Penelitian Deskriptif

4 min read

Penelitian Deskriptif Adalah – Berikut ini rangkuman makalah materi tentang Penelitian Deskriptif yang dibahas mulai dari pengertian, jenis, fungsi, struktur,unsur, jurnal, tujuan, ciri, makalah, peran, makna, konsep, kutipan, Contoh Penelitian Deskriptif Kuantitatif dan Kualitatif secara lengkap.

Apa Itu Deskriptif ?

Pengertian deskriptif adalah salah satu bentuk penelitian yang bertujuan menyajikan keterangan lengkap tentang lingkungan sosial atau dimaksudkan untuk mengeksplorasi dan mengklarifikasi fenomena atau realitas sosial dengan menggambarkan sejumlah variabel yang berkaitan dengan masalah dan unit yang diteliti selama fenomena yang diuji.

Definisi Deskriptif Menurut Para Ahli

Memahami Penelitian Deskriptif

Deskriptif adalah suatu bentuk metode penelitian yang berfungsi untuk menyajikan gambaran lengkap tentang lingkungan sosial atau untuk mengeksplorasi dan mengklarifikasi, yang dibentuk dengan menggambarkan terjadinya peristiwa yang terjadi dalam kehidupan manusia.

Baca Juga : Contoh Metode Penelitian

Pemahaman metode deskriptif ini juga dapat dipahami dari pendapat para ahli, termasuk yang berikut:

Menurut Suwarno : Metode deskriptif adalah metode yang meneliti kondisi sekelompok orang, objek, seperangkat kondisi, sistem pemikiran, atau kelas peristiwa di masa sekarang. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk memberikan deskripsi, deskripsi atau gambaran fakta yang sistematis, faktual dan akurat, karakteristik dan hubungan dari fenomena yang diselidiki.

Baca Juga : Pendekatan Penelitian

Abdul Jono : Mengklaim bahwa metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis hasil penelitian, tetapi tidak berlaku untuk kesimpulan yang luas.

Menurut Whitney : Metode deskriptif adalah menemukan fakta dengan penjelasan yang benar.

Penelitian deskriptif dapat dikatakan penelitian yang ingin menggambarkan suatu fenomena, peristiwa yang terjadi hari ini, atau masalah aktual.

Ciri, Fitur, Karakteristik Penelitian Deskriptif

Fitur dasar dari metode deskriptif adalah :

  1. Fokus pada masalah yang ada saat melakukan survei, atau masalah aktual
  2. Jelaskan fakta-fakta dari masalah yang diselidiki sebagaimana adanya, bersama dengan penjelasan rasional yang seimbang.
  3. Tidak hanya karya peneliti memberikan gambaran tentang fenomena, tetapi juga menjelaskan hubungan, menguji hipotesis, membuat prediksi dan mendapatkan makna dan konsekuensi dari masalah.

Jenis, Contoh, Macam Penelitian Deskriptif

Saat mendesain Deskriptif dalam hal terjadinya peristiwa yang akan kita bahas menggunakan, metode ini sehingga menjadi beberapa jenis formasi, yaitu sebagai berikut.

Baca Juga : Metode Penelitian Kuantitatif

1. Metode Survei

Metode survei adalah penyelidikan yang dilakukan untuk mendapatkan fakta dari gejala yang ada dan untuk benar-benar mencari fakta, baik tentang lembaga sosial, ekonomi atau politik dari suatu kelompok atau daerah.

Pada dasarnya, survei tidak berbeda dengan survei. Penggunaan kedua istilah ini seringkali hanya dimaksudkan untuk menyoroti ruang lingkup. Penelitian berfokus pada satu atau lebih aspek dari subjek.

2. Metode Deskriptif Tersusun

Metode deskriptif dapat diartikan sebagai penelitian yang dilakukan secara terus menerus atau tersusun untuk memperoleh pengetahuan yang menyeluruh tentang masalah, fenomena dan kekuatan sosial yang diperoleh jika hubungan fenomena dipelajari dalam jangka waktu yang lama.

Baca Juga : Data Kualitatif

3. Metode Penelitian Studi Kasus

Studi kasus secara intens berfokus pada satu subjek sebagai contoh. Berbagai unit sosial, seperti siswa, menunjukkan maladaptasi, kelompok keluarga, kelompok anak nakal, desa, lembaga sosial dan lainnya dapat diselidiki secara intensif, baik secara menyeluruh maupun dalam beberapa aspek yang mendapat perhatian khusus.

Studi kasus Ada tiga jenis studi kasus, dikelompokkan berdasarkan karakteristik dan fungsinya, sebagai berikut :

  • Prosedur Penelitian Studi kasus yang mendalam
  • Prosedur Penelitian Studi kasus instrumental
  • Prosedur Penelitian Studi kasus Sewajarnya / Umum

Tentu saja, dalam penelitian studi kasus, ada langkah-langkah untuk melakukan studi kasus singkat seperti berikut:

A. Prancangan Desain Studi Kasus

Ada dua langkah yang terlibat dalam merancang studi kasus, yaitu memberikan pengetahuan dan keterampilan dan mengembangkan penelitian dan ulasan.

B. Menyajikan studi kasus

Ada tiga langkah untuk langkah kedua ini, yaitu :

  1. Mengidentifikasi teknik pengumpulan data
  2. Penyebaran alat pengumpulan data
  3. Analisis bukti yang dikumpulkan dari studi kasus.

