Teori Atom

3 min read

Teori Atom Beserta Gambarnya – Salah satu pelajaran Fisika yang paling menarik dan dan sangat mudah untuk dipelajari adalah Teori Atom. Dalam hal ini, Teori Atom menjadi materi paling dasar yang merupakan sumber untuk mengenal Fisika lebih dalam lagi.

Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan pembahasan mengenai Teori Atom ini secara rinci, yuk simak pembahasan dibawah ini.

Pengertian dan Sejarahnya

Awalnya Atom berasal dari bahasa Yunani yaitu “Atomos” yang berarti tidak dapat dibagi. Konsep dasar Atom pertama kali dikemukakan oleh Democritus pada abad ke-4 sebelum masehi.

Menurut Democritus, bahwa Atomos adalah sebuah benda yang dapat dibagi menjadi beberapa bagian hingga kebagian yang paling kecil dan sudah tidak dapat diabagi lagi.

Namun, model Atom yang dikemukakan oleh Democritus ini kurang memiliki bukti yang eksperimental, sehingga pada tahun 1800an muncul beberapa teori baru yang diperoleh dari hasil eksperimen.

Baca Juga : Besaran Pokok

Berikut Ini beberapa eksperimen yang menghasilkan teori baru menurut para ahli, yaitu sebagai berikut :

1. Teori Atom John Dalton

Teori Atom

Pada tahun 1808 John Dalton mengemukakan pendapatnya mengenai Atomic Theory yang didasari dengan dua hukum, yaitu Hukum Susunan Tetap (Hukum Prouts) dan Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier).

Bunyi dari dua hukum tersebut adalah :

Hukum Prouts mengatakan bahwa : “Perbandingan dari massa unsur yang terdapat didalam suatu senyawa akan selalu tetap.”

Hukum Lavoisier mengatakan bahwa : “Massa dari total zat yang terjadi sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa dari total zat hasil reaksi”.

Berdasarkan dari dua hukum tersebut, kemudian John Dalton mengemukakan pendapatnya mengenai Atomic Theory tersebut, yaitu :

  1. Atomic adalah sebuah bagian terkecil yang sudah tidak bisa dibagi lagi.
  2. Menurut John, Atomic sudah digambarkan sebagai pola pejal yang memiliki ukuran sangat kecil.
  3. Atomic memiliki kemiripan dengan air karena, terdiri dari hydrogen dan juga oksigen.

Reaksi Kimia yang terdapat pada Atomic Theory yang dikemukakan oleh John Dalton merupakan sebuah penggabungan atau pemisahan kembali atom-atom tersebut, sehingga Atomic sudah tidak dapat dihapuskan.

Kelebihan :
Karena teori ini sudah mengubah minat tehrhadap penelitian mengenai model atomic semakin tinggi.

Kelemahan :
Teori yang dikemukakan oleh John tidak dapat menjelaskan bagaimana sebuah larutan dapat menghantarkan lsitrik.

2. Teori Atom J.J Thomson

Teori Atom

Pada tahun 1987, Thomson mengemukakan pendapatnya mengenai Atomic Theory. Karena menurut beliau didalam unsur atom terdapat dua partikel penyusunnya yaitu Elektron dan Proton.

Berdasarkan hasil eksperimen yang dilakukan oleh Thomson, Proton memiliki massa yang lebih besar dibandingkan dengan Elektron. Sehingga model Atomic yang dikeluarkan oleh Thomson digambarkan sebagai Proton tunggal yang berukuran besar.

Bunyi dari Atomic Theory J.J Thomson adalah :

“Secara umum, Atom digambarkan seperti sebuah bola pejal yang memiliki muatan positif didalamnya serta adanya sebuah electron yang bermuatan negatif tersebar di sekelilingnya.”

Kelebihan :
Atomic bukanlah bagian terkecil dari sebuah unsur, karena terdapat partikel lain yang bermuatan negatif didalam Atom.

Kekurangan :
Model dari teori ini tidak bisa menjelaskan mengenai susunan dari muatan positif dan muatan negatif dalam bola pejal tersebut.

Baca Juga : Besaran Turunan

3. Theory Atomic Rutherford

Teori Atom

Pada tahun 1910 Rutherford bersama dua muridnya yang bernama Hans Geiger dan Erners Masreden melakukan sebuah eksperimen yang terkenal dengan sebutan Hamburan Sinar Alfa (λ) terhadap sebuah lempengan-lempengan emas.

Dari hasil eksperimennya tersebut, kemudian Rutherford menyimpulkan bahwa :

  • Sebagian besar dari ruang yang terdapat didalam atom adalah sebuah ruang hampa yang membuat pertikel alfa diteruskan.
  • Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai lapisan atom, maka didalam atom emas terdapat partikel berukuran kecil yang memiliki muatan positif.
  • Partikel yang terdapat didalam lapisan ini lah yang menyusun inti atom.

Berdasarkan hasil eksperimen yang dilakukan oleh Rutherford tersebut kemudian mengemukakan Atomic Theory yaitu “Atom yang terdiri dari inti atom yang berukuran sangat kecil dan bermuatan positif, yang dikelilingi oleh elektron bermuatan negatif.”

Kelebihan :
Elektron yang mengelilingi inti atom ini memberikan inspirasi kepada penemuan-penemuan baru mengenai kedudukan dari elektron yang kemudian dikenal sebagai kulit elektron.

Kekurangan :
Karena theory ini tidak bisa menjelaskan mengapa sebuah electron tidak bisa jatuh kedalam sebuah inti atom.

4. Teori Atom Bohr

Pada tahun 1913, Bohr memperbaiki kegagalan yang terjadi dialam eksperimen Rutherford melalui sebuah pecobaan mengenai Spektrum Atom Hydrogen.

Jika dilihat berdasarkan hasil percobaannya, Bohr kemudian memberikan gambaran mengenai kedudukan dari orbit electron yang menempati daerah di sekitar inti atom tersebut.

Kemudian Neils Bohr menyatakan bahwa elektron hanya akan mengelilingi inti atom yang terdapat pada orbit tertentu saja, yaitu hanya terdapat pada orbit didalam jumlah tertentu dan perbedaan antar orbit tersebut adalah jarak orbit ke inti atom.

Penjelasan mengenai atom yang dikemukakan oleh Bohr mengikutsertakan penggabungan antara teori klasik dari Rutherford dan teori kuantum dari Planck. Secara umum, Bohr kemudian mengemukaan model atomnya yaitu sebagai berikut :

  • Elektron yang terdapat didalam atom bergerak untuk menglilingi lintasan-lintasan tertentu yang tidak mengeluarkan energi.
  • Elektron tersebut dapat berpindah dari lintasan yang satu ke lintasan lainnya.
  • Perpindahan dari tingkat energi yang tinggi ke rendah disertai dengan pemancaran energi. Sedangkan, perpindahan dari tingkat energi yang rendah ke tinggi disertai dengan penyerapan energi.

Kelebihan :
Atom Bohr menyatakan bahwa sebuah atom terdiri dari beberapa kulit sebagai tempat untuk berpindahnya elektron.

Kekurangan :
Karena model dari atom ini tidak bisa menjelaskan mengenai efek Zeeman dan efek Strack.

Baca Juga : Sistem Ekskresi Pada Manusia

Apa yang dimaksud dengan Atom?

Pada awalnya Atom berasal dari bahasa Yunani yaitu “Atomos” yang berarti tidak dapat dibagi.

Siapa yang pertama kali mengemukakan Teori Atom?

Konsep dasar Atom pertama kali dikemukakan oleh Democritus pada abad ke-4 sebelum masehi.

Jelaskan pendapat Democritus mengenai Atom!

Menurut Democritus, bahwa Atomos adalah sebuah benda yang dapat dibagi menjadi beberapa bagian hingga kebagian yang paling kecil dan sudah tidak dapat diabagi lagi.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat bagi para pembaca dan menambah wawasan baru untuk kita semua.