Selama menjalani perawatan di rumah sakit, mendiang Kepala Bidang Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur itu tidak ada keluhan

Rate this post

Kepala Suku Dinas Pendidikan wilayah Jakarta Timur, Ade Yulia Narun, meninggal dunia pada Rabu (2 Desember 2020) akibat Covid-19.

“Ya benar meninggal (Rabu) pukul 10 malam,” kata Gunas Mahdianto, Kasubag Regional II Jakarta Timur, kepada Kompas.com, Kamis.

Gunas mengatakan Ade yang dirawat di RS Duren Sawit sejak Sabtu (31/11/2020) tidak memiliki riwayat berat badan.

“Riwayat sakit berat tidak ada. Dia sehat. Saat berobat tidak ada keluhan,” kata Gunas.

Baca juga: Kasudin Pendidikan Jakarta Timur I Meninggal Karena Covid-19

Selamat tinggal, lanjut Gunas, mengalami demam dan batuk pada Minggu (22 November 2020).

“Kemudian lakukan tes swab, ternyata positif. Biar saya terus rawat di rumah sakit,” kata Gunas.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

Saat ini jenazah Ade dikabarkan telah disemayamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

“Sesuai protokol Covid-19, beliau dimakamkan di TPU Pondok Ranggon hari ini,” kata Gunas.

Almarhum dikenal rekan-rekannya sebagai penggila olahraga yang dalam kondisi baik sebelum kematiannya.

Setahu saya dia sehat, dia suka olahraga, bersepeda, jogging, dia tidak gemuk, dan dia suka olahraga, kata Gunas.

Gunas mengakui almarhum sebagai sosok yang santai, ramah, dan demokratis saat menyampaikan solusi atas permasalahan layanan pendidikan di Jakarta Timur.

“Dia sangat rendah hati, tidak pernah menonjol, semuanya selalu dibicarakan, terutama setelah kami berdua

berada di Jakarta Timur sejak pelantikannya pada September 2019. Pelantikan kami biasa saja,” katanya.

Baca juga: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur Ajak Masyarakat Manfaatkan Bank Sampah

Pekerjaan almarhumah memberikan pelayanan pendidikan di Area 1 Jakarta Timur, yang meliputi Kecamatan Cakung, Jatinegara, Matraman, Pulogadung, dan Duren Sawit.

“Banyak kesan dan sering, misalnya saat kita disapa, kita bergantian naik podium. Kita ingin tetap menjaga keramahan dan pelayanan yang baik. Timur 1 dan 2 harus kebijakan yang sama persis,” ujarnya.

Sebelum meninggal, Gunas mengatakan almarhum fokus pada finalisasi Kebijakan Plafon Anggaran Umum (KUA-PPAS) untuk anggaran 2021 dan penyusunan kebijakan sekolah pribadi.

LIHAT JUGA :

indonesiahm2021.id
unesa.id
unimedia.ac.id
politeknikimigrasi.ac.id
stikessarimulia.ac.id
ptsemenkupang.co.id