  • Didalam pasar ini Produsen tidak perlu melakukan sebuah promosi, karena pembeli akan sangat mudah untuk menemukan mereka.
  • Alur dari penjualan di pasar ini sangat mudah untuk diatur karena, hanya terdapat satu pihak dan pembayarannya dilakukan secara langsung.

Baca Juga : Perbedaan Debit dan Kredit

2. Kekurangan :

  • Para konsumen sering berlaku tidak adil kepada para produsen, karena mereka memiliki kuasa penuh terhadap penentuan harga.
  • Keluhan yang dikelurkan oleh para produsen sering tidak dihiraukan oleh para konsumen.
  • Permasalahan ekonomi yang terjadi hanya akan ditanggung oleh para produsen.
Apa yang dimaksud dengan Pasar Monopsoni?

Monopsoni merupakan salah satu bentuk dari pasar yang di dalamnya hanya terdapat satu konsumen dan biasanya seorang pelaku usaha yang akan menjadi pembeli tunggal dan menguasai bursa atau bazar tersebut.

Tuliskan contoh dari Pasar Monopsoni!

Contoh dari Pasar Monopsoni adalah Pasar Sayur-sayuran, Sembako, Peternakan seperti Sapi Perah, Ayam Potong dan lain sebagainya.

Pasar Monopsoni termasuk kedalam bentuk persaingan?

Monopsoni termasuk kedalam jenis pasar persaingan tidak sempurna yang artinya Pasar ini mempunyai ketidak-seimbangan, antara sistem peraturan dan kebijakan terhadap suatu pihak tertentu yang terlibat didalamnya.

Demikianlah penjelasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru bagi para pembaca..