Siklus Hidup Ubur Ubur

2 min read


ubur ubur

Siklus Hidup Ubur ubur – Merupakan hewan yang hidupnya didalam laut. Hewan air ini memiliki banyak spesiesnya, dari yang tidak berbahaya sampai yang berbahaya bagi makhluk hidup lainnya.

Mereka melindungi diri dengan cara menyengat, jika terkena akan menimbulkan iritasi pada kulit, bahkan tak sedikit yang berakhir dengan kematian.

Ingin tahu, bagaimana siklus hidup dan info seputar dari makhluk ini?? Yuukk, disimak baik – baik penjelasan berikut.

Pengenalan Tentang Ubur-Ubur

Hewan ini memiliki nama ilmiahnya, yaitu Aurelia aurita. Klasifikasi yang termasuk kedalam kingdom animalia ini, memiliki tubuh yang dikelilingi oleh tentakel atau lengan – lengan halus.

Pada bagian tentakel tersebut, terdapat racun nematokist yang digunakan untuk melumpuhkan mangsa – mangsanya.

Aurelia aurita atau ubur-ubur memiliki 2 fase berkembang biak dalam masa hidupnya yakni fase generatif dan fase vegetatif.

Pada saat fase generatif berkembang biak dengan medusa. Sedangkan untuk fase vegetatif berkembang biak dengan polip.

Siklus Hidup Ubur-Ubur

siklus hidup ubur-ubur
daur hidup ubur ubur

Siklusnya ialah dengan menyatukan sel telur betina dan sel sperma jantan, yang kemudian akan menghasilkan zigot.

Lalu, zigot akan terus berkembang hingga menjadi blastula. Setelah itu, akan menjadi planula disertai dengan tumbuhnya bulu – bulu yang kecil ditubuhnya.

Setelah itu, akan berubah menjadi polip, kemudian membentuk medusa dan terus berkembang hingga kepala dari ubur-ubur keluar.

Fase yang terakhir yaitu ketika medusa dewasa terus berkembang biak hingga menghasilkan sel sperma jantan dan sel telur betina. Dan kembali lagi fasenya dari awal terbentuknya.

Baca Juga : Daur Hidup Kadal

Sistem Reproduksi Ubur-Ubur

1. Fase Generatif (Seksual)

Dalam fase ini, ubur-ubur akan berkembang biak dengan cara medusa, yakni ubur-ubur yang bergerak melayang dilaut.

Fase ini diperlukan ubur-ubur jantan dan ubur-ubur betina untuk melakukan proses reproduksi.

Ubur-ubur yang telah mencapai usia dewasa, akan menghasilkan sel gamet berupa sperma jantan dan ovum betina.

Sperma jantan dihasilkan di testis dari ubur-ubur jantan, letaknya berdekatan dengan tentakel.

Sedangkan ovum betina dihasilkan di ovarium dari ubur-ubur betina, letaknya berada didekat kaki.

Lalu, sperma jantan yang sudah matang disemportkan di air yang kemudian akan berenang mencari ovum betina dan membentuk zigot.

Zigot sendiri, akan mengalami perkembangan hingga terbentuknya individu baru atau skifistoma.

Skifistoma sendiri merupakan bentuk terakhir dari fase generatif, selanjutnya akan berjalan fase vegetatif.

2. Fase Vegetatif (Aseksual)

Sedangkan untuk fase vegetatif, ubur-ubur akan berkembang dengan cara polip. Dimana polip merupakan perkembangbiakan ubur-ubur didasar perairan.

Fase ini, dibutuhkan induk ubur-ubur ketika masih menjadi bentuk skifistoma yang berbentuk polip.

Selain itu, perkembangbiakan dalam fase vegetatif dilakukan dengan membentuk kuncup yang ada disekitaran kakinya.

Dengan begitu, semakin lama akan semakin besar dan akan tumbuh jaringan baru, yakni tentakel.

Tubuh dari ubur-ubur muda atau efira akan terus melekat ke induknya, hingga sang induk membuat kuncup yang lain.

Baca Juga : Daur Hidup Kambing

Jenis Ubur-Ubur

Didunia ini, ada banyak sekali spesies dari hewan yang hidup dilaut ini. Namun, berikut adalah beberapa spesies ubur-ubur yang mampu kami himpu :

1. Moon Jellyfish

Merupakan ubur-ubur yang berwarna ungu dan transparan, sehingga spesies ini bisa dikatakan sebagai spesies yang sangat cantik. Selain itu, ada beberapa garis kecil berwarna putih di kepala ubur – ubur jenis ini.

2. Bathykorus Bouilloni

Spesies yang kedua, ada bathykorus bouilloni. Habibat jenis ini, ditemukan diperairan yang ada dikutub utara. Kurang lebih spesies ini ditemukan 10 tahun yang lalu, jadi belum banyak info yang berhasil kami rangkum untuk ubur-ubur jenis ini.

3. Australian Box Jellyfish

Yang ketiga ialah Spesies Australian Box Jellyfish, memiliki bentuk tubuh yang sangat anggun, namun racunnya juga sangat mematikan.

Racun tersebut terletak di area tentakel, guna untuk mempertahankan diri dari serangan pemangsanya. Bagi manusia, racun itu bisa membunuh manusia dengan cepat. Menyeramkan sekali ya gaes!!!

4. Flower Hat Jelly

Ubur-ubur jenis ini memiliki bentuk yang tak kalah cantik dibandingkan dengan ubur-ubur dalam spesies lain.

Dihiasi dengan warna biru dominan dibadannya, namun memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil, sekita 6 inch saja.

5. Costa Rican Jellyfish

Ubur- yang yang satu ini, sangat berbeda warnanya dibandingkan dengan spesies yang lain, yaitu berwarna merah mudah agak kehitaman. Nama lain dari spesies ini adalah stauromedusae.

6. Aequorea Victoria

Yang terakhir, ada spesies aequorea victoria atau bisa disebut juga dengan crystal jellyfish. Habitat dari ubur-ubur jenis ini disekitaran pantai barat Anerika Utara.

Hal unik dari spesies ini adalah kandungan protein GFP dalam tubuhnya yang dapat bersinar dalam kegelapan.