Siklus Hidup Lebah

2 min read


siklus hidup lebah

Siklus Hidup Lebah – Lebah termasuk kedalam family serangga atau insect. Mereka memiliki tubuh yang unik jika dibandingkan dengan kelompok serangga lain.

Selain itu, lebah juga hidupnya secara koloni, namun ada beberapa spesies yang tidak suka untuk berkoloni.

Semua spesies lebah yang ada, termasuk kedalam ordp hymenopetra atau serangga yang memiliki sayap selaput.

Perlu kalian ketahui, didunia ini kira – kira terdapat sekitar 20.000 spesies lebah. Serta dapat juga kita jumpai di setiap benua, tentunya selain Benua Antartika ya gaes.. hehehe

Sama seperti semut yang sudah saya bahas sebelum artikel ini terbit, lebah juga mengalami metamorfosis atau siklus hidup.

Lebah sendiri memiliki 2 pasang sayap serta 3 pasang kaki. Dalam beberapa spesies lebah lain, terdapat sepasang antena dikepalanya.

Koloni lebah biasanya membuat rumahnya diatap rumah, pohon bahkan diatas bukit.

Rumah lebah didirikan secara merekatkan getah pohon dan kelenjar dari lebah betina muda. Makanannya sendiri, berupa nektar pada bunga.

Klasifikasi Lebah

Kingdom:Animalia
Phylum / Divisi:Arthropoda
Kelas:Insecta atau serangga
Ordo / Bangsa:Hymenoptera 
Family / Suku:Apidae
Genus / Marga:Apis
Spesies / Jenis:Apis andreniformis, Apis cerana,
Apis nigrocineta, Apis dorsata,
Apis florea, Apis koschevnikovi,
Apis laboriosa, Apis mellifera

Siklus Hidup Lebah

1. Telur

telur lebah

Fase pertama dari hewan ini adalah telur. Dimana telur berasal ketika sang ratu lebah bertelur.

Ratu lebah sendiri biasanya, meletakkan telur – telurnya di dalam sarang atau rumahnya. Sarang lebah memiliki banyak sel didalamnya, dimana setiap sel – sel tersebut hanya diisi dengan satu telur saja.

Sebagai informasi buat kalian, bahwa telur ini memiliki ukuran yang kecil, yakni 1,7 mm.

Hal menarik lainnya dari telur lebah ialah adanya pembagian kasta oleh ratu lebah. Dimana kasta tersebut merupakan tingkatan jabatan semasa hidupnya.

Tingkatan yang dimaksud yaitu, lebah pekerja, lebah prajurit serta lebah calon ratu.

Sang ratu lebah sendirilah yang akan menempatkan telur – telur tersebut harus berada di kasta atau tingkatan yang mana.

Biasanya, bagi calon lebah pekerja akan ditempatkan di sel yang lebih besar dibandingkan dengan calon dari kasta lainnya.

Bentuk telur ini sangat kecil, menyerupai butiran beras. Setelah ratu lebah meletakkan telur tersebut, selama 3 hari kedepan telur akan menetas dan keluarlah larva.

Baca Juga : Daur Hidup Kambing

2. Fase Larva

larva lebah

Setelah penetasan tersebut, larva lebah menjadi banyak makan. Dalam seharai mereka membutuhkan makanan hingga 1.300 kali.

Makanan dari larva lebah merupakan serbuk sari yang telah dibawa oleh lebah pekerja.

Ukuran larva ketika baru menetas, tak lebih besat dari butiran beras. Namun, pertumbuhan larva sendiri akan sangat cepat, dimana larva akan memiliki tubuh sekitar 1.570 kali dari tubuh larva yang sekarang.

Sebagai informasi, bahwa dalam fase larva ini akan banyak diburu orang sebagai makanan ikan. Selain itu, larva memiliki warna yang putih, namun posisi tubuh larva meringkuk layaknya seperti hewan belatung.

Masa hidup larva, berakhir ketika lebah pekerja menutup sarangnya dengan kelenjar lilin lebah. Hal tersebut, merupakan awal dari fase pupa.

3. Fase Pupa

pupa lebah

Dalam fase ini, akan berlangsung selama 12 hari. Selain itu, pupa akan mengalami banyak perubahan bentuk serta penyempurnaan organ – organ tubuh, antara lain kaki, sayap dan mata.

Kemudian lambat laun, mata larva yang sebelumnya berwarna kemerahan akan berubah menjadi agak ungu dan berubah lagi menjadi hitam.

Dihari terakhir fase pupa, lebah sudah memiliki bulu – bulu halus. Lalu, lebah memanfaatkan kelenjar lilin tersebut dimakannya hingga habis.

Proses itulah yang menjadi awal seekor lebah menjadi lebah dewasa atau imago.

4. Fase Lebah Dewasa atau Imago

Fase terakhir dari lebah ialah fase imago atau lebah dewasa. Lebah yang telah dewasa akan keluar dari rumahnya dan siap untuk melakukan tugasnya sesuai dengan kastanya.

Bagi lebah yang berkasta lebah pekerjam meliki tugas untuk membuat sarang dan mencari makanan.

Lebah prajurit akan bertugas untuk menjaga keamanan sarangnya. Serta bagi labah ratu akan bertugas untuk melakukan reproduksi untuk menghasilkan telur – telur lebah baru.

Baca Juga : Siklus Hidup Ubur Ubur

Khasiat

Lebah ini sendiri banyak sekali khasiat yang dapat kita manfaatkan sampai saat ini. Tak hanya lebahnya, sarangnya pun sudah dibuktikan oleh para ahli, memiliki kandungan gizi yang banyak.

1. Khasiat Sarang Lebah

  • Sumber antioksidan alami
  • Antiperadangan
  • Anti jamur, virus serta bakteri
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Penangkal stress
  • Menjaga sistem pencernaan
  • Bisa untuk mempercepat penyembuhan luka

2. Khasiat Lebah

  • Sebagai sarana terapi dalam ilmu kesehatan
  • Membantu proses penyerbukan pada tumbuhan

3. Khasiat Madu Lebah

  • Untuk meningkatkan daya ingat
  • Sebagai sumber energi
  • Sebagai antialergi
  • Menghilangkan ketombe rambut
  • Mengurangi batuk – batuk
  • Menyembuhkan luka bakar
  • Mengatasi sudah tidur
  • Menjadi bahan dasar produk kecantikan

SELAMAT DATANG
Selamat Berkunjung di Website Santinorice.com Untuk Kritik, Saran, dan Kerjasama Silahkan Hubungi Kami Melalui admin@santinorice.com