C. Kelanjutan Pengembangan, Tujuan dan Pendapat

Tahap ini adalah fase terakhir dari setiap studi di mana dia ingin membawa hasil penelitiannya kepada semua orang.

4. Prosedur Penelitian Menganlisis Pekerjaan dan Aktivitas

Metode Penelitian menunjukkan bahwa penelitian dan analisis aktivitas adalah penelitian yang dirancang untuk menyelidiki aktivitas manusia dan bekerja secara rinci, dan hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi untuk kebutuhan masa depan.

5. Prosedur Penelitian Tindakan

Penelitian tindakan adalah penelitian yang berfokus pada penggunaan langkah-langkah dengan tujuan meningkatkan kualitas atau pemecahan masalah sekelompok mata pelajaran yang diselidiki dan mengamati tingkat keberhasilan atau dampak tindakan mereka. Penelitian tindakan memiliki dua tujuan utama, yaitu peningkatan (improvement) dan inklusi (inclusion).

Baca Juga : Contoh Metode Analisis Data

Tujuan dari penelitian tindakan adalah untuk meningkatkan bidang praktik, untuk meningkatkan pemahaman praktik praktisi, dan untuk meningkatkan posisi di mana praktik tersebut dipraktikkan. Penelitian tindakan juga ingin melibatkan pihak-pihak yang relevan, jika penelitian tindakan dilakukan di sekolah, maka pihak terkait termasuk kepala sekolah, guru, siswa, karyawan, dan orang tua siswa.

Misalnya :

Dimulai dengan langkah-langkah perencanaan, implementasi, pengamatan dan pemikiran. Jika peneliti tidak puas dengan hasil yang diperoleh, ia dapat melanjutkan dalam siklus kedua, ketiga dan serupa dengan langkah yang sama sampai peneliti puas dengan hasil yang diperoleh.

6. Prosedur Penelitian Perpustakaan

Penelitian perpustakaan adalah kegiatan mengamati berbagai literatur yang berhubungan dengan suatu topik dalam bentuk buku, dokumen atau catatan yang bermanfaat sehingga dapat digunakan sebagai pedoman dalam proses penelitian. Berdasarkan Pengantar Metodologi Penelitian Sosial, tujuan penelitian kepustakaan adalah untuk mengumpulkan data dan informasi melalui berbagai bahan di perpustakaan, dan hasilnya digunakan sebagai fungsi dasar dan alat utama praktik penelitian di bidang ini.

7. Prosedur Penelitian Komparatif

Penelitian komparatif adalah penelitian yang kami bandingkan, tetapi ada kelebihan dan kekurangan metode penelitian komparatif. Lihat Dibawah ini :

Keuntungannya:

  • Metode komparatif dapat menggantikan metode eksperimental karena beberapa alasan :
  • Jika sulit untuk mengendalikan salah satu faktor yang dicari-cari penyebabnya untuk diketahui atau diselidiki.
  • Jika teknik memegang variabel kontrol dapat mengganggu kejadian normal fenomena atau mencegah interaksi normal.
  • Penggunaan laboratorium penelitian dimungkinkan karena kendala teknis, keuangan, etika dan moral.
  • Dengan teknik yang lebih maju dan alat statistik yang lebih maju, penelitian komparatif akan lebih efektif dalam memperkirakan parameter kausal.

Kerugiannya:

  • Sebuah studi banding tindak lanjut menemukan bahwa survei tidak memiliki kendali atas variabel independen
  • Sulit untuk memastikan apakah faktor penyebab dari penyebab dalam penyelidikan memang relevan.
  • Menjadi sulit untuk mengetahui interaksi antara faktor-faktor individu sebagai penyebab atau efek dari suatu fenomena.
  • Ada kalanya dua atau lebih faktor mengindikasikan suatu hubungan, tetapi tidak pasti bahwa hubungan yang ditunjukkan adalah hubungan sebab akibat.
  • Mengkategorikan suatu objek menjadi dikotomi untuk tujuan komparatif dapat menyebabkan keputusan dan kesimpulan yang salah, sehingga kategori dikotomi yang dibuat memiliki sifat buram, beragam, misterius yang membutuhkan penilaian dan tidak ada nilai yang solid.

Langkah Umum Di Metode Keterangan Deskriptif

Singkatnya, ada beberapa langkah yang harus diambil dalam metode penelitian deskriptif, yaitu:

  • Identifikasi masalah-masalah penting yang perlu ditangani melalui metode deskriptif.
  • Batasan dan rumusan masalah yang jelas.
  • Tetapkan tujuan dan manfaat penelitian.
  • Melakukan studi literatur tentang masalah tersebut.
  • Menetapkan kerangka kerja untuk pemikiran dan pertanyaan penelitian atau hipotesis penelitian.
  • Desain metode penelitian yang digunakan, termasuk penentuan populasi, sampel, teknik pengambilan sampel, instrumen pengumpulan data dan analisis data.
  • Mengumpulkan, mengatur dan menganalisis data menggunakan teknik statistik yang sesuai.
  • Menyiapkan laporan penelitian.

Demikian Pembahasan Kita Kali ini Mengenai Penelitian Deskriptif. Baca juga  Contoh Metodologi Penelitian . Semoga Bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita.

SELAMAT DATANG
Selamat Datang di Situs Santinorice.com Untuk Menyampaikan Kerjasama, Kritik dan Saran Silahkan Hubungi Kami Melalui admin@santinorice.com