Sistem Muskuloskeletal Manusia

2 min read

Sistem Muskuloskeletal Manusia – Kembali lagi bersama kami di santinorice.com. Pada artikel kali ini, akan dibahas mengenai Sistem Muskuloskeletal Manusia. Untuk lebih jelasnya, simak terus artikel di bawah ini.

Sistem Muskuloskeletal Manusia

Sistem muskuloskeletal (sistem alat gerak) adalah sistem organ yang memberi manusia kemampuan untuk dapat bergerak menggunakan sistem otot dan kerangka.

Sistem Muskuloskeletal mempunyai komponen utama yaitu tulang dan jaringan ikat sebagai penyusun tubuh yang terdiri dari kurang lebih 25% berat badan dan 50% terdiri dari otot.

Fungsi Sistem Muskuloskeletal adalah untuk penopang bentuk badan dan juga pergerakan tubuh manusia. Sistem ini terdiri dari tulang, otot, sendi, rangka, tendon, ligament serta jaringan-jaringan khusus yang menghubungkan struktur dalam tubuh.

Musculoskeletal (Skeletal) disebut juga dengan system rangka tersusun dari tulang-tulang yang ada pada tubuh manusia, susunan ini terdiri dari 206 tulang penyusun rangkanya. Bagian tulang yang memiliki peran cukup dominan pada tubuh adalah tulang belakang, karena tulang belakang berfungsi sebagai penopang bentuk tubuh manusia.

Komponen Sistem Muskuloskeletal

Beberapa komponen yang terdapat pada sistem muskuloskeletal, yaitu sebagai berikut :

  • Tulang

Tulang (alat gerak pasif) adalah suatu jaringan yang sangat keras, dimana isi jaringan ikat 50% merupakan air dan sisanya berupa bagian-bagian padat.

Struktur tulang diselimuti oleh membran periostreum yang fungsinya untuk memberikan nutrisi pada tubuh.

Membran periostreum adalah membran yang masuk ke dalam jenis tulang dewasa. Tulang muda dan tulang dewasa sedikit mempunyai perbedaan.

  • Kartilago (tulang rawan)

Tulang rawan terdiri atas semua serat yang melekat pada gelatin, serat-serat ini melekat dengan sangat kuat namun dapat dengan mudah untuk melakukan geraknya dan tidak bervasculer.

Nutrisi yang terdapat pada tulang rawan ini terbentuk melalui proses difusi gel perekat, yang nantinya akan sampai di kartilago. Dapat di lihat pada perichondium (serabut) yang akan membentuk kartillago melalui cairan sinovial.

  • Ligament

Ligament merupakan serabut yang menyusun jaringan ikat yang menghubungkan antara ujung tulang dan mempertahankan stabilitas. Untuk mempertahankan strukturnya di jaringan lunak tempat Ligament melekat.

  • Tendon

Tendon merupakan jaringan penghubung yang menghubungkan serabut fibrous dan aperiosteum. Tendon mempunyai ciri jaringan fibrous yang padat yaitu ujung dari otot panjang yang menempel di tulang, jaringan ini juga menyelubungi tendon terutama di bagian-bagian pergelangan kaki dan juga tumit.

Fungsi tendon yaitu sebagai penghubung yang menghubungkan jaringan satu dan jaringan lainnya yang menjamin pergerakan yang mudah untuk dilakukan oleh tubuh.

  • Fascia

Fascia merupakan jaringan permukaan yang terletak dibawah kulit dengan ciri-ciri jaringan penyambungnya dan berbentuk longgar.

Jaringan ini disebut dengan jaringan pembungkus tebal, karena jaringan ini digunakan untuk pembungkus beberapa jaringan seperti otot, saraf dan juga pembuluh darah.

  • Bursae 

Bursae adalah bagian dari jaringan ikat, letaknya pada kantong kecil yang digunakan pada bagian atas dari organ dan jaringan bergerak di tempat kantong kecil itu berada .

Kantong kecil ini yang dibatasi membrane synovial, terutama cairan sinovialnya yang berfungsi sebagai bantalan di bagian yang bergerak. Contoh dari bursae adalah antara tulang dengan kulit dan juga antara tulang dengan tendon .

  • Jaringan Penyambung

Jaringan penyambung dan juga jaringan ikat mempunyai komponen yang disebut dengan matriks. Dalam sel, jaringan ini mempunyai bentuk yang tidak beraturan, sitoplasma yang bergranula dan juga inti dari jaringan ikat ini menggelembung.

Pada jaringan ikat mempunyai fungsi  untuk pembentuk organ-organ pada bagian dalam seperti kelenjar limfa, sumsum tulang belakang dan juga hati selain itu fungsi jaringan ikat juga untuk penimbun lemak dalam sitoplasma dan untuk lamina elastika interna serta eksterna di arteria  tipe  elastin.

  • Otot 

Otot adalah alat penggerak aktif yang dapat menggerakan tulang. Otot berfungsi sebagai alat yang mempunyai kelenturan sendiri, dimana bila seseorang duduk maka ototnya akan mengikuti, menstabilkan dan juga memperkuat yang berhubungan apabila sedang duduk.

Demikianlah pembahasan kali ini, berkaitan dengan Sistem Muskuloskeletal Manusia, semoga dapat dan terima kasih.

Baca Juga:

Pola Bilangan

Guru Ulia
2 min read

Siklus Hidup Lebah

Guru Apid
2 min read