Pengertian Sosiologi

2 min read

Pengertian Sosiologi – Didalam kehidupan bermasyarkat kita pasti sering berinteraksi dengan banyak orang. Hal tersebut disebabkan karena manusia hakikatnya adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain.

Interaksi sosial tersebut lah yang kemudian dipelajari dalam sebuah ilmu yang disebut sebagai Sosiologi. Nah, oleh sebab itu, kali ini santinorice.com akan membahasa tentang ilmu tersebut secara rinci.

Apa Pengertian Sosiologi?

Sociology merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari manusia sebagai makhluk sosial dan interaksi sosial yang terjadi didalam lingkungan bermasyarakat.

Namun, tidak hanya mempelajari kehidupan manusia saja, tetapi ilmu ini juga mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan, hubungan dan budaya yang terdapat dilingkungan bermasyarakat.

Baca Juga : Interaksi Sosial

Menurut Para Ahli

Selain pengertian diatas, terdapat bebebrapa pengertian Sociology menurut para ahli, yaitu diantaranya sebagai berikut :

  • Roucek dan Warren, Sosiologi merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hubungan antara manusia yang ada didalam kelompok.
  • Soerjono Soekanto, Sosiologi yaitu sebuah ilmu pengetahuan yang hanya terfokus kepada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum.
  • Max Weber, Sosiologi merupakan sebuah cabang ilmu yang berusaha untuk memahami tindakan/kegiatan sosial.
  • Paul B. Horton, Sosiologi merupakan sebuah ilmu pengetahuan yang terfokus kepada penilaian dari kehidupan kelompok dan kebutuhan dari kelompok tersebut.

Baca Juga : Pasar Oligopoli

Sejarah Munculnya Istilah Sociology

Perlu kalian ketahui bahwa, Istilah Sosiologi sebagai cabang ilmu pengetahuan pertama kali diungkapkan oleh seorang ilmuwan yang berasal dari Perancis,yang bernama August Comte pada tahun 1842.

Karna hal tersebut lah, kemudian beliau disebut sebagai Bapak Sosiologi. Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan yang memahami tentang masyarakat tersebut lahir di Eropa, sebab ilmuan Eropa pada abad ke-19 mulai menyadari.

Bahwa betapa pentingnya mempelajari kondisi dan juga perubahan sosial yang terjadi dilingkungan masyarakat. Para ilmuan tersebut kemudian berusaha untuk membentuk suatu teori sosial berdasarkan ciri-ciri masyarakat yang terdapat pada setiap peradabannya.

Sifat Dasar Sosiologi

Secara umum, Sociology memiliki karakteristik yang dapat kita pahami, yaitu sebagai berikut ini :

  • Empiris, berarti bahwa ilmu pengetahuan tersebut dilihat berdasarkan pada observasi yang dilakukan terhadap kenyataan dan akal sehat serta hasilnya tidak bersifat menduga-duga.
  • Teoritis, yaitu sebuah ilmu pengetahuan yang selalu berupaya untuk menyusun abstraksi dan juga hasil-hasil pengamatannya. Abstraksi merupakan sebuah kesimpulan yang logis.
  • Nonetis, artinya yaitu sebuah pembahasan yang tidak mempermasalahkan baik atau buruknya masalah yang sedang dihadapi.
  • Komulatif, artinya yaitu sebuah hal yang disusun berdasarkan dengan teori-teori yang sudah ada atau memperbaiki teori-teori yang sudah berjalan lama.

Objek Sociology

Sebagai sebuah cabang ilmu, Sociology memiliki beberapa objek yang terdapat didalamnya, yaitu sebagai berikut ini :

  1. Material, yaitu suatu objek yang membahas kehidupan sosial, gejala, proses hubungan yang terjadi didalam lingkungan masyarakat yang mempengaruhi kesatuan kesatuan individu tersebut.
  2. Formal, yaitu sebuah objek yang membahas bahwa manusia adalah makhluk sosial dan interaksi yang terjadi antara manusia dengan manusia serta proses terjadinya interaksi tersebut.
  3. Budaya, yaitu sebuah objek yang membahas tentang faktor yang mempengaruhi interaksi yang terjadi antar manusia didalam lingkungan masyarakat.
  4. Agama, yaitu sebuah objek yang membahas tentang faktor yang membuat interaksi sosial tersebut terjadi serta mempengaruhi hubungan manusia didalam lingkungan masyarakat.

Baca Juga : Pasar Monopoli

Hakikat Ilmu Sosiologi

Secara umum, sebagai cabang ilmu pengetahuan, Sociology memiliki hakikatnya sendiri, yaitu sebagai berikut ini :

  • Hakikat Sociology sebagai sebuah ilmu sosial, hal tersebut dinyatakan bahwa ilmu tersebut berhubungan dengan gejala-gejala kemasyarakatan.
  • Sociology adalah ilmu yang abstrak bukan konkret, artinya bahwa yang menjadi perhatian adalah bentuk dan juga pola yang terjadi didalam lingkungan masyarakat secara menyeluruh.
  • Jika dilihat berdasarkan segi penerapannya, Sociologi dapat dikatan sebagai ilmu pengetahuan murni dan ilmu pengetahuan terapan.
  • Ilmu Sosiologi itu sendiri bertujuan untuk menghasilkan definisi dan juga pola umum yang terdapat didalam kehidupan bermasyarakat.
Apa yang dimaksud dengan Sosiologi?

Sociology merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari manusia sebagai makhluk sosial dan interaksi sosial yang terjadi didalam lingkungan bermasyarakat.

Jelaskan pengertian Sosiologi yang berasal dari bahasa Latin!

Kata Sosiologi tersebut berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan, dan sedangkan Logos berarti sebauh ilmu pengetahuan.

August Comte membedakan Sosiologi menjadi dua jenis yaitu?

August Comte membedakan Sociology menjadi dua jenis yaitu Sosiologi Statis dan Sosiologi Dinamis.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini semoga bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru bagi kita semua..