Peran Indonesia Dalam GNB

2 min read

Peran Indonesia Dalam GNB – Didunia ini terdapat pembagian dua blok yaitu antara Blok Barat dengan Blok Timur akibat dari perang dunia ke-2. Pada Blok Barat dikuasai oleh Amerika yang memiliki paham Liberal. 

Sedangkan, pada Blok Timur dikuasai oleh Uni Soviet yang memiliki paham Komunis. Perbedaan tersebut mengakibatkan kedua blok ini bermusuhan. Walaupun demikian, masih ada beberapa negara yang bersifat netral.

Disitulah awal terbentuknya Gerakan Non Blok (GBN), untuk lebih jelasnya yuk kita simak penjelasn dibawah ini.

Apa itu Gerakan Non-Blok?

Gerakan Non-Blok merupakan sebuah organisasi Internasional yang terdiri lebih dari 100 negara yang menganggap dirinya tidak bergabung dengan blok yang memiliki kekuatan besar manapun.

Dengan adanya gerakan ini secara tegas mengacu pada hasil kesepakatan yang ada didalam Konferensi Asia Afrika di wilayah Bandung pada tahun 1955.

Penggunaan istilah GNB ini merupakan sebuah pernyataan bersama untuk menolak terlibat didalam konfrontasi ideologis yang terjadi antara blok Barat dan juga Timur.

Baca Juga : Peran Indonesia Dalam PBB

Latar Belakang Pembentukan GNB

Secara umum, terdapat beberapa faktor yang menjadi latarbelakang dari terbentuknya Gerakan Non-Blok ini, yaitu sebagai berikut :

  • Karena adanya dua blok yang saling bermusuhan dan saling memperebutkan pengaruh yang ada didunia.
  • Munculnya rasa ketegangan dan kecemasan bagi negara-negara yang baru saja merdeka, sehingga mereka beruasaha untuk meredakan kecemasan tersebut.
  • Adanya persetujuan “Dokumen Brioni” pada tahun 1956 yang dilakukan oleh Presiden Joseph Broz Tito, PM Jawaharlal Nehru, Presiden Gamal Abdul Nasser yang bertujuan untuk mempersatukan negara-negara non blok.
  • Adanya peristiwa krisis Kuba yang terjadi pada tahun 1961, yang disebabkan oleh US dalam membangun pangkalan militer di Kuba secara besar-besaran.

Baca Juga : Makna Proklamasi

Peran Indonesia Dalam GNB

Secara umum, Bangsa Indonesia memiliki peran penting didalam Gerakan Non-Blok, yaitu sebagai berikut :

1. Berperan Meningkatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara

Salah satu usaha yang dilakukan oleh Negara Indonesia pada masa perkembangan GNB yaitu dengan cara meningkatkan hubungan kerjasama yang sudah diterapkan oleh sesama anggota GNB terutama dibidang teknik dan juga ekonomi.

Hal tersebut merupakan sebuah perwujudan dari bentuk hubungan kerjasama yang melibatkan beberapa negara-negara maju atau lembaga-lembaga keuangan Internasional.

2. Berperan Dalam Membantu Menyelesaikan Permasalahan Ekonomi Internasional

Selain itu, Indonesia juga berperan dalam upaya untuk menyelasaikan masalah yang terjadi didalam hubungan Ekonomi Internasional serta berperan dalam meningkatkan proses pembangunan yang berkelanjutan.

Hal tersebut merupakan sebuah perwujudan dari dialog antara Utara – Selatan berdasarkan dengan kepentingan dan tanggung jawab bersama, semangat kemitraan, saling bergantung, serta saling memberikan manfaat.

3. Berperan Menjadi Pemimpin Gerakan Non-Blok

Sudah sejak tahun 1992 hingga pada tahun 1995, Indonesia mendapatkan kepercayaan untuk menjadi pemimpin GNB, yaitu dengan terpilihnya Soeharto untuk menjadi Sekretaris Jendral (SekJen) Gerakan Non Blok.

Berbagai macam prestasi sudah didapatkan oleh Negara Indonesia selama menjadi pemimpin GNB, yaitu sebagai berikut :

  1. Negara Indonesia mampu membawa organisasi GNB untuk menentukan arah serta dapat menyesuaikan diri dengan adanya perubahan yang terjadi secara dinamis.
  2. Indonesia juga bahkan sudah dianggap sebagai pemberi warna baru untuk organisasi tersebut, yaitu diantaranya dengan cara mementingkan kerjasama pada pembangunan ekonomi.
  3. Indonesia juga sudah diberikan kepercayaan untuk membantu menyelesaikan konflik regional yang terjadi dibeberapa negara yang salah satunya adalah Kamboja.
  4. Tidak hanya itu saja, Indonesia juga sudah berhasil menjadi tuan rumah dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) GNB yang ke-110 di Jakarta dan juga Bogor pada tanggal 1-7 September 1992.

Baca Juga : Letak Astronomis Indonesia

Apa yang dimaksud dengan GNB?

Gerakan Non-Blok merupakan sebuah organisasi Internasional yang terdiri lebih dari 100 negara yang menganggap dirinya tidak bergabung dengan blok yang memiliki kekuatan besar manapun.

Apa Asas dari Gerakan Non-Blok?

1. Memberikan dukungan terhadap perjuangan kemerdekaan Negara mana saja di berbagai tempat yang ada di dunia ini.
2. Mendukung adanya perjuangan dalam usaha melawan kolonialisme, neokolonialisme, dan imperialisme.

Tuliskan lima prinsip dari Gerakan Non-Blok?

Lima prinsip tersebut yaitu :
1. Saling menghormati integritas teritorial dan juga kedaulatan.
2. Adanya perjanjian non-agresi.
3. Tidak mengintervensi urusan dalam negeri dengan negara lain.
4. Adanya kesejajaran dan juga keuntungan bersama.
5. Berusaha untuk tersu menjaga perdamaian,

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru bagi kita semua